Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menganugerahkan Gelar Profesor Kehormatan dengan status Guru Besar Tidak Tetap kepada Presiden ke-5 RI Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri melalui Sidang Senat Terbuka, Jumat (11/6) di Kampus Unhan RI, Sentul, Bogor dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat
Sebelum pengukuhan gelar Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Unhan, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul “Kepemimpinan Presiden Megawati Pada Era Krisis Multidimensi, 2001-2004 (The Leadership of President Megawati In The Era Of Multidimensional Crisis, 2001-2004)”.
“Hasil temuan penelitian yang diperoleh antara lain, walaupun dalam masa pemerintahan yang relatif singkat, kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri berhasil mengatasi sebagian besar krisis multidimensi yang dihadapi oleh Indonesia saat itu. Kebijakan strategis di bidang ekonomi, politik, hukum, sosial, dan lingkungan diambil dengan landasan pemikiran yang inovatif, melalui berbagai upaya dialog, perundingan, pembuatan program, pengesahan peraturan perundang-undangan, hingga pemberlakuan operasi militer demi menjaga kedaulatan dan keamanan Negara Indonesia”, tulis Megawati Soekarnoputri dalam abstrak jurnal yang dikirimkan ke Universitas Pertahanan pada Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Volume 11, No 1 Tahun 2021.
Pada pengukuhan gelar kehormatan tersebut, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri didampingi sejumlah Guru Besar yang menjadi promotor pengusulan penganugerahan gelar Profesor Kehormatan. Beberapa Guru Besar dari dalam negeri memberikan rekomendasi akademik berasal dari sejumlah Perguruan Tinggi Negeri, sedangkan dari luar negeri berasal Jepang, Cina, Korea Selatan dan Perancis.

Berdasar catatan Unhan RI penganugerahan gelar kehormatan, tidak terlepas dari keberhasilan Megawati Soekarnoputri selama menjabat dan menuntaskan konflik social, antara lain Penyelesaian Konflik Ambon, Penyelesaian Konflik Poso, Pemulihan Pariwisata Pasca Bom Bali dan Penanganan Permasalahan TKI di Malaysia.
Sebelumnya, Sidang Senat Akademik Unhan telah menerima hasil penilaian Dewan Guru Besar Unhan RI atas seluruh karya ilmiah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri sebagai syarat pengukuhan. Dari hasil penilaian, Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri telah memenuhi semua persyaratan akademis maupun administratif untuk diangkat sebagai Profesor Kehormatan.(red)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi












