Tangsel
Jika Mau Lihat Wajah Indonesia yang Beragam, Lihat Tangsel

Keberagaman yang berada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) adalah seperti miniatur Indonesia. Maka, jika ingin melihat wajah Indonesia, datanglah ke Tangsel.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar saat mengisi seminar antiterorisme di Gedung Graha Widya Bhakti Puspitek, Kota Tangsel), Selasa (3/9/2013).
“Jika mau lihat wajah Indonesia yang beragam, bisa lihat Kota Tangerang Selatan. Saya bangga, dalam seminar ini juga hadir pula para tokoh lintas agama,” katanya.
Dalam memelihara kesatuan Indonesia dan menjadi muslim yang baik, Nasaruddin mengungkapkan, tidak mesti harus mengikuti budaya keislaman negara lain. Masyarakat Indonesia masih bisa menjadi dirinya sendiri, sebagai orang Jawa, Sunda, Manado, dan suku lainnya.
“Tanpa harus mengubah jati diri, seperti cara berpakaianya,” katanya. Umat Muslim pun diminta hati-hati dalam membaca teks, harus dihayati oleh hati dan difikir dengan kecerdasan.
Contohnya, sunnah Rasul yang mengajarkan makan pakai tiga jari. Kalau hanya dibaca saja tanpa difikir itu akan menyusahkan.
Untuk memelihara kesatuan negara dengan 5 agama didalamnya, Nasaruddin mengatakan, umat agama juga harus berpegang teguh lagi dengan 4 pilar kebangsaan. Yakni NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945.
“Jika itu bisa dipelihara dan dipegang, Indonesia akan indah dengan kedamaian. Sama seperti masing-masing agama ajarkan, kedamaian itu indah,” katanya. Nasaruddin juga menceritakan teladan Rasul yang menjaga dan merangkul umatnya dalam persatuan.
Dalam seminar bertajuk “Pembinaan kerukunan umat beragama dan peningkatan kewaspadaan dalam mengangkal radikalisme dan terorisme di Tangsel” itu, hadir pula ratusan ormas, tokoh agama serta masyarkat, serta tokoh lintas agama yang ada di Kota Tangsel.(Rus/bantenhits/kt)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

































