Sebuah pesan berantai beredar di media sosial dan aplikasi pesan instan WhatsApp. Isi pesan itu menginformasikan tingkat penularan Virus Corona lebih tinggi berasal dari Automated Teller Machine atau mesin ATM. Konten itu juga menarasikan sudah ada 70% pasien terinfeksi virus Corona dari ATM.
Faktanya sebagaimana dilansir dari kominfo.go.id, menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Daeng M Faqih, setiap benda yang banyak disentuh dapat menjadi media penularan Virus Corona. Namun, belum terbukti bahwa ATM adalah media penularan tertinggi. Daeng menghimbau agar masyarakat tetap waspada meskipun ATM bukan media penularan tertinggi.
“Karena virus Corona menular melalui kontak dengan benda yang sering tersentuh, tidak menjaga kebersihan tangan, tidak menerapkan etika batuk dan bersin, terjadi interaksi dengan banyak orang, tidak isolasi diri setelah kembali dari wilayah pandemi, dan kurangnya pemahaman tentang virus Corona,” tuturnya.
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap
Nasional6 hari agoKonser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran
Banten6 hari agoUntirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional
Nasional5 hari agoMA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah
Hukum22 jam agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Hukum5 hari agoKoalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit
Sport3 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran












