Kabartangsel.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui inovasi berupa Penagihan Tunggakan PBB (Pentungan). Penagihan dilakukan petugas Pentungan ke perumahan elit dan door to door ke wajib pajak yang memiliki tunggakan PBB.
Kepala Bidang Pajak Daerah 1 pada Bapenda Tangsel, Indri Sari Yuniardi menjelaskan Pentungan merupakan upaya Pemkot Tangsel dalam melakukan penagihan serta meningkatkan kesadaran wajib pajak PBB bagi masyarakat Tangsel untuk membayar kewajiban mereka.
Indri menjelaskan, program Pentungan diharapkan dapat menyelesaikan tantangan dan persoalan, karena di era saat ini sudah tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional. Maka, menurutnya harus mempunyai terobosan dan inovasi.
“Dengan Pentungan, kami menagih tunggakannya untuk mencapi target PBB tahun 2017 sebesar Rp348 miliar. Untuk itu Bidang Pajak Daerah 1 Badan Pendapatan Daerah Kota Tangsel melakukan PENTUNGAN secara langsung datang kepada wajib pajak dengan sistem door to door ke beberapa tempat yang sudah kami jadwalkan biasanya dalam satu minggu kami jadwalkan empat hari,” terangnya.
Indri melanjutkan selama ini tingkat kesadaran wajib pajak rata rata yang membayar sebelum jatuh tempo tanggal 31 Agustus setiap tahunnya masih berkisar antara 60-65% dari total 400 ribu SPPT PBB.
“Lewat tim Pentungan PBB, kami bergerak dan melakukan penyisiran di kantung-kantung yang masih terdapat tunggakan PBB, seperti perumahan perumahan di antaranya sekitar Perumahan kawasan BSD, Kawasan Bintaro, Kawasan Alam sutera, Kawasan Taman Harmoni Pamulang, Cinere Mas, Villa Melati Mas, Bali View dan tempat tempat lainnya bahkan tahun depan kami sudah merencanakan Pentungan PBB di 50 titik wilayah se-Tangerang Selatan yang akan kami datangi langsung,” terangnya.
Selain Progam Pentungan PBB, upaya mencapai target lainnya juga dilakukan seperti memberikan pelayanan pembayaran PBB pada akhir pekan dan pelayanan pembayaran Mobil Keliling.
“Pembayaran dari para penunggak PBB diatas Rp2.000.000 yang kita lakukan adalah pemanggilan ke kantor dan untuk penagihan melalui door to door dgn tagihan PBB sebesar Rp500.000 hingga Rp2.000.000 sudah mencapai sekitar Rp3,5 miliar dan total tunggakan yg berhasil kita tagih sampai dengan saat ini sekitar Rp54 miliar,” paparnya.
Indri berharap dengan adanya Kegiatan Pentungan ini tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar PBB akan semakin meningkat sehingga penerimaan pendapatan pajak daerah Kota Tangsel dapat lebih meningkat.
“Melalui Inovasi gerakan Pentungan PBB ini maka diharapkan akan meningkatnya pendapatan daerah Kota Tangsel dan dapat menjadi sumber pembiayaan program dalam membangun Kota Tangsel,” pungkasnya.
Hukum4 hari agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Sport5 hari agoHasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini
Hukum4 hari agoSejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara
Nasional4 hari agoQUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli
Nasional4 hari agoKonferensi Pers Polri soal Isu Penyadapan Presiden dan Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal Polisi
Hukum4 hari agoKasus Penyadapan Presiden Prabowo, Bareskrim Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Jadi Tersangka
Sport3 hari agoHasil Melbourne Victory vs Persib 1-2: Remontada Dramatis Maung Bandung di ACL Two
Tips2 hari agoCara Mengetahui Harga Jual dan Beli Kurs Dollar di Money Changer














