Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, akan memberikan perhatian pada masalah infrastruktur di daerahnya. Bagi Wahidin Halim, Banten masih terbelakang dibanding daerah lain. Karena itu, yang pertama akan dilakukannya adalah membangun infrastruktur, pendidikan, dan sarana kesehatan.
“Itu yang menjadi prioritas pertama saya ketika saya mulai bertugas sebagai Gubernur Banten,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim kepada wartawan usai dilantik Presiden Joko Widodo, Jum’at (12/5/2017).
Menurut Wahidin, pihaknya akan membangun jalan, antar provinsi antar kota se-Banten. Kemudian jalan yang selama ini rusak, sekian banyak jalan rusak hampir 60 persen jalan rusak, terutama di wilayah selatan, mulai Serang, Pandeglang.
Sementara Kota dan Kabupaten Tangerang, dinilai Gubernur Banten itu, relatif sudah cukup.
Mengenai program prioritas pertama yang akan dilakukannya, Wahidin Halim mengatakan, sesuai dengan visinya yang pertama setelah dilantik adalah segera membenahi aparatur, etos kerja.

Yang kedua infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, yang secara simultan akan dilakukan juga terhadap program-program lainnya, ketenagakerjaan.
“Kira-kira saya punya 21 isu yang kita tawarkan kepada masyarakat dan masyarakat memilih saya, sehingga isu-isu tadi memang kita kemas dalam bentuk prioritas,” terang Wahidin seraya menegaskan, bahwa pemerintah provinsi Banten yang dipimpinnya akan bekerja seperti mulai dari nol. (pr/fid)
Sport6 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Serba-Serbi5 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten5 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Sport5 hari agoPersita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027
Banten5 hari agoDewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten
Hukum5 hari agoDugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri
Sport5 hari agoJadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta
Sport5 hari agoBrisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta













