kabartangsel.com – Untuk pertama kalinya Ruby Conference diadakan di Indonesia selama dua hari mulai tanggal 6 sampai 7 Oktober 2017 yang lalu. Ruby Conference adalah suatu inisiatif dari para programmer Ruby untuk mempertemukan dan mendukung komunitas Ruby di Indonesia dan di Asia Tenggara. Ruby sendiri adalah bahasa pemrograman yang telah dipakai oleh beberapa perusahaan teknologi terdepan di dunia termasuk AirBnB, Kickstarter, Github dan Bloomberg. Di Indonesia sendiri Ruby dipakai oleh BukaLapak, GO-JEK dan Quipper, perusahaan edukasi teknologi (edu-tek) di Indonesia.
Bahasa pemrograman yang dikenal dengan Ruby ini diciptakan oleh Yukihiro “Matz” Matsumoto agar para programmer lebih berkonsentrasi dan menikmati seni dari melakukan pemrogaman ketimbang harus bersusah payah memahami dan merancang sebuah program dengan sintaks yang sulit dimengerti. Matz percaya bahwa programmer memiliki keinginan untuk mengekspresikan dirinya saat bekerja. Sebagai bahasa pemrogaman, Ruby sangat terkenal di Jepang, Eropa dan Amerika Serikat karena lebih sederhana, mudah digunakan, efektif dan mendukung produktifitas, khususnya dalam menjalankan bisnis skala besar.
“Indonesia sebagai salah satu pasar yang besar di Asia, saat ini mengalami pertumbuhan industri Teknologi Informasi yang pesat, terutama di sektor startup. Sejalan dengan situasinya, penggunaan Ruby juga meningkat secara signifikan beberapa tahun terakhir ini. Terbukti telah banyak perusahaan berbasis teknologi menggunakan Ruby dalam pengembangan produknya,” dikatakan Yukihiro, yang juga merupakan penasihat dibalik layanan edutek dari Quipper.
Quipper, sebagai salah satu perusahaan yang menggunakan Ruby, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai dukungan dalam mendorong peningkatan industri Teknologi Informasi di Indonesia, terutama dalam sisi pengembangan sumber daya manusia.
“Sebagai perusahaan yang percaya akan penggunaan teknologi untuk memberikan akses pendidikan, sangat penting bagi kami untuk mendukung acara seperti Ruby Conference ini karena sangat bermanfaat untuk membangun ekosistem teknologi informasi yang maju di Indonesia,” papar Takuya Homma, Country Manager Quipper Indonesia.
Pada konferensi ini, Yukihiro beserta para penggiat Ruby internasional, termasuk beberapa talenta Indonesia hadir menjadi pembicara dengan beragam tema yang berbeda tentang bahasa pemrograman Ruby beserta implementasinya di industri. Selain itu Quipper Indonesia akan memberikan kesempatan kepada programmer di Indonesia untuk mencoba produk unggulan Quipper secara langsung dan berbicara kepada para programmer ahli dari Quipper yang berasal dari Jepang, Filipina dan Indonesia. Quipper juga membuka kesempatan bagi para programmer muda bertalenta di Indonesia untuk menjadi bagian dari Quipper.
“Kami berharap dengan adanya acara ini, para penggiat industri Teknologi Informasi di Indonesia akan mendapatkan lebih banyak pengetahuan, memperluas kerjasama, mengasah kemampuan dan mendorong Indonesia menjadi pemimpin teknologi di masa depan,” tutup Takuya. (PR Newswire/kabar tangsel)
Pemerintahan5 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional4 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan4 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba











