Serba-Serbi
Pascaboikot Oleh Amerika, Ini yang Akan Dilakukan Huawei

Kabartangsel.com–Huawei disebut-sebut tengah merancang perangkat chipset secara mandiri di sebuah pabrik baru di kawasan teknologi Cambridge, Inggris, dengan luas fasilitas sekitar 222,5 hektar.
Langkah tersebut dilakukan guna mengatasi reaksi lebih besar sebagai dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina.
Seperti dilansir Busines Weekly, Jumat (24/5), Huawei diketahui telah menggelontorkan dana investasi sebesar 37,5 Poundsterling atau sekitar Rp 687 triliun.
Upaya ini sebagai langkah antisipasi Huawei dari maraknya pemutusan dari vendor-vendor perangkat keras dan perangkat lunak asal Amerika Serikat.
beberapa hari lalu, Google sebagai vendor AS yang pertama kali menyatakan pemutusan hubungan bisnis dengan Huawei, kemudian berlanjut ke Intel, Qualcomm dan Broadcom.
Terbaru, ARM – perusahaan teknologi asal Inggris juga malah ikut-ikutan memutus hubungan bisnis dengan Huawei. ARM memasok chipset ke HiSilicon milik Huawei.
Keputusan ARM tersebut jelas berdampak signifikan bagi rencana strategis Huawei dalam membangun jaringan 5G di Inggris dan beberapa negera lainnya. (jpnn)
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoRanking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport6 hari agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2
Sport2 minggu agoFIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2







































