Pemerintahan
Pilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, membuka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-14 Tingkat Kota Tangerang Selatan yang digelar di Plaza Puspemkot Tangsel, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi para inovator untuk menampilkan karya terbaik yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi yang efektif, mudah diterapkan, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomis.
Pilar mengapresiasi antusiasme para peserta yang mengikuti kompetisi tersebut. Dari 30 proposal yang masuk, sebanyak 25 peserta berhasil lolos seleksi dan berhak mengikuti tahapan unjuk karya di hadapan dewan juri.
Pilar menegaskan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, inovasi menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan daya saing daerah.
“Kemajuan teknologi bukan hanya soal alat yang semakin canggih, tetapi bagaimana inovasi tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mudah digunakan, ramah lingkungan, memiliki nilai ekonomis, serta memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pilar.
Menurutnya, teknologi tepat guna hadir sebagai solusi yang dapat menjawab berbagai tantangan di masyarakat karena mampu diterapkan secara efektif dan memberikan kemudahan bagi penggunanya.
“Teknologi tepat guna dihadirkan sebagai salah satu solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Karena tidak hanya berfungsi secara efektif, tetapi juga memudahkan,” katanya.
Pilar juga menyampaikan bahwa lomba ini selalu menjadi ajang yang dinantikan para inovator untuk memperkenalkan hasil karya terbaik mereka. Lebih lanjut, dia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membangun ekosistem inovasi yang inklusif, terbuka, dan kolaboratif.
“Insyaallah pemenang dari sini bisa mewakili Tangerang Selatan di tingkat provinsi hingga nasional. Saya berharap adik-adik semua dapat menampilkan yang terbaik,” ucap Pilar.
“Kita harus terus bekerja sama dan berkolaborasi sesuai visi Tangerang Selatan, yaitu unggul, inklusif, inovatif, kolaboratif menuju kota lestari,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan, Fuad, menjelaskan bahwa proses seleksi diawali dengan penilaian terhadap 30 proposal yang masuk ke Bappelitbangda.
Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 25 peserta terpilih untuk mempresentasikan karya inovasinya di hadapan dewan juri dan masyarakat.
Fuad menambahkan, lomba tersebut dibagi ke dalam dua kategori, yakni kategori umum dan mahasiswa serta kategori pelajar.
“Nantinya akan dipilih juara 1, 2, dan 3 untuk masing-masing kategori. Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta dan berkesempatan mewakili Tangerang Selatan pada lomba tingkat Provinsi Banten,” pungkasnya.
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport4 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026
Bisnis6 hari agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi






































