Tangsel
Tangsel Masih Jadi Incaran Para Investor

Memasuki usia yang ke 5 tahun, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kiranya masih menjadi salah satu daerah incaran bagi para investor untuk menanamkan modalnya.
Demikian klaim yang disampaikan Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Kota Tangsel, Oting Ruhiyat, Kamis (26/12/2013). Dimana masih ada beberapa wilayah yang berpotensi besar untuk dikembangkan.
“Di sini (Tangsel), masih banyak daerah yang bisa dikembangkan, seperti Kecamatan Setu, Serpong Utara dan Pamulang. Kawasan itu masih bisa dijadikan tempat berinvestasi,” katanya.
Oting mengaku, pertumbuhan ekonomi Kota Tangsel yang pada 2012 sudah mencapai 8,84 persen, kiranya juga menjadi nilai plus bagi para investor.
Buktinya, geliat pembangunan, seperti gedung apartemen dan pusat perbelanjaan, banyak yang dibangun pada tahun 2013 ini.
“Adanya moratorium mal di DKI Jakarta juga menjadi peluang bagi kami untuk menggaet investor menanamkan modalnya di Kota Tangsel,” kata pria berkumis ini.
Pengamat property dari Asosiasi Broker Indonesia (Arebi) Nurul Yaqin mengatakan kota bermoto Cerdas, Modern dan Religius ini sangat potensial untuk investasi properti, seperti pusat perbelanjaan modern, hotel dan apartemen. Diakuinya, banyak pengembang property yang mengincar lahan di Tangsel.
“Dengan potensi yang sedemikian bagus ini, pemerintah daerah harus sudah mulai bersiap dengan serbuan investasi ini. Salah satu kesiapannya, yakni sistem perizinan yang baik tentunya,” kata dia.
Saat ini di Tangerang Selatan telah berdiri tak kurang dari 10 mal di sejumlah wilayah. Beberapa di antaranya, yakni Living World dan Mal Alam Sutera di Serpong Utara.
Di kawasan Serpong ada ITC BSD, Teras Kota, The Breeze dan BSD Junction. Sedangkan di Pondok Aren ada Bintaro Plaza, Bintaro Trade Centre dan Bintaro Exchange yang saat ini masih dalam proses pembangunan.(k6/kt)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis2 minggu agoBank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove
































