Nasional
Menhan Prabowo Subianto Hadiri Munas KAHMI Ke XI di Palu

Palu – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto menghadiri Seminar Kebangsaan Forum Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke XI di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/11). Dengan tema “Merawat Persatuan, Menegakkan Demokrasi, dan Menjaga Kedaulatan Bangsa”.

Saat berbicara mengenai demokrasi, Menhan Prabowo menjelaskan semangat menegakkan demokrasi jangan hanya “the letter of the law” atau kata-kata yang tercantum dalam Undang-Undang dan peraturan, tetapi harus “the spirit of the law” yaitu ruh, itikad, kehendak dari Undang- Undang yang sangat gampang diucapkan tetapi sangat berat untuk dilaksanakan.
“Menegakkan demokrasi ujungnya adalah masalah kepemimpinan dan kehendak politik. Kita harus benar-benar ingin membuat demokrasi sebagai cara mendapat pemimpin yang baik,” ujar Menhan Prabowo
Demikian pula jika berbicara mengenai kedaulatan, lanjut Menhan, mau tidak mau harus berbicara mengenai pertahanan. Seperti yang tertera dalam tujuan nasional yang pertama adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Pertahanan yang kuat bukan untuk menyerang negara lain tetapi untuk menjaga kedaulatan bangsa dan kepentingan rakyat Indonesia.
Menhan Prabowo kemudian mengutip kalimat dari Thucydides “ the strong do what they can, and the weak suffer what they must” artinya yang kuat bisa berbuat sekehendaknya dan yang lemah akan menderita sebagai akibatnya. Artinya kalau kita lemah maka bisa saja kita akan dijajah kembali.
Selanjutnya Menhan Prabowo mengatakan terkait Perang Ukraina, Indonesia berusaha tetap ada di tengah dan tidak terseret oleh kepentingan-kepentingan negara besar. Indonesia ingin menjadi jembatan, komunikator, mediator. “Kita tidak boleh menambah ketegangan, kita harus menurunkan ketegangan.” ( red/fid/rls)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi



































