Connect with us

Bisnis

Harga Bitcoin Melonjak ke $150K? Peluang dan Risiko yang Perlu Diketahui Tahun Ini!

Diskusi hangat muncul di kalangan analis pasar mengenai potensi lonjakan harga Bitcoin yang diperkirakan bisa menembus angka $150.000 sebelum tahun ini berakhir. Perkiraan ini bukan tanpa alasan; sejumlah indikator menunjukkan bahwa aset kripto terbesar di dunia ini tengah berada di jalur penguatan signifikan. Salah satu faktor utama yang mendorong optimisme ini adalah peningkatan signifikan dalam minat institusional terhadap Bitcoin.

Sejak awal tahun 2025, tercatat aliran dana institusional sebesar $5,99 miliar masuk ke produk ETF kripto, yang mencerminkan kepercayaan yang tumbuh dari pelaku pasar besar terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Kehadiran ETF kripto yang semakin diterima secara global juga turut memudahkan investor institusional dalam mendapatkan eksposur terhadap aset digital ini secara lebih aman dan teregulasi. Fenomena ini memberi tekanan positif terhadap harga, sekaligus meningkatkan likuiditas pasar kripto.

Selain itu, kondisi makroekonomi global turut memperkuat potensi kenaikan harga Bitcoin. Beberapa analis memproyeksikan adanya pelemahan nilai dolar AS dalam beberapa bulan mendatang, didorong oleh kebijakan moneter yang lebih longgar dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Dalam konteks ini, Bitcoin kembali diposisikan sebagai aset lindung nilai (safe haven), mirip seperti emas, yang diminati investor ketika nilai mata uang fiat mulai tergerus.

Dengan kombinasi antara minat institusional yang terus menguat dan tekanan terhadap dolar AS, banyak pengamat pasar yang melihat skenario harga Bitcoin mencapai $150.000 bukan lagi sekadar spekulasi liar. Meskipun volatilitas tetap menjadi risiko utama, sentimen pasar saat ini tampak lebih berpihak pada tren kenaikan yang berkelanjutan, setidaknya untuk jangka menengah. Namun demikian, para investor tetap diimbau untuk berhati-hati dan memperhatikan dinamika pasar secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.

Advertisement

Harga Bitcoin (9/6) mencatatkan pencapaian signifikan dengan sempat menembus level $110.000. Kenaikan ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa tren bullish masih mendominasi pasar kripto, seiring meningkatnya minat investor dan sentimen positif terhadap aset digital ini. Lonjakan harga tersebut memperkuat keyakinan bahwa Bitcoin berada dalam fase pertumbuhan yang menjanjikan di tengah dinamika ekonomi global.

Kendati demikian, sejumlah analis pasar mengingatkan bahwa perjalanan menuju harga yang lebih tinggi tidak akan mulus. Risiko volatilitas yang masih tinggi, potensi perubahan kebijakan regulasi di berbagai negara, serta tekanan jual dari para penambang pasca-halving menjadi faktor yang bisa menghambat laju reli ini. Dalam konteks teknikal, level support di kisaran $103.000 dipandang sebagai titik kritis; jika harga mampu bertahan di atas level ini, tren kenaikan kemungkinan besar akan tetap terjaga.

Meski terdapat berbagai tantangan, sebagian pelaku pasar tetap mempertahankan pandangan optimis terhadap pergerakan Bitcoin ke depan. Mereka menilai bahwa fundamental pasar kripto saat ini jauh lebih kuat dibandingkan siklus sebelumnya, ditandai dengan meningkatnya partisipasi institusional dan infrastruktur pasar yang lebih matang. Bagi para investor jangka panjang, fluktuasi jangka pendek dinilai sebagai bagian alami dari perjalanan menuju harga yang lebih tinggi.

Beberapa analis membandingkan dinamika harga Bitcoin saat ini dengan lonjakan harga emas pada awal 2000-an, di mana terjadi pola breakout yang serupa dan menandai dimulainya tren kenaikan jangka panjang. Analogi ini digunakan untuk menggambarkan kemungkinan bahwa Bitcoin tengah memasuki fase pertumbuhan baru, didukung oleh kondisi pasar dan faktor teknikal yang mendukung. Perbandingan ini memberikan konteks historis yang menarik bagi para investor yang mempertimbangkan potensi jangka panjang aset digital ini.

Advertisement

Salah satu analis teknikal, Tony Severino, mengidentifikasi pola grafik yang dikenal sebagai “bull flag” dalam pergerakan harga Bitcoin belakangan ini. Menurutnya, pola ini berpotensi mendorong harga Bitcoin menembus level psikologis $150.000 jika momentum positif tetap terjaga. Pola ini secara historis sering menjadi sinyal kelanjutan tren naik yang kuat, dan saat ini menjadi perhatian utama bagi pelaku pasar yang mengandalkan analisis teknikal untuk membaca arah pergerakan selanjutnya.

Dari sisi analisis on-chain, Axel Adler Jr. menyoroti indikator penting berupa rasio NUPL (Net Unrealized Profit/Loss) terhadap MVRV (Market Value to Realized Value). Ia menyatakan bahwa jika rasio gabungan ini berhasil menembus dan bertahan di atas level 1.0, maka Bitcoin diperkirakan telah memasuki “zona pemicu” baru. Zona ini sebelumnya menjadi penanda awal dari lonjakan besar harga pada tahun 2017 dan 2021. Berdasarkan pola tersebut, Adler memperkirakan potensi kenaikan harga Bitcoin hingga ke kisaran $150.000–175.000, selama kondisi pasar tetap mendukung.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena, Karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Advertisement
Sport8 jam ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional10 jam ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini11 jam ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten11 jam ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional1 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum1 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional2 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten2 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan3 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport3 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional4 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle4 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten4 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan4 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Serba-Serbi4 hari ago

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang

Serba-Serbi4 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Nasional4 hari ago

Hery Haryanto Azumi Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek1 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Serba-Serbi5 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport5 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport6 hari ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Populer