Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) RI Marsekal Madya TNI Donny Ermawan Taufanto., M.D.S memimpin acara Taklimat Awal Pemeriksaan Interim BPK RI, atas Laporan Keuangan Kemhan dan TNI TA. 2020 secara virtual, Jumat (4/12), di Kemhan, Jakarta.
Dalam sambutannya Sekjen menyampaikan, bahwa pemeriksaan interim merupakan bagian dari pemeriksaan atas laporan keuangan dan merupakan praktik yang lazim dalam pemeriksaan laporan keuangan.
Dimana kegiatan ini bertujuan memberikan kesimpulan hasil reviu, atas efektivitas sistem pengendalian interim dan kepatuhan atas peraturan perundang-undangan, perolehan data dan informasi untuk pengembangan perencanaan pemeriksaan laporan keuangan Kemhan dan TNI.
Lebih lanjut Sekjen menyampaikan, Kementerian Pertahanan terus berkomitmen agar laporan keuangan Kemhan/TNI tetap mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Manfaatkan kedatangan Tim BPK RI untuk berkoordinasi tentang penyusunan, penyajian yang tepat dan benar serta berikan data dukung maupun informasi yang dibutuhkan, sehingga Tim BPK RI dapat memberikan rekomendasi maupun kesimpulan yang tepat”, tegas Sekjen.
Di sisi lain, Sekjen juga mengharapkan kepada Tim BPK RI agar selalu memberikan arahan, asistensi dan bimbingan terhadap UO Kemhan, UO Mabes TNI/Angkatan, sehingga ke depan kerjasama semakin dapat ditingkatkan ke arah yang lebih baik lagi.
Turut hadir dalam acara tersebut, Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana. S.I.P, M.M., Ses Itjen Kemhan Brigjen TNI Dwi Mastono., S.E, M.M, Tortama-I BPK RI Bpk. Novy GA Pelenkahu, Ir-I Itjen Kemhan, Ir-II Itjen Kemhan, Ir-III Itjen Kemhan, Ir-IV Itjen Kemhan, Ir-V Itjen Kemhan, Pengendali Teknis BPK RI Bpk. Agus Efendi dan Bpk. Arif Wibowo. (rls)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2











