Connect with us

Lifestyle

Waspada Berbagai Penyebab Kesemutan, Kram, dan Kebas (3K)

Dibandingkan bagian lain pada tubuh, kesemutan paling sering terjadi di area tangan dan area kaki. Padahal, jika sudah kesemutan, aktivitas dan pergerakan Anda jadi terganggu. Tahukah Anda apa saja aktivitas sehari-hari yang ternyata jadi penyebab kesemutan? Simak penjelasan saya di bawah ini.

Berbagai aktivitas penyebab kesemutan

Mungkin Anda tidak sadar ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang sering atau bahkan setiap hari Anda lakukan yang bisa jadi penyebab kesemutan di tangan atau kaki. Karena terlalu sering dan sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan, Anda akhirnya mengabaikan gejala yang timbul akibat kebiasaan buruk itu. Berikut adalah aktivitas sehari-hari yang dapat menjadi pemicu kesemutan.

Kesemutan pada area kaki

1. Kebiasaan berjongkok

Anda mungkin harus berjongkok saat mencuci pakaian, mengepel lantai, buang air, dan masih banyak kegiatan lain yang membuat Anda kerap berjongkok. Padahal, kebiasaan ini kurang baik untuk dilakukan terus menerus.

Advertisement

Jika Anda memaksakan diri untuk berjongkok untuk waktu yang lama, aktivitas ini bisa menyebabkan timbulnya kesemutan pada area kaki karena terlalu lama menahan atau menopang berat tubuh.

Sebaiknya duduklah menggunakan bangku pendek saat beraktivitas, jangan berjongkok. Dengan begitu, seluruh beban tubuh bisa ditopang bangku, tidak menghambat aliran darah ke kaki dan menyebabkan kesemutan.

2. Menyimpan benda di saku celana bagian belakang

Model celana yang menyediakan saku di bagian belakang membuat Anda menjadi sering menyimpan berbagai benda di saku tersebut. Kebiasaan ini sering dilakukan oleh para pria, khususnya saat menyimpan dompet di saku belakang tapi lupa mengeluarkannya jika hendak duduk.

Akibatnya, dompet atau benda apa pun yang lupa dikeluarkan dari saku belakang sebelum duduk menyebabkan saraf iskiadikus yang terletak di bagian bokong menjadi tertekan. Jika saraf ini tertekan, efeknya akan menyerang bagian kaki sehingga bisa jadi penyebab kesemutan.

Advertisement

3. Menggunakan sepatu hak tinggi

Sepatu yang banyak digemari oleh para wanita ini sering jadi penyebab kesemutan dan kram pada bagian kaki. Apalagi model sepatu dengan hak yang lancip membuat Anda harus menumpukan beban tubuh ke jemari kaki.

Saat jemari kaki menahan beban tubuh terlalu lama, otot-otot pada kaki akan menjadi kaku. Akumulasi dari kekakuan pada otot kaki karena terlalu sering atau terlalu lama menggunakan sepatu hak tinggi memicu timbulnya kesemutan pada area kaki.

Selain kesemutan, menggunakan sepatu hak tinggi juga dapat menyebabkan kaki terasa kram. Hal ini terjadi karena betis akan mengalami tekanan dan membuatnya terasa kaku. Jika berlangsung lama, kaki akan mengalami kram otot. Saat kram, kaki akan terasa sakit dan susah digerakkan.

Kesemutan pada area tangan

Aktivitas lain juga bisa jadi penyebab kesemutan pada area tangan. Hal ini biasanya disebabkan oleh berbagai kebiasaan kecil yang dilakukan sehari-hari seperti:

Advertisement

1. Suka membunyikan leher

Kebiasaan ini mungkin terasa nikmat bagi beberapa orang yang sering melakukannya, seolah otot-otot leher menjadi lebih rileks. Padahal hal ini termasuk kebiasaan yang buruk.

Mengapa? Karena kebiasaan ini ternyata dapat menimbulkan tekanan pada saraf oleh bantalan tulang belakang bergeser. Aktivitas yang menimbulkan tekanan saraf ini dapat menyebabkan kesemutan yang menjalar dari bahu Anda menuju ke lengan atas, lengan bawah, hingga tangan.

2. Kebiasaan menundukkan kepala terlalu lama

Meski sering kali merasa tidak nyaman, orang seperti tidak pernah kapok menundukkan kepala terlalu lama. Biasanya, hal ini terjadi saat terlalu asyik membaca buku, menyulam, atau bermain gadget.

Dengan membiarkan leher menunduk selama berjam-jam, otot leher lama-kelamaan akan menjadi kaku. Jika sudah begitu, akan terjadi pergeseran di tulang belakang yang membuat saraf di area leher menjadi terhimpit atau terjepit. Kejadian ini dapat menjadi penyebab kesemutan mulai dari leher, bahu, menjalar hingga tangan.

Advertisement

3. Menggunakan bantal bertumpuk

Kebiasaan tidur orang satu dengan orang lainnya memang berbeda-beda. Ada yang suka tidur dengan bantal yang tipis sekali, ada yang justru lebih suka tidur menggunakan bantal bertumpuk.

Tidak hanya itu, ada juga yang suka melipat bantal menjadi dua sebelum tidur sembari membaca buku atau bermain gadget. Hal ini sebaiknya tidak dilakukan terus-menerus, karena selain membuat leher jadi pegal, otot leher pun ikut menjadi kaku dan kekakuan otot leher juga memicu timbulnya kesemutan.

Kondisi kesehatan penyebab kesemutan

Ternyata, tidak hanya kebiasaan sehari-hari saja yang dapat memicu timbulnya kesemutan. Beberapa kondisi kesehatan tertentu yang mungkin Anda miliki bisa saja jadi penyebab kesemutan.

1. Carpal tunnel syndrome (CTS)

Carpal tunnel syndrome (CTS) memang menyerang area pergelangan tangan hingga ke tangan, tepatnya dari pergelangan tangan hingga ibu jari, telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis. Penyakit ini biasanya muncul pada tangan yang paling sering digunakan, misalnya karena Anda sering mengetik dengan keyboard, menjahit, atau Anda naik sepeda motor setiap hari.

Advertisement

Contohnya jika Anda menggunakan tangan kanan lebih sering daripada tangan kiri, CTS akan cenderung menyerang tangan kanan dibanding tangan kiri.

Salah satu gejala CTS adalah ibu jari, jari telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis akan terasa kesemutan, kebas, dan mati rasa.

2. Diabetes

Meski tidak semua penderita diabetes pasti mengalami kesemutan, hal ini menjadi salah satu gejala yang mungkin muncul pada para pengidap diabetes. Namun, kesemutan pada pengidap diabetes mungkin muncul hanya jika Anda telah lama mengidap diabetes atau penyakit ini sudah tidak terkontrol.

Pada penderita diabetes, kesemutan yang muncul biasanya menimbulkan sensasi seolah tangan menggunakan sarung tangan dan kaki seolah menggunakan kaos kaki.

Advertisement

3. Penggunaan obat-obatan

Salah satu obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit tuberkulosis (TB) adalah isoniazid. Isoniazid adalah antibiotik yang berfungsi melawan bakteri. Namun, jika Anda ingin menggunakan obat ini, salah satu efek samping yang mungkin muncul adalah kesemutan.

Selain obat tuberkulosis ini, obat-obatan yang digunakan untuk membantu proses kemoterapi juga memiliki efek samping yang sama, yaitu kesemutan.

Sementara itu, ada jenis obat-obatan lain seperti obat steroid yang jika digunakan secara sembarangan tanpa resep dokter bisa menjadi penyebab kesemutan pada tangan dan kaki. Banyak orang yang mengonsumsi obat steroid tanpa sadar. Dalam artian, obat ini mungkin terkandung dalam berbagai minuman herbal penambah energi yang banyak beredar. Padahal, penggunaan obat steroid harus dengan dosis yang tepat yang telah ditentukan oleh dokter.

Cara mengatasi 3K (kram, kebas, dan kesemutan)

Jika kram, kebas, atau kesemutan terus-menerus melanda, aktivitas Anda pasti terganggu. Hal ini membuat Anda malas bergerak dan menghambat Anda melakukan kegiatan yang produktif.

Advertisement

Maka dari itu, salah satu solusinya adalah dengan minum obat pereda kram, kebas, dan kesemutan. Pilih obat yang mengandung ibuprofen untuk mengatasi kekakuan otot akibat terlalu lama berdiam atau melakukan gerakan statis.

Ibuprofen bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase yang membentuk sintesis prostaglandin. Prostaglandin sendiri adalah zat kimia penyebab rasa nyeri di dalam tubuh.

Obat kram, kebas, dan kesemutan juga sebaiknya mengandung berbagai vitamin neurotropik untuk memelihara kesehatan saraf seperti vitamin B1, B6, dan B12.

Selain menggunakan obat-obatan, ada beberapa perawatan rumah yang bisa Anda lakukan. Misalnya sering melakukan peregangan otot. Hal ini sangat mudah dilakukan dan bisa dilakukan di mana saja. Karenanya, jangan malas untuk meregangkan badan secara rutin tiap hari.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Hukum7 jam ago

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Bareskrim Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Jadi Tersangka

Nasional8 jam ago

Konferensi Pers Polri soal Isu Penyadapan Presiden dan Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal Polisi

Hukum12 jam ago

Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap

Hukum12 jam ago

Sejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara

Nasional15 jam ago

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli

Jabodetabek2 hari ago

UIN Jakarta Gelar Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

Sport2 hari ago

Hasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport3 hari ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport3 hari ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Sport3 hari ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional3 hari ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini4 hari ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten4 hari ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional4 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum4 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional5 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten5 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Nasional3 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Jabodetabek2 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Nasional3 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Serba-Serbi1 minggu ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Sport1 minggu ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Serba-Serbi7 hari ago

Teks Sumpah Pemuda

Populer