Connect with us

Banten

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Seminar Ketahanan Pangan bertema “Mewujudkan Swasembada Pangan, Kontribusi Pemuda bagi Ketahanan Pangan” di Ruang Student Centre 03, Kampus Utama Sindangsari, Rabu (28/10/2026).

Seminar tersebut menghadirkan akademisi, pelaku usaha lokal, dan tokoh pemuda untuk membahas berbagai tantangan pangan nasional sekaligus peluang pengembangan sektor pangan di Banten.

Dosen Teknologi Pangan Untirta, Rifqi Ahmad Riyanto, S.Si., M.Sc., mengawali pemaparannya dengan merujuk pada Global Food Security Index (GFSI) edisi terbaru tahun 2022. Dalam indeks tersebut, Indonesia berada di peringkat ke-63 dari 113 negara dengan skor 60,2.

Dari sejumlah indikator yang dinilai, keterjangkauan pangan Indonesia tergolong kuat dengan menempati peringkat ke-44. Namun, aspek keberlanjutan dan adaptasi masih menjadi kelemahan, dengan posisi Indonesia berada di peringkat ke-83.

Advertisement

Rifqi menegaskan bahwa ketahanan pangan bertumpu pada empat dimensi yang harus terpenuhi secara bersamaan, yaitu ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas. Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan Nasional 2026 yang diterbitkan Badan Pangan Nasional, sejumlah wilayah di Banten masih menghadapi kerentanan pangan.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional pada 2025 mencapai 34,69 juta ton. Angka tersebut meningkat 13,29 persen dibandingkan produksi pada 2024.

“Peningkatan produksi beras perlu diiringi dengan pemerataan distribusi agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Selain persoalan distribusi, Rifqi turut mengingatkan masyarakat mengenai risiko perubahan iklim terhadap ketahanan pangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim hujan 2026/2027 mengalami kemunduran di 529 zona musim atau mencakup 61,08 persen luas daratan Indonesia. Kondisi tersebut terjadi di tengah fenomena El Niño yang sangat kuat.

Advertisement

Dari sisi konsumsi, Rifqi mengajak masyarakat untuk mengurangi pemborosan makanan. Berdasarkan kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), jumlah makanan yang terbuang diperkirakan mencapai 23–48 juta ton setiap tahun.

“Setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga ketahanan pangan lokal,” kata dia.

Upaya menjaga ketahanan pangan juga dapat dilakukan melalui pengembangan usaha. Ketua Koperasi Anugerah Aren Banten Nusantara (ARENTA), Sarnata, S.P., membagikan pengalamannya dalam mengembangkan produk pangan lokal.

Ia menyoroti potensi produk pangan lokal dari Lebak, Serang, dan Pandeglang yang masih menghadapi kendala distribusi jarak jauh. Salah satu persoalannya adalah karakteristik gula aren yang mudah rusak, pecah, atau meleleh. Selain itu, pemasaran produk tersebut masih bergantung pada pasar tradisional.

Advertisement

Menurut Sarnata, salah satu solusi untuk mengatasi kendala tersebut adalah melakukan diversifikasi produk. Pengembangan produk dapat dilakukan melalui berbagai varian, mulai dari gula semut, gula aren koin, dan gula cair hingga produk gula jahe, jahe kunyit, serta jahe temulawak.

Ia menjelaskan bahwa diversifikasi produk tersebut berpotensi meningkatkan nilai jual gula aren hingga empat kali lipat.

Bagi pemuda yang ingin merintis usaha serupa, Sarnata menekankan pentingnya memenuhi persyaratan perizinan, seperti dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta menerapkan model bisnis business-to-business (B2B) untuk menembus pasar di luar Banten.

“Dalam membangun bisnis, diperlukan perencanaan dan struktur yang jelas sejak awal,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Sarnata, dua tahun pertama dapat menjadi masa evaluasi untuk menentukan apakah usaha layak dilanjutkan atau memerlukan perubahan strategi. Usaha yang dirintisnya kini telah membina 175 petani aren sebagai penyedia bahan baku.

Jika agribisnis membuka peluang di sisi hilir, regenerasi petani menjadi tantangan penting di sisi hulu sektor pertanian.

Ketua BEM Fakultas Pertanian Untirta 2026, Rafii Rizqi Ramadhan, memaparkan data Sensus Pertanian 2023 BPS yang menunjukkan bahwa jumlah petani milenial berusia 19–39 tahun baru mencapai 6,18 juta orang atau 21,93 persen dari total 28,19 juta petani di Indonesia.

Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar petani Indonesia masih berasal dari kelompok usia yang lebih tua.

Advertisement

Oleh karena itu, Rafii mendorong mahasiswa untuk melihat peluang yang tersedia di sektor pertanian, tidak merasa gengsi untuk terjun langsung, serta berani mencoba dengan perhitungan yang matang. Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah agribisnis yang memiliki potensi ekonomi besar, sebagaimana dicontohkan oleh Sarnata melalui pengembangan usaha gula aren.

Selain regenerasi petani, Rafii membahas peran mahasiswa dalam mendukung penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani.

“Petani di Banten masih membutuhkan pupuk bersubsidi untuk mendukung kegiatan pertanian,” kata Rafii.

Menurutnya, pupuk bersubsidi dapat dimanfaatkan secara optimal apabila petani telah terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan memahami tata cara penebusannya.

Advertisement

Rafii juga memaparkan perkembangan penyaluran pupuk bersubsidi di Banten. Mengacu pada data Pupuk Indonesia, hingga akhir Oktober 2026, sekitar 71 ribu ton pupuk bersubsidi telah disalurkan kepada petani di Banten. Sementara itu, stok sekitar 15 ribu ton masih tersedia untuk ditebus oleh petani yang terdaftar menjelang musim tanam Oktober 2026–Maret 2027.

Dalam hal ini, mahasiswa dinilai dapat mengambil peran dengan membantu petani memahami proses pendaftaran e-RDKK. Sistem tersebut diperbarui setiap empat bulan melalui kelompok tani dan penyuluh setempat.

Mahasiswa juga diajak mendukung penyaluran pupuk bersubsidi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Koperasi tersebut kini menjadi salah satu titik penebusan pupuk bersubsidi seiring terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2026, sehingga akses petani terhadap pupuk diharapkan semakin mudah.

Meski demikian, Rafii mengingatkan bahwa keberhasilan panen tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pupuk, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan kualitas lahan.

Advertisement

Terkait kondisi cuaca, Rafii memaparkan bahwa pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga pasokan air di tengah ancaman kemarau panjang. Salah satunya melalui operasi modifikasi cuaca.

Selain itu, terdapat Program Manunggal Air milik TNI yang berpotensi dimanfaatkan oleh petani di Banten, terutama untuk lahan pertanian tadah hujan. Peluang pemanfaatan program tersebut dapat dijajaki bersama kelompok tani dan pemerintah daerah.

Ketiga narasumber sepakat bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan.

Rifqi menekankan bahwa ketahanan pangan bertumpu pada empat dimensi, yakni ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas. Karena itu, mahasiswa perlu memahami berbagai tantangan yang dihadapi sektor pangan, termasuk risiko iklim.

Advertisement

Sarnata mendorong pemuda untuk melihat pangan lokal, seperti gula aren, sebagai peluang usaha yang menjanjikan apabila dikelola dengan perencanaan yang matang.

Sementara itu, Rafii mengajak mahasiswa untuk mendampingi petani agar bergabung dengan kelompok tani, menggerakkan praktik agribisnis di kalangan pemuda, serta membantu mendorong dan menyosialisasikan program pemerintah di sektor pertanian.

Seminar ini menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, akademisi, petani, pemuda, dan pelaku usaha, sehingga kemandirian pangan dapat terwujud dari hulu hingga hilir di Banten.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jabodetabek19 jam ago

UIN Jakarta Gelar Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

Sport20 jam ago

Hasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport2 hari ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport2 hari ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Sport3 hari ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional3 hari ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini3 hari ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten3 hari ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional3 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum3 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional4 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten5 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan5 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan5 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport5 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional6 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle6 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Nasional3 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Jabodetabek2 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Nasional3 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Serba-Serbi7 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Nasional2 minggu ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Serba-Serbi6 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Populer