Connect with us

Serba-Serbi

Land Rover Otonom Dilengkapi LED Penunjuk Arah

Kabartangsel.com – Jaguar Land Rover mengembangkan sistem mobil listrik otonom yang memproyeksikan arah gerak unit dengan petunjuk teknologi lampu LED sebagai pemandu mobil dan pejalan kaki yang berpapasan dengannya.

Sistem LED berteknologi cerdas  ini bermanfaat sebagai signal yang mudah bagi pejalan kaki yang ingin menyeberang karena hanya perlu melihat tanda yang diberikan oleh cahaya mobil. Dari beberapa video dan foto, ditunjukan jika mobil berhenti, maka cahaya yang ada di depan mobil berbentuk satu garis lurus.

Hal sebaliknya terjadi ketika mobil berjalan maka cahaya yang dipantulkan di jalan raya akan berbentuk garis-garis horisontal berjarak. Cahaya di depan mobil inilah yang akan menjadi petunjuk dan penuntun ke mana arah dan tujuan selanjutnya yang akan dituju mobil otonom Land Rover ini.

Autocar UK, Kamis (24/1) menyebutkan sistem cerdas lampu LED yang disematkan Land Rover untuk memproyeksikan gambar di jalan akan sangat bermanfaat sebagai acuan yang akan memberikan signal sehingga menghindarkan pejalan kaki darj kecelakaan atau salah kaprah saat mobil akan melintas.

Advertisement

Meskipun mobil akan berjalan otonom atau self driving, mobil ini tidak dirancang untun rute dengan jalan lurus yang monoton saja. Tetapi ia dapat berbelok ke kiri atau ke kanan sesuai dengan kondisi riil jalan yang ada di sebuab kota. Hal inilah yang menjadi sebuab inovasi mapan dari teknologi yang dilahirkan pabrikan asal Inggris ini.

Otoritas Land Rover telah melakukan uji coba pada mobil pod otonom yang dikembangkan oleh Aurrigo, sebuah start up partnernya yang menampilkan serangkaian garis atau batang dengan jarak yang dapat disesuaikan. Kesenjangan memendek saat pod bersiap untuk mengerem sebelum dikompresi sepenuhnya pada saat berhenti. Saat pod bergerak dan berakselerasi, jarak antar garis memanjang. Saat mendekati belokan, batang melebar ke kiri atau ke kanan untuk menunjukkan arah perjalanan.

Uji cobanya dilakukan oleh tim insinyur yang menelurkan dan mengaplikasikan ide canggih ini pada pod. Mereka bekerja di divisi Mobilitas Masa Depan Jaguar Land Rover, didukung oleh psikolog kognitif. Penelitian ini dikembangkan setelah adanya data yang menunjukkan 41 persen pengemudi dan pejalan kaki khawatir berbagi jalan dengan kendaraan otonom.

Pemasangan ‘mata virtual’ ke pod cerdas telah dilakukan tahun 2018 untuk melihat apakah kontak mata antara LED pada mobil dan pejalan kaki optimal atau tidak. Dan hasilnya, inobasi ini dapat meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi mobil otonom.

Advertisement

“Uji coba tersebut adalah tentang memahami seberapa banyak informasi yang harus dibagikan kendaraan dengan pejalan kaki untuk mendapatkan kepercayaan mereka. Sama seperti teknologi baru apa pun, manusia harus belajar memercayainya, dan ketika menyangkut kendaraan otonom, pejalan kaki harus memiliki keyakinan bahwa mereka dapat menyeberang jalan dengan aman,” kata Manajer Penelitian Mobilitas Masa Depan di Jaguar Land Rover, Pete Bennett.

Ia menambahkan penelitian ini adalah sebuah perintis dan menjadi dasar pengembangan berkelanjutan tentang bagaimana mobil self-driving akan berinteraksi dengan orang-orang di masa depan. Baginya keselamatan tetap menjadi prioritas karena Jaguar Land Rover berinvestasi tinggi dalam teknologi self-driving.

(JPC)

Source

Advertisement

Populer