Pemerintah kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggandeng PT Bank BJB untuk menyediakan alat monitoring transaksi usaha secara online (tapping box) guna mendongkrak pendapatan asli daerah.
Hal tersebut terungkap dalam sosialisasi optimalisasi pendapatan daerah yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pajak Daerah II, bertempat di Blandongan, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Senin (29/7).
Kepala Bapenda Kota Tangsel, Dadang Sofyan menjelaskan, kegiatan ini sebagai tindak lanjut implementasi kerjasama Pemkot Tangsel dengan Kementerian Keuangan perihal optimalisasi pajak pusat dan daerah. Pemkot Tangsel melalui Bapenda akan melakukan pemasangan alat tapping box. “Alat tapping box tersebut diharapkan dapat mengontrol para pengusaha terkait penerimaan pajak daerah.”ungkapnya.
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan untuk menggali potensi wajib pajak, melalui data yang tepat dan benar. “Dengan pendataan yang tepat maka kita akan tahu potensi yang ada, wajib pajaknya siapa, dan berapa besar peningkatan pajak dari hasil pendataan tersebut, sehingga tidak berdasarkan asumsi,”jelasnya.
Airin menjelaskan, pajak itu suatu kewajiban bagi semua orang, “Pembayaran pajak adalah kewajiban, hasil dari pembayaran pajak ini akan memberikan kontribusi kepada Negara yang hasilnya akan dikembalikan lagi ke masyarakat yang membayar pajak,”katanya.
Airin mencontohkan, seperti halnya pajak restoran, pajak ini merupakan titipan dari customer, yang uang nya harus dikembalikan ke Negara dan dari uang tersebut akan digunakan untuk kepentingan masyarakat Tangsel. Seperti perbaikan jalan, peningkatan infrastruktur dan lainnya. Sehingga teknologi atau tappingbox ini menjadi alat yang akan membantu pemkot Tangsel dalam peningkatan pendapatan pajak daerah.
“Terima kasih kepada bank jabar yang telah memberikan alat ini, dikarenakan dua tahun ini saya focus untuk meningkatkan pendapatan daerah, karena masih banyak potensi yang belum tergali,”jelasnya.
Kepala Bank BJB cabang Tangsel,Ockie Catrena, menjelaskan, Tapping box merupakan sebuah alat monitoring transaksi usaha secara online yang dipasang di mesin kasir untuk menghitung setiap transaksi yang terjadi di tempat usaha.
Datanya akan masuk ke server pemkot setempat. Dengan begitu, pemkot atau pemda dapat memonitor potensi pajak yang terjadi di tempat usaha.
Ockie meyakini alat yang dipasang di boks kasir tersebut dapat memaksimalkan pendapatan daerah, terutama pajak. “BJB akan memasang alat tapping box sebanyak 100 alat,”singkatnya. (kts)
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoRanking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport7 hari agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport7 hari agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport2 minggu agoFIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2
Sport7 hari agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport7 hari agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak












