Pemerintahan
Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany Ajak DBMTR Banten Tinjau Jalan Rusak

Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengajak Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten – Widodo Hadi untuk meninjau langsung kondisi jalan yang rusak di sejumlah titik, Selasa (24/2/2015). Mayoritas jalan yang rusak itu statusnya milik Provinsi dan perlu penanganan serius karena minimnya saluran air atau drainase.
Sekitar pukul 10.00, rombongan Walikota dan Kepala DBMTR dengan menggunakan sepeda motor berangkat dari Balaikota Tangsel di Pamulang. Tujuan pertama, yakni Jalan Cirendeu Raya di Ciputat Timur. Ruas jalan tersebut memang rusak lumayan parah. Ini lantaran drainase yang ada, tertutup bangunan warga.
Selesai meninjau Jalan Cirendeu Raya, rombongan beranjak ke Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) di Ciputat. Kondisinya pun setali tiga uang. Sama-sama rusak parah. Buruknya kondisi drainase menjadi alasan cepatnya kerusakan jalan tersebut.
Sekitar pukul 12.00, rombongan akhirnya kembali ke Balaikota Tangsel. Lantaran kondisi cuaca hujan, rombongan akhirnya beralih menggunakan kendaraan dinas masing-masing untuk meninjau lokasi berikutnya di Jalan Puspiptek Raya. Di jalan itu, kondisinya cukup baik. Hanya saja belum dilengkapi drainase.
Lokasi terakhir yang menjadi tujuan adalah Jalan Raya Pahlawan Seribu, tepatnya di kawasan Pasar Serpong. Kondisinya rusak parah lantaran ruas jalan itu kerap dilintasi truk-truk bermuatan lebih.
“Kita tinjau ruas jalan Provinsi di Kota Tangsel. Ada 12 ruas jalan Provinsi yang ada di Kota Tangsel dengan kondisi beragam. Ini akan diperbaiki bertahap dari APBD Provinsi Banten,” kata Walikota Airin usai meninjau ruas jalan, Selasa, 24 Februari 2015.
Sementara Kepala DBMTR Provinsi Banten, Widodo Hadi mengaku 12 ruas jalan milik Provinsi Banten yang ada di Kota Tangsel akan diperbaiki dan dilebarkan secara bertahap. Anggaran pun sudah disiapkan secara multiyears, mulai dari 2015 sampai 2016.
“Anggaran yang disiapkan sekitar 152 miliar untuk perbaikan dan pelebaran jalan dengan dasar hukumnya Perda Infrasrtuktur,” Widodo menambahkan.
Untuk tahun ini, ia mengaku anggaran yang disiapkan sebesar Rp. 8 miliar. Anggaran itu, dialokasikan untuk perbaikan Jalan Cirendeu Raya di Ciputat Timur dan Jalan Otista di Ciputat.
“Soal drainase juga akan diperbaiki. Untuk jalan Puspiptek Raya akan dibuatkan drainase,” lanjutnya.
Ia juga berharap Pemkot Tangsel turut memantau warganya dalam memperlakukan drainase yang ada. Karena jika tidak dirawat, drainase yang sudah dibangun bakal tidak berfungsi. “Prilaku masyarakat juga menentukan ketahanan drainase yang sudah dibangun. Kita lihat di Cirendeu, drainasenya ditutup bangunan warga. Ini harus dibenahi,” tegasnya. (ts/kt)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
































