Connect with us

Lifestyle

Obat untuk Asam Lambung, Famotidine dan Ranitidine

Beragam jenis obat untuk mengatasi asam lambung dapat mudah ditemukan di apotek. Setiap produk menawarkan keunggulan masing-masing zat untuk meredakan kenaikan asam lambung secara tuntas.

Dari pilihan yang beragam itu, Anda mungkin pernah menemukan atau diresepkan oleh dokter obat asam lambung Famotidine dan Ranitidine. Ya, keduanya merupakan yang lazim diberikan saat seseorang memiliki masalah asam lambung.

Famotidine dan Ranitidine merupakan golongan obat H2 blocker yang bekerja dengan cara mengurangi asam lambung. Obat ini juga dapat membantu meredakan gejala heartburn.

Advertisement

Meski keduanya berada dalam golongan obat dan memiliki efek yang sama, nyatanya tetap terdapat perbedaan di antara keduanya. Jadi, apa saja perbedaan dari Famotidine dan ranitidine?

Famotidine, obat untuk mengatasi asam lambung

Famotidine merupakan obat yang berfungsi untuk menurunkan sekresi (pengeluaran) asam lambung dengan menghambat histamin pada reseptor histamin H2. Reseptor ini, terletak pada sel yang disebut parietal, yang berada di dinding lambung.

Histamin sendiri merupakan senyawa yang merangsang sel parietal untuk memproduksi asam lambung.

Famotidine bekerja menghambat reseptor H2 dan mencegah histamin memproduksi asam lambung. Ketika produksi histamin dihambat, akan terjadi penurunan asam lambung.

Advertisement

Asam lambung yang berlebih dapat menyebabkan munculnya luka pada sistem pencernaan. Luka ini bisa menyebabkan gastric ulcer (tukak lambung) ataupun tukak duodenum.

Famotidine lebih sering digunakan digunakan untuk mengatasi tukak lambung daripada Ranitidine.

Tak hanya mengurangi produksi asam lambung, Famotidine juga telah disetujui oleh Food and Drug Administration untuk mengatasi masalah GERD, heartburn, dan sindrom Zollinger-Ellison.

Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam Journal of International Medical Research, menyatakan Famotidine aman digunakan. Bahkan penelitian tersebut membuktikan bahwa efek samping Famotidine paling kecil jika dibandingkan dengan obat golongan H2 blocker lainnya. Menurut riset tersebut juga, kasus yang mengeluhkan efek samping dari penggunaan Famotidine hanya sebanyak 1,2-2%, sedangkan obat sejenis lainnya mencapai 2-3%.

Advertisement

Anda bisa mengonsumsi ini bersamaan atau tidak bersamaan dengan waktu makan. Obat ini adalah obat oral, jadi Anda perlu meminumnya dengan bantuan segelas air putih. Biasanya, efek obat ini dapat dirasakan setelah 2-3 jam setelah diminum dan berlangsung selama 12 jam.

Ranitidine untuk mengobati asam lambung dan esofagitis erosif

Oleh karena berada dalam golongan yang sama, Ranitidine memiliki efek dan cara kerja yang sama dengan Famotidine. Kegunaannya sama-sama berguna untuk menghambat histamin yang memproduksi asam lambung. Itu sebabnya, Ranitidine juga masuk ke dalam golongan H2 blocker.

Sama seperti Famotidine, Ranitidine juga digunakan sebagai obat untuk mengatasi penyakit yang terkait dengan asam lambung berlebih, seperti Zollinger-Ellison syndrome.

Berbagai masalah asam lambung yang juga dapat ditangani dengan minum Ranitidine antara lain, tukak lambung (stomach ulcer), luka pada usus, GERD, dan heartburn.

Advertisement

Esofagitis erosif berbeda dengan esofagitis non erosif yang tidak mencederai dinding esofagus. Esofagitis erosif terjadi ketika asam lambung melukai dinding esofagus (kerongkongan) dan menyebabkan peradangan atau pembengkakan. Hal ini menyebabkan  kesulitan dan kesakitan saat menelan, ada rasa panas pada esofagus, hingga muntah dan BAB berdarah.

Ranitidine biasanya diresepkan untuk mengatasi masalah asam lambung seperti GERD. Dosis yang diberikan umumnya 75 mg atau 150 mg sekali atau dua kali dalam satu hari. Obat ini perlu diminum 30-60 menit sebelum makan. Namun, perlu diperhatikan bahwa konsumsi Ranitidine tidak disarankan lebih dari 2 minggu, kecuali disarankan oleh dokter.

Sebenarnya, hampir tidak ada perbedaan cara kerja antara Ranitidine dan Famotidine. Meski begitu, sebuah studi menyatakan bahwa Famotidine dapat mengobati asam lambung 7,5 kali lebih kuat dibandingkan Ranitidine.

Itu sebabnya, Famotidine dapat mengobati lebih banyak kondisi yang diakibatkan oleh asam lambung yang terlalu tinggi dibandingkan dengan Ranitidine.

Advertisement

Famotidine juga dalam ukuran dosis tertentu dapat Anda temukan di apotek terdekat tanpa resep dokter, sedangkan Ranitidine membutuhkan resep. Jika Anda menggunakan Famotidine sebagai obat asam lambung, jangan lupa minum sesuai dengan aturan pakai dan dosis yang telah ditentukan pada kemasan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport3 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport3 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport3 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional4 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan4 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport5 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport5 hari ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 hari ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan5 hari ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan5 hari ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional1 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Banten3 minggu ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport1 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport1 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis1 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis1 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis1 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis1 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis1 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis1 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional1 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional1 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Populer