Connect with us

Lifestyle

Kenali 5 Jenis Nyeri yang Ternyata Memiliki Banyak Perbedaan

Hampir setiap manusia pernah merasakan nyeri. Rasa nyeri tersebut ternyata memiliki beberapa jenis yang masing-masingnya memiliki penanganan yang berbeda. Kenali lebih jauh mengenai jenis-jenis rasa nyeri dalam artikel berikut ini.

Mengenal berbagai jenis nyeri 

Setiap manusia pasti pernah merasakan sakit, tetapi tidak semua rasa sakit yang dialami itu membawa sensasi yang sama.

Memahami jenis nyeri yang Anda rasakan setidaknya dapat membantu menjelaskan kepada dokter mengenai apa yang mungkin Anda alami. Berikut adalah berbagai jenis rasa nyeri yang perlu Anda ketahui.

1. Nyeri akut

Advertisement

kaki keseleo atau patah tulang

Salah satu jenis nyeri yang paling sering dirasakan oleh seseorang adalah nyeri akut. Nyeri akut merupakan rasa sakit yang tidak berlangsung lama, yaitu tidak lebih dari 6 bulan. 

Normalnya, nyeri yang satu ini diakibatkan oleh cedera dan akan lebih mudah hilang ketika Anda menemukan penyebabnya.

Awalnya, nyeri akut menimbulkan rasa sakit yang sangat tajam dan berkurang intensitasnya seiring dengan berjalannya waktu. 

Ini dia beberapa penyebab umum terjadinya nyeri akut. 

Advertisement
  • Patah tulang
  • Pasca-operasi
  • Melahirkan
  • Luka dan luka bakar

2. Nyeri kronis

radang sendi punggung

radang sendi punggung

Selain yang akut, nyeri kronis juga termasuk dalam jenis nyeri yang sering dialami oleh sebagian besar orang. Nyeri kronis biasanya berlangsung lebih dari enam bulan. 

Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, nyeri kronis membuat sinyal rasa sakit akan tetap tertinggal pada sistem saraf Anda dalam beberapa waktu yang cukup lama.

Walaupun tidak mempunyai cedera apapun, jenis nyeri yang satu ini bisa saja Anda rasakan karena beberapa kondisi berikut:

  • Sakit kepala
  • Menderita kanker
  • Nyeri pada punggung dan sistem saraf
  • Radang sendi

Nyeri kronis termasuk jenis nyeri yang bisa meningkatkan risiko depresi dan gangguan kecemasan.

3. Nyeri nosiseptif 

Nyeri nosiseptif (nociceptive pain) adalah nyeri yang timbul akibat dari respons cedera terhadap jaringan kulit, otot, sendi, dan organ dalam (perut dan usus). 

Advertisement

Nyeri nosiseptif terbagi atas dua macam, yaitu nyeri viseral dan somatik. 

a. Nyeri viseral

setelah operasi usus buntu

setelah operasi usus buntu

Cedera pada organ tubuh bagian dalam akan menyebabkan nyeri yang disebut sebagai nyeri viseral. Umumnya, rasa nyeri tersebut dapat terasa di sekujur tubuh Anda, termasuk dada, perut, dan panggul.

Nyeri viseral biasanya menimbulkan tekanan, rasa sakit, dan kram. Bahkan, ada beberapa gejala lain, seperti muntah dan kenaikan suhu tubuh. 

Ini dia beberapa penyebab yang mungkin menimbulkan nyeri viseral: 

Advertisement
  • Batu ginjal
  • Usus buntu akut
  • Pankreatitis
  • Gangguan pencernaan

b. Somatik

diet luka bakar gas gangrene

diet luka bakar gas gangrene

Berbeda dengan nyeri viseral yang menyerang organ internal, somatik lebih sering muncul pada jaringan tubuh luar. Jaringan tersebut meliputi kulit, otot, tulang, sendi, dan jaringan ikat. 

Nyeri somatik biasanya lebih mudah dideteksi dibandingkan viseral karena rasa sakitnya hanya berada di satu tempat. Rasa nyeri somatik biasanya dideskripsikan dengan rasa seperti ditusuk-tusuk pada bagian tubuh tertentu.

4. Neuropati

Nyeri neuropati merupakan jenis sakit yang sering terjadi akibat adanya kerusakan pada sistem saraf Anda. Rasa sakit yang satu ini menyebabkan sensasi terbakar. 

Tidak seperti bentuk nyeri lainnya, neuropati tidak disebabkan oleh cedera atau benturan, melainkan adanya gangguan pada saraf tepi. 

Advertisement

Orang yang mengalami nyeri neuropati biasanya merasakan tubuhnya seperti membeku, mati rasa, kesemutan, hingga terasa ditusuk-tusuk. Ada pun beberapa kondisi yang menjadi faktor mengapa kategori rasa nyeri ini muncul, seperti:

  • Kecanduan alkohol
  • Kecelakaan
  • Infeksi
  • HIV
  • Radiasi dan obat-obatan kemoterapi
  • Penyakit parkinson

5. Phantom pain

amputasi dan nyeri phantom pain

amputasi dan nyeri phantom pain

Merasakan keberadaan anggota tubuh yang hilang ternyata termasuk dalam kategori nyeri. Perasaan antara ada dan tiada tersebut disebut sebagai phantom pain. 

Phantom pain merupakan rasa sakit yang terus berlangsung, yang biasanya dialami oleh orang yang baru saja menjalani proses amputasi. Walaupun anggota tubuhnya telah hilang, para penderita phantom pain masih merasakan keberadaan kaki atau tangan yang sudah diamputasi. 

Jenis nyeri ini umumnya menyebabkan sensasi terbakar, gatal, dan merasa tubuhnya mendapat tekanan. Durasi phantom pain pun bervariasi.

Advertisement

Ada yang merasakannya dalam waktu singkat, ada pula yang mengalaminya selama bertahun-tahun. 

Kondisi ini terjadi akibat area otak yang bernama cortex somatosensorik yang menyimpan segala jenis data tentang tubuh mengalami perubahan. Perubahan tersebut berupa peta otak yang menyesuaikan bahwa adanya organ tubuh yang hilang. 

Akibatnya, setelah anggota tubuh tertentu diangkat, sirkuit saraf lainnya mencoba menyambungkan diri karena tidak lagi menerima respon dari kaki atau tangan Anda.

Respons tersebutlah yang menyebabkan rasa sakit yang disebut sebagai phantom pain. 

Advertisement

Mengingat berbagai nyeri muncul karena penyebabnya berbeda, penting bagi Anda untuk dapat mendeskripsikan sejelas-jelasnya mengenai sensasi rasa sakit yang anda dapatkan. Dengan begitu, dokter akan dapat mendeteksi masalah yang ada pada tubuh Anda dengan lebih akurat.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional4 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport5 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport1 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional1 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis1 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis1 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional1 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Populer