Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima penghargaan Paramesti dari Menteri Kesehatan. Apresiasi tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang telah menetapkan perda/ kebijakan lain dalam pengendalian konsumsi hasil tembakau.
Penghargaan Paramesti ini diberikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Muhamad Subuh, kepada Pemerintah Kota Tangsel yang diterima oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie di Hotel The Alana dan Convention Center, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (12/7/2017).
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Kementerian Kesehatan, H. Muhamad Subuh. M. PPM dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan Paramesti ini diberikan oleh Kementerian Kesehatan bagi seluruh daerah yang telah menetapkan peraturan Bupati/Walikota tentang kawasan tanpa rokok.
“Penghargaan ini kami apresiasikan untuk Pemerintah Daerah yang telah menerapkan peraturan kawasan tanpa rokok sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat akan bahaya rokok”,ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Muhamad Subuh berharap seluruh Pemerintah Daerah dapat bersinergi bersama Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan dalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah mengapresiasi Pemerintah Kota Tangsel dalam hal regulasi tentang kawasan tanpa rokok yang sudah diterapkan.
“Penghargaan ini adalah buah hasil kerja keras Walikota dan jajaran yang didukung oleh DPRD dan seluruh masyarakat Kota Tangerang Selatan,” kata Benyamin. (fid)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2











