Connect with us

Lifestyle

Tidak berlebihan, Begini 3 Cara yang Tepat Dalam Memuji Anak

Siapa pun senang bila mendapat pujian, termasuk anak-anak. Ya, memberi pujian diartikan sebagai apresiasi Anda terhadap usaha dan prestasinya. Namun, memberi pujian pada anak itu ada triknya tersendiri. Memang seperti apa cara yang benar dalam memuji anak? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Perlukah Anda memuji anak?

Anak-anak perlu mempelajari banyak hal. Mulai dari keterampilan mengendalikan dan mengekspresikan emosi, kemampuan tubuh dalam melakukan kegiatan tertentu, hingga membiasakan diri untuk menerapkan perilaku baik.

Untuk mencapai itu semua, anak perlu membangun self esteem (harga diri). Menurut Kids Health, harga diri membuat anak merasa diterima, dicintai, dan dilindungi.

Nah, salah satu cara orangtua untuk membangun self esteem anak adalah dengan memberinya pujian. Pujian adalah bentuk hadiah atas kerja kerasnya dalam mencapai hal itu dan sebagai bentuk rasa bangga orangtua.

Advertisement

“Anak-anak menganggap pujian sebagai hadiah untuk dirinya. Pujian adalah cara untuk membantu mereka menjadi percaya diri dan bertanggung jawab,” jelas Michelle Macias, MD, seorang dosen kesehatan anak di Medical University of South Carolina sekaligus anggota American Academy of Pediatrics pada laman Parents.

Akan tetapi, memuji anak juga bukan hal yang mudah. Bukan hanya sekedar, “Kamu hebat, kami bangga padamu” saja. Pujian yang tidak tepat ternyata bisa juga memberikan dampak buruk bagi anak, yakni menghambat pertumbuhan anak.

Perlu diingat bahwa Anda tidak boleh terlalu berlebihan dalam memberi pujian pada anak. Selain itu, pujian juga harus diberikan secara tulus.

Jika tidak, pujian bisa menjadi bumerang yang membuat anak takut untuk mencoba hal baru atau mengambil risiko. Penyebabnya karena mereka takut tidak bisa berada di posisi yang membanggakan untuk orangtuanya.

Advertisement

Cara memuji anak yang benar dan tepat

bangga pada anak

Jika tidak ingin salah langkah dalam memberi pujian pada anak, coba perhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Puji anak secara spesifik

Kata-kata yang keluar sebagai pujian perlu diperhatikan. Pujilah anak secara spesifik atau tepat sasaran. Mungkin banyak di antara orangtua yang memuji secara general, yang artinya sangat luas. Contohnya, “Nak, kamu hebat main bola.”

Bila pujian tersebut diartikan, tentu bisa meliputi banyak hal. Apakah anak baik dalam menendang, menggiring, atau menjaga gawang dari bola lawan. Anak tentu akan menangkap bahwa ia menguasai semua hal itu. Padahal belum tentu demikian.

Advertisement

Jadi, cobalah untuk memuji anak dengan tepat sasaran. Misalnya, “Kamu pintar banget jaga gawangnya. Papa yakin kamu bisa jadi kiper yang hebat nanti.” Dengan pujian seperti ini, anak akan lebih memahami keunggulan dalam dirinya.

2. Puji anak dengan tulus

Supaya tidak berlebihan, Anda perlu mengetahui waktu yang tepat untuk memberikan pujian pada anak. Jadi, jangan memuji anak terlalu sering karena bisa menimbulkan kesan bahwa pujian tersebut tidak tulus.

Terlalu sering memuji juga bisa membuat Anda tak lagi dipercaya oleh anakl. Parahnya lagi, ini akan membuat anak kesulitan membedakan apakah pujian ini tulus atau mungkin hanya sekadar basa-basi.

Ketulusan dalam memuji anak bisa diwujudkan dengan melibatkan emosi Anda. Cobalah untuk memusatkan perhatian Anda pada si kecill, pilih kata yang tepat untuk memuji, dan tunjukkan ekspresi dan gerakan tubuh bahwa Anda benar-benar bangga atas prestasinya.

Advertisement

3. Puji prosesnya bukan hasilnya

Pujian tidak selalu berbicara tentang hasil yang dicapai oleh anak Anda. Akan tetapi, bisa juga pada proses dan usaha anak Anda untuk mendapatkannya. Inilah pujian yang sifatnya membangun seseorang agar menjadi lebih baik di kemudian hari.

Nah, salah satu contoh memuji anak yang membangun, “Gimana susah nggak ulangannya? Yaudah nggak usah cemas lagi, yang penting Papa lihat kamu sudah belajar maksimal semalam.”

Bila Anda perhatikan baik-baik, pujian di atas memang tidak membanggakan hasil yang dicapai anak, melainkan proses dan usaha yang dilakukan anak. Dengan begitu, anak merasa usaha yang telah dilakukannya juga dihargai tanpa bergantung pada hasil yang mungkin didapat.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport5 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport5 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport5 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport5 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional6 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan6 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport7 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer