Sebagai salah satu kawasan penyangga Ibu Kota, wilayah Alam Sutera, Serpong, masih menjadi lokasi primadona bagi konsumen yang membutuhkan hunian, khususnya untuk segmen apartemen premium. Terlebih, perkembangan kawasan Alam Sutera saat ini tak hanya sebatas hunian tapi juga telah mejelma menjadi kawasan skala kota dengan segala fasilitasnya.
Mencermati kondisi dan potensi tersebut, perusahaan pengembang asal Singapura, ACT Group, bersama developer lokal, PT Jaya Prima Integra, membentuk perusahaan baru, PT Graha Indah Semesta (GIS), untuk mengembangkan proyek apartemen Cambio Lofts yang mengambil lokasi di kawasan Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.
Project Marketing Cambio Lofts, Rita Megawati, mengatakan, kawasan Alam Sutera merupakan daerah yang sedang berkembang dan punya potensi pasar luar biasa. Hal itu, lanjut dia, terlihat dari antusiasnya konsumen yang meminati proyek apartemen di wilayah ini.
“Indikator perkembangan tersebut, bisa dilihat dari kenaikan harga properti di area Serpong, khususnya di wilayah Alam Sutera, yang kenaikannya cukup tinggi setiap tahunnya. Lebih kurang, angka kenaikan harga di Alam Sutera bisa mencapai 20 persen hingga 25 persen per tahun,” kata Rita, Rabu (24/8) lalu.

Proyek apartemen Cambio Loft sendiri, lanjut dia, dikembangkan diatas lahan seluas 1,1 hektare (Ha). Nantinya, kata Rita, apartemen ini akan memiliki dua tower dengan jumlah total keseluruhan mencapai 1.400 unit. Dari angka tersebut, kata Rita, sebanyak 65 persen di antaranya merupakan unit apartemen loft dan sisanya merupakan apartemen non-loft.
“Untuk kisaran harganya, unit apartemen ini kami banderol senilai Rp 20 juta per meter persegi. Hingga saat ini, Cambio Lofts sudah dipesan sekitar 200 unit berdasarkan hasil nomor urut pemesanan (NUP) yang dilakukan pada Selasa (23/8) kemarin,” kata Rita.
Untuk pilihan tipe yang ditawarkan, lanjut dia, terdiri dari satu kamar tidur (1 BR), dua kamar tidur (2 BR), dan tiga kamar tidur (3 BR). Ukuran terkecil non-loft adalah 34 meter persegi, sedangkan loft 41 meter persegi dan yang terbesar sampai dengan kisaran lebih dari 70 meter persegi. “Selain itu, ada juga 20 unit penthouse yang memiliki luasan mulai dari 80 meter persegi sampai dengan 145 meter persegi,” tambahnya.
Lokasi Cambio Loft sendiri, kata Rita, memiliki kedekatan dengan beragam fasilitas seperti Kampus Binus, pusat perbelanjaan Mall @Alam Sutera dan Living World, serta fasilitas kesehatan seperti Omni Hospitals.
“Kehadiran Cambio Loft tentunya menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan hunian berkualitas. Intinya, apartemen ini sangat cocok untuk kalangan investor yang menginginkan capital gain tinggi,” tambahnya. (rls)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi













