Tangerang Selatan
Seksi Pakis Kemenag Tangsel Adakan Sinkronisasi Data Emis Diniyah dan TPQ

KENCANA LOKA (Kabartangsel.com) – Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kemenag Tangsel, pada Senin (29/04/2019) mengadakan kegiatan Sinkronisasi Data Emis Diniyah dan TPQ Kota Tangsel, bertempat di aula kantor Kemenag Tangsel.
Hadir pada acara tersebut sekaligus membuka acara, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Kasi Pakis, Muhammad Edi Suharsongko, para pengawas PAI, pengurus FKDT, dan FGTPQ Kota Tangsel.
Agenda acara ini adalah sinkronisasi data TPQ dan MDT dengan aplikasi EMIS di Kota Tangsel.
Dalam sambutannya Kepala Kantor mengatakan bahwa data yang kredibel atau valid adalah syarat penyelenggaraan pemerintah yang baik dan terwujudnya program yang berkualitas.
“Kalau datanya tidak valid, maka programnya pun menjadi tidak tepat sasaran dan akan terjadi penyimpangan,” tegas Kepala Kantor.
Di hadapan 50 orang peserta, Kepala Kantor berharap acara Sinkronisasi Data Emis Diniyah dan TPQ Kemenag Tangsel ini betul-betul menghasilkan data yang Valid.
Sementara itu, Kasi Pakis, M. Edi Suharsongko, menjelaskan acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas data dan informasi pendidikan Diniyah dan TPQ. Menurutnya, pengisian data EMIS ini adalah suatu tuntutan yang wajib dikerjakan, dan data harus betul-betul valid agar di kemudian hari tidak akan muncul permasalahan.
“Permasalahan yang muncul akan berpengaruh besar dampaknya pada lembaga dan yang lebih jauh lagi itu berdampak pada institusi Kementerian Agama yang menaunginya itu,” tegasnya.
Edi menegaskan akan terus menjaga dan membangun nilai-nilai kejujuran untuk menghindari manipulasi data, karena bertentangan dengan nilai-nilai kualitas yang telah dibangunnya selama ini. (Kemenag Tangsel)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi


































