Connect with us

Lifestyle

Mengenal Refeeding Syndrome dan Bahayanya Bagi Pasien Kurang Gizi

Orang-orang yang pernah menderita kurang gizi perlu memperoleh tambahan kalori dan zat gizi selama pemulihan. Namun, pemberian makan tetap harus dilakukan secara bertahap. Alih-alih mengembalikan berat badan dengan sehat, asupan makanan yang berlebihan justru bisa menyebabkan refeeding syndrome yang membahayakan jiwa.

Apa itu refeeding syndrome?

Refeeding adalah proses pengenalan makanan setelah seseorang mengalami kurang gizi atau kelaparan parah. Proses ini biasanya dilakukan pada anak-anak yang pernah mengalami gizi buruk atau penderita gangguan makan yang sedang menjalani perawatan.

Proses refeeding harus dilakukan dengan hati-hati. Pasalnya, pasien berisiko tinggi mengalami efek yang disebut refeeding syndrome.

mengatasi anoreksia nervosa

Refeeding syndrome adalah kondisi yang terjadi akibat perubahan mendadak pada metabolisme tubuh dan mineral elektrolit yang terlibat di dalamnya.

Advertisement

Perubahan yang begitu cepat menyebabkan mineral tubuh menjadi tidak seimbang. Saat keseimbangan mineral terganggu, cairan tubuh juga akan terkena dampaknya.

Gangguan pada cairan tubuh berisiko menyebabkan komplikasi berupa:

  • Dehidrasi atau berisiko mengalami kelebihan cairan dalam tubuh
  • Tekanan darah rendah
  • Gagal jantung dan gagal ginjal akut
  • Asidosis metabolik, yakni produksi asam berlebih pada tubuh sehingga membahayakan ginjal
  • Pada kasus yang parah, koma hingga kematian mendadak

Bagaimana refeeding syndrome bisa terjadi?

Selama kekurangan gizi, tubuh Anda tidak memperoleh cukup karbohidrat. Tanpa adanya karbohidrat, kadar gula darah menjadi rendah. Hal ini lantas menurunkan produksi hormon insulin yang berfungsi mengatur kadar gula darah.

Selain itu, tubuh Anda juga kehilangan sumber energi utamanya. Tubuh yang tadinya membakar karbohidrat kini membakar lemak dan protein. Proses ini turut berimbas pada keseimbangan mineral tubuh.

lemas saat puasa

lemas saat puasa

Mineral yang terkena dampaknya adalah fosfat. Sel-sel tubuh membutuhkan fosfat untuk mengubah karbohidrat menjadi energi. Ketika produksi energi beralih pada pembakaran lemak dan protein, fosfat tidak lagi terpakai sehingga jumlahnya menurun.

Advertisement

Begitu tubuh dikenalkan kembali dengan makanan, terjadi perubahan metabolisme secara drastis. Tubuh Anda mulai kembali mendapatkan karbohidrat sebagai sumber energinya. Produksi energi yang tadinya berasal dari lemak dan protein akan kembali pada karbohidrat.

Dengan begitu, kadar gula darah menjadi naik, begitu pun insulin. Sel-sel tubuh kemudian kembali mencari fosfat untuk mengubah karbohidrat menjadi energi. Sayangnya, jumlah fosfat yang ada dalam tubuh sudah telanjur rendah. Rendahnya fosfat akhirnya memengaruhi mineral lain seperti natrium dan kalium.

Gejala refeeding syndrome

penyebab kelelahan

penyebab kelelahan

Mineral berperan penting untuk menjaga fungsi normal tubuh. Begitu salah satu mineral tidak seimbang, mineral yang lain juga terkena dampaknya. Dampak inilah yang menjadi tanda-tanda dari refeeding syndrome.

Berdasarkan jenis mineral yang terganggu, gejala yang harus Anda waspadai antara lain:

Advertisement
  • Masalah saraf dan otot, kejang, kebingungan, serta hilangnya massa otot akibat fosfat rendah
  • Lesu, lemah, mual, muntah, dan detak jantung tidak teratur akibat magnesium rendah
  • Lesu, lemah, sering buang air kecil, masalah jantung, dan sumbatan pada usus akibat kalium rendah
  • Gejala lainnya yang mencakup gula darah tinggi, timbunan cairan pada kaki, otot lemah, hingga masalah mental

Refeeding syndrome adalah komplikasi yang harus dipertimbangkan ketika merawat pasien kurang gizi. Meskipun bertujuan baik bagi pemulihan pasien, pengenalan makanan dengan cara yang keliru malah akan membahayakan kesehatannya.

Setiap pasien kurang gizi memiliki keadaan dan kebutuhan yang berbeda. Oleh sebab itu, pasien perlu berkonsultasi dengan tenaga medis terkait untuk menentukan program pengenalan makanan yang sesuai dengan kondisinya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport4 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport4 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport4 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport4 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional4 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan5 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport5 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan6 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan6 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional1 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport2 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional1 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer