Nasional
Sekjen Kemha Sambut Kedatangan Menhan Malaysia ke Indonesia

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Malaysia Dato’ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan, Rabu (11/10) di Base Ops Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Kedatangan dan kunjungan Menhan Malaysia ke Indonesia dalam rangka menghadiri dan memimpin agenda sidang ke-43 General Border Committe Malaysia Indonesia (GBC Malindo) bersama Menhan RI Prabowo Subianto yang akan dilaksanakan esok, tanggal 12 Oktober 2023 di Jakarta.
Dalam penyambutan tersebut, Sekjen Kemhan didampingi oleh Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Bambang Trisnohadi, Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan dan Dir SDM Ditjen Kuathan Kemhan Brigjen TNI Hendy Antariksa, serta Atase Pertahanan Indonesia di Malaysia Brigjen TNI Winarno.
Sementara itu, dalam rombongan Menhan Malaysia tersebut antara lain turut serta Panglima Tentara Diraja Malaysia bersama Kepala Staf Angkatan Tentara Diraja Malaysia serta beberapa pejabat Malaysia lainnya.
Sidang GBC Malindo merupakan forum rutin tahunan sebagai salah satu sarana untuk memfasilitasi dialog kedua negara khususnya dalam memajukan interaksi kerja sama di wilayah perbatasan. ( red/fid/rls)
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport3 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport3 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Nasional7 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport3 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport3 hari agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga
Politik1 minggu agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional1 minggu agoLSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar



































