Connect with us

Internasional

Presiden Prabowo Subianto Jadi Bahan Taruhan di Polymarket

Nama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendadak jadi sorotan di dunia maya setelah platform pasar prediksi (prediction market) berbasis blockchain terkemuka asal Amerika Serikat, Polymarket, membuka pasar taruhan berskala global terkait masa depan kepemimpinan nasional.

Taruhan bertajuk “Prabowo Subianto out as President of Indonesia by…?” tersebut mengajak para pengguna internet dan investor kripto bertaruh apakah Presiden Prabowo akan turun atau mundur dari jabatannya pada lini masa tertentu di tahun 2026. Isu ini pun langsung viral dan memicu perdebatan sengit di platform media sosial X (Twitter).

Data Taruhan: Probabilitas Peluang Lengser Dinilai Sangat Rendah

Berdasarkan pantauan langsung di platform Polymarket per Mei 2026, mayoritas investor global justru sangat sangsi (pesimis) bahwa Presiden Prabowo akan turun dari jabatannya dalam waktu dekat. Peluang yang diberikan pasar global terpantau berada di angka yang sangat minim.

Berikut rincian persentase taruhan di platform tersebut:

Advertisement
Lini Masa Skenario MundurProbabilitas “YES” (Peluang Lengser)Status Pasar
Akhir Mei 20262%Sangat Rendah
Akhir Juni 20264%Sangat Rendah
Akhir Desember 202618%Rendah

Sejak diluncurkan secara resmi pada 20 Mei 2026, total volume perdagangan pada pasar prediksi ini langsung menyentuh angka hampir $9.000 USD (sekitar Rp144 juta) dalam hitungan hari. Pihak Polymarket menegaskan bahwa penentu kemenangan (market resolution) taruhan ini sepenuhnya mengacu pada informasi resmi pemerintah Indonesia atau konsensus dari media massa internasional yang kredibel terkait skenario pengunduran diri.

Viral di Platform X

Di platform media sosial X, ramai dilewati cuitan netizen Indonesia hingga pengamat teknologi finansial. Banyak netizen yang mencoba membedah arti dari angka-angka presentase taruhan tersebut secara logis.

Salah satu ulasan datang dari akun pegiat finansial @TradingDiary2, yang menyamakan fenomena masuknya nama Presiden Indonesia ke platform spekulasi global ini dengan tokoh-tokoh politik dunia lainnya.

“Wah Presiden Prabowo masuk polymarket dibikin taruhan udah kaya Trump kemarin. Tingginya hadiah kalau Yes menang artinya kecil kemungkinan out dan rendahnya hadiah kalau No menang artinya kemungkinan No besar. Ga lah ga akan out,” tulis akun @TradingDiary2 dalam cuitannya di X.

Analisis tersebut menjelaskan cara kerja psikologi pasar spekulasi: karena mayoritas pelaku pasar yakin Presiden Prabowo tidak akan mundur (memilih “No”), maka potensi keuntungan (reward) bagi pembeli saham “No” menjadi sangat kecil karena risikonya rendah. Sebaliknya, hadiah untuk taruhan “Yes” sangat tinggi justru karena peluang terjadinya peristiwa tersebut dinilai hampir mustahil oleh pasar global.

Advertisement

Selain ramainya analisis psikologi pasar, sebagian pengguna X juga mengaitkan munculnya spekulasi ini dengan dinamika situasi fiskal domestik belakangan ini, sementara yang lain memperingatkan potensi penggiringan opini publik (fud) yang sengit dari luar negeri.

Padahal di dunia nyata, kondisi politik riil Indonesia tetap berjalan normal dan solid. Roda pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto tetap fokus pada agenda-agenda makro, termasuk pembahasan target pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2027 bersama DPR RI.

Polymarket di di Indonesia (Ilegal dan Masuk Delik Perjudian)

Meski Polymarket kerap menggunakan narasi canggih berbasis teknologi blockchain, secara hukum positif di Indonesia, operasional maupun keterlibatan warga negara dalam platform ini berada di zona yang ilegal dan dilarang keras.

Ada tiga irisan hukum utama yang membuat aktivitas di platform ini melanggar aturan di Indonesia:

Advertisement

1. Memenuhi Unsur Perjudian Online (UU ITE & KUHP)

Aktivitas di Polymarket dinilai memenuhi unsur Pasal 303 KUHP dan Pasal 27 ayat (2) UU ITE mengenai perjudian. Mekanismenya menggunakan modal taruhan (mata uang kripto seperti USDC) untuk menebak peristiwa masa depan yang belum pasti dengan sistem untung-untungan (zero-sum game). Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) secara berkala terus memblokir akses ke situs perjudian kripto sejenis.

2. Tidak Berizin dari Bappebti dan OJK

Di Indonesia, segala bentuk perdagangan fisik aset kripto atau derivatifnya wajib mendapatkan izin resmi dari Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Polymarket tidak memiliki izin operasional ataupun status legalitas apa pun dari Bappebti maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

3. Ketiadaan Perlindungan Konsumen

Karena beroperasi di luar yurisdiksi hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), masyarakat yang nekat ikut bertaruh menghadapi risiko tinggi. Jika terjadi kegagalan sistem (smart contract), manipulasi pasar, ataupun pembekuan dana, hukum Indonesia tidak dapat memberikan perlindungan atau ganti rugi kepada pengguna.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan3 jam ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan3 jam ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional2 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport2 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport2 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport3 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport3 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport3 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional4 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional5 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Populer