Pemerintahan
Zudan Arif Fakrulloh Menilai Pencetakan KTP-el di Tangsel Cukup Baik dan Bisa Jadi Percontohan

Pelayanan kependudukan baik pencetakan KTP-el (KTP elektronik) dinilai cukup baik, bahkan bisa menjadi percontohan se-Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Zudan Arif Fakrulloh saat meninjau ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel bersama Wakil Ketua Komisi II DPR RI Wahidin Halim.
“Dibandingkan daerah lain, di sini sudah cukup bagus dan cepat. Saat ini di Tangsel KTP elektronik yang belum tercetak tinggal 8000 lagi,” kata Zudan di Kantor Disdukcapil Kota Tangsel, Cilenggang, Tangerang Selatan, Kamis (17/9/2015).
Tahun ini sendiri, ada sekitar 37.000 KTP elektronik yang diproses Disdukcapil Tangsel. Zudan memprediksi sisa 8.000 KTP elektronik yang belum tercetak bagi warga Tangsel bakal rampung September ini.
“September ini bisa lah selesai semua KTP warga penduduk Tanngsel. Dan ini bisa jadi percontohan tercepat,” terang dia.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR , Wahidin Halim mendapati laporan adanya keterlambatan pembuatan KTP khususnya di Dapil yang dia pimpin (Banten). Dia kemudian meminta pihak Kemendagri untuk segera turun tangan.
“Kita memang kemarin dapat banyak masukan Dapil saya, ketika reses terjadi kelambatan KTP, tinta yang lambat, kartu yang belum tercetak. Makanya saya ajak Dirjen ke daerah untuk lihat langsung. Saya minta percepat prosesnya,” paparnya.
Saat dikonfirmaai soal kondisi tersebut, Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie memastikan kalau proses pelayanan KTP di Tangerang Selatan sudah cukup baik. “Pelayanan KTP ini sudah normal lagi, tidak ada lagi hambatan dalam pembuatan KTP,” ungkapnya. (AZ/fid/kts)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Sport5 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Bisnis6 hari agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026




































