Lifestyle
3 Jenis Olahraga untuk Penderita Penyakit Prostat

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental seseorang, terutama bagi Anda yang menderita penyakit prostat, seperti pembesaran prostat jinak (BPH).
Namun, apakah ada olahraga yang bisa dilakukan oleh para penderita kelainan prostat ini? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.
Jenis olahraga yang cocok untuk penyakit prostat
Mungkin sebagian dari Anda menyangka bahwa orang yang menderita pembesaran prostat tidak diperkenankan untuk melakukan olahraga berat karena bisa membua kondisi semakin parah. Faktanya, ada beberapa gerakan olahraga tertentu yang justru bisa digunakan untuk mengurangi gejala yang dialami penderita penyakit prostat, seperti:
1. Senam kegel

Seperti yang dilansir dari laman UCLA Health, senam kegel termasuk jenis olahraga yang cocok dilakukan untuk penderita penyakit prostat.
Senam kegel merupakan salah satu latihan yang tujuannya untuk mengencangkan otot panggul bawah Anda. Otot tersebut berfungsi untuk membantu mengelola aliran urine Anda.
Dulunya, senam ini ditujukan untuk membantu para ibu hamil yang mengalami masalah inkontinensia urin tanpa obat dan operasi.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu, senam ini akhirnya juga dilakukan oleh wanita biasa dan pria. Senam kegel untuk pria biasanya berguna untuk membantu pria mengatur urinenya setelah menjalani operasi prostat dan melatih otot yang ada di sekitarnya.
Oleh karena itu, senam kegel termasuk baik dilakukan oleh para penderita kelainan prostat untuk mengurangi gejala terlalu sering buang air kecil.
Bagi Anda yang baru saja memulai senam kegel saat menderita pembesaran prostat mungkin merasa kesulitan untuk melakukan gerakan tersebut 10-20 kali.
Tidak perlu khawatir, seberapa banyak Anda bisa melakukan senam kegel tidak jauh lebih penting dengan bagaimana Anda melakukannya.
Asalkan Anda melakukan senam kegel dengan benar, Anda bisa menambah angka tersebut pelan-pelan sampai mencapai 20 kali. Dengan begitu, Anda dapat memperoleh manfaat dari senam kegel secara maksimal untuk mengurangi gejala yang Anda alami.
2. Olahraga aerobik


Selain senam kegel, olahraga lainnya yang cocok untuk penderita penyakit prostat adalah gerakan aerobik.
Olahraga aerobik, seperti berenang, berjalan, dan jogging ternyata cukup membantu untuk membakar kalori, mengurangi nyeri prostatitis, dan risiko kecemasan serta depresi.
Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari BMJ Open yang mengungkapkan bahwa latihan aerobik seperti berjalan bisa menjadi salah satu terapi untuk penderita kelainan prostat.
Bahkan, dengan rutin berolahraga juga bisa meningkatkan senyawa antioksidan di dalam tubuh dan mengurangi peradangan yang terjadi di tubuh.
Akan tetapi, bagi para pria yang menderita pembesaran prostat mungkin sebaiknya menghindari bersepeda terlalu lama. Bersepeda terlalu lama bisa memberikan tekanan pada daerah perineum, yaitu daerah antara skrotum dan anus.
3. Latihan kekuatan otot


Jenis olahraga lainnya yang bisa Anda gunakan untuk mengurangi gejala penyakit prostat adalah olahraga yang melibatkan kekuatan otot atau disebut resistensi.
Olahraga kekuatan otot ini berfungsi untuk membantu Anda meningkatkan massa otot, memadatkan tulang, dan mengurangi lemak tubuh. Olahraga yang satu ini cukup penting terutama bagi para penderita kelainan prostat yang juga mengalami sarkopenia.
Sarkopenia adalah kondisi berkurangnya massa otot seiring dengan bertambahnya usia dan menyebabkan lebih banyak sel otot yang dihancurkan.
Akibatnya, orang yang mengalami kondisi ini kekuatannya melemah, seperti saat menggenggam, bergerak lebih lambat, dan berat badan turun tanpa alasan yang jelas.
Penderita pembesaran prostat mungkin akan mengalami kondisi ini akibat dari pengobatan mereka. Oleh karena itu, untuk menjaga stamina tetap stabil, Anda bisa melakukan beberapa olahraga yang melibatkan kekuatan, seperti angkat beban, push-up, dan pull-up.
Tidak disarankan untuk melakukan sit-up atau gerakan yang melibatkan otot perut karena dikhawatirkan bisa memperparah inkontinensia urine.
Ketiga jenis olahraga di atas memang dipercaya bisa mengurangi gejala yang dialami oleh penderita penyakit prostat. Namun, jika Anda ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau terapis fisik Anda sebelum rutin mencoba salah satu jenis olahraga di atas.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final







































