Connect with us

Lifestyle

4 Bahaya Amonia Buat Kesehatan Tubuh Dalam Jangka Panjang

Disadari atau tidak, kita mungkin menghirup gas amonia selama beraktivitas dalam rumah atau di kantor. Amonia adalah senyawa kimia yang terkandung dalam banyak produk pembersih rumah tangga. Memang, apa bahayanya? Mari simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut.

Apa itu gas amonia?

Ammonia atau amonia adalah gas kimia dengan dengan rumus NH3. Karakteristik gas ammonia adalah bening, tidak berwarna, tapi mengeluarkan bau menyengat.

Ammonia yang secara alami hadir di lingkungan sekitar dihasilkan dari sisa bahan organik di tanah seperti tumbuhan, bangkai, dan kotoran hewan yang diurai oleh bakteri.

Tubuh manusia juga memproduksi “porsi” amonia alaminya sendiri setiap kali mencerna makanan. Ketika sistem pencernaan memecah protein makanan, terbentuklah amonia yang nantinya akan diuraikan lebih lanjut menjadi urea.

Advertisement

Urea merupakan komponen organik terbanyak di dalam urine. Itulah salah satu alasan mengapa amonia memiliki ciri khas berupa bau yang cukup menyengat.

Selain bentuk murni yang berupa gas, terkadang Anda juga dapat menemukan sediaan produk amonia dalam bentuk padat atau cair, tergantung tujuan kegunaannya.

Apa saja produk rumah tangga yang mengandung amonia?

Ternyata, berbagai produk rumah tangga yang mungkin sering Anda gunakan sehari-hari juga melepaskan gas amonia ke udara sekitar. Apa saja?

Advertisement

1. Pupuk

Ammonia yang digunakan dalam pupuk adalah sediaan cair. Ketika disuntikkan ke dalam tanah, amonia cair akan menguap menjadi gas. Sekitar 80-90% gas ammonia yang dilepaskan ke udara berasal dari pupuk pertanian.

Ammonia membantu meningkatkan kadar pH tanah untuk mematikan mikroorganisme yang berbahaya, sembari meningkatkan kadar nutrisi penting di dalam tanah untuk diserap tanaman.

2. Produk pembersih rumah tangga

Ammonia adalah agen pembersih yang sangat efektif. Senyawa kimia ini ampuh membasmi kotoran atau noda yang berasal dari lemak hewani atau minyak nabati, seperti noda karena minyak goreng.

Itu kenapa produk pembersih rumah tangga seperti sabun pembersih kaca, pembersih bak mandi, sabun pel lantai, dan larutan pembersih toilet dibuat dengan ammonia.

Advertisement

Tak jarang, ammonia juga digunakan sebagai larutan pencegah goresan pada kaca dan badan mobil (polish wax)

3. Produk lainnya

Selain dalam pupuk dan produk pembersih, ammonia juga cukup banyak ditemukan dalam berbagai produk komersil lainnya. Ammonia digunakan dalam proses pembuatan plastik, kain tekstil, dan pewarna rambut.

Bahkan, senyawa kimia ini juga kerap dimanfaatkan sebagai penstabil, penetral, dan sumber nitrogen dalam proses pengolahan air, limbah, produksi karet, kertas, obat-obatan, hingga pada industri makanan.

Jumlah senyawa ammonia yang ditambahkan ke dalam produk industri biasanya berkonsentrasi cukup tinggi. Biasanya dapat mencapai sekitar 25% sehingga dinilai bersifat korosif (penyebab kerusakan).

Advertisement

Apa bahaya gas amonia?

masuk IGD

Risiko kesehatan ammonia terutama paling berbahaya jika kita menerima paparan dalam jumlah yang berlebihan. Baik itu sekaligus banyak dalam satu waktu  maupun sedikit demi sedikit tapi berkelanjutan.

Ammonia biasanya segera menimbulkan reaksi jika terjadi paparan pada kulit, mata, rongga mulut, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan yang memiliki lapisan lembap (mukus).

1. Pada saluran napas (terhirup)

Kebanyakan orang bisa dengan mudah terpapar amonia dalam dosis tinggi karena berat gas amonia lebih ringan daripada udara biasa di atmosfer. Ini memungkinkan gas tersebut lebih cepat menguap dan terhirup ke dalam tubuh.

Menghirup ammonia dalam konsentrasi rendah dapat mengiritasi jalur napas sehingga menyebabkan batuk-batuk.

Advertisement

Namun dalam konsentrasi tinggi, gas amonia berisiko menyebabkan luka bakar langsung pada saluran hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan saluran napas berupa edema bronkiolar dan alveolar, yang mengakibatkan sesak napas parah hingga gagal pernapasan.

2. Pada kontak kulit dan mata (sentuhan)

Sementara itu, paparan amonia dosis rendah dalam bentuk gas atau cair langsung pada mata dan kulit dapat menyebabkan iritasi (mata merah atau kulit ruam)/

Dalam dosis tinggi, paparan ammonia cair pada kulit dapat menyebabkan cedera permanen dan luka bakar serius. Kontak dengan amonia cair juga dapat menyebabkan radang dingin (frostbite) pada kulit.

Apabila terkena atau terciprat ke mata, ammonia dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kerusakan penglihatan permanen (kebutaan).

Advertisement

3. Pada sistem pencernaan (tertelan)

Mual, muntah, dan sakit perut adalah gejala umum setelah menelan amonia. Baik sengaja atau tidak.

Pada kasus yang jarang, sengaja menelan konsentrat ammonia 5-10% menyebabkan luka bakar parah pada rongga mulut, tenggorokan, kerongkongan, dan lambung.

4. Keracunan

Melansir dari jurnal Metabolic Brain Disease, profesor Erlend Nagelhus dan tim peneliti dari Institute for Basic Medical Sciences melaporkan bahwa kadar ammonia berlebihan dalam tubuh, khususnya di otak, dapat mengganggu kerja metabolisme tubuh. Hal ini khususnya berdampak buruk terhadap fungsi sel-sel dan saraf otak.

Menelan ammonia dalam jumlah banyak menyebabkan keracunan sistemik dengan gejala khas berupa kejang-kejang, dan bahkan bisa hingga koma.

Advertisement

Hati-hati pakai amonia jika punya penyakit hati

Masalah kesehatan akibat paparan ammonia terutama akan lebih berisiko tinggi bagi orang yang memiliki gangguan atau penyakit hati.

Normalnya, hati atau liver yang sehat dapat mengubah amonia menjadi urea dengan lancar. Urea tersebut adalah produk limbah yang nantinya akan dibuang keluar bersama dengan urin.

Namun, hati yang tidak berfungsi baik akan kesulitan untuk membilas racun-racun dari dalam tubuh sehingga pada akhirnya malah menumpuk dalam darah.

Di sisi lain, penumpukan ammonia dalam tubuh juga bisa dipengaruhi oleh penyakit hati atau penyakit ginjal kesehatan yang memang sudah Anda miliki. Hal ini pun sama-sama berpeluang menimbulkan berbagai bahaya untuk kesehatan.

Advertisement

Tips aman menggunakan produk mengandung amonia

cara membersihkan rumah

Supaya terhindari dari risiko bahaya dari gas ammonia, Anda bisa menerapkan beberapa cara seperti:

  • Baca dan ikuti semua petunjuk instruksi yang tertera pada label kemasan saat menggunakan produk pembersih.
  • Gunakan sarung tangan, masker, pakaian yang tertutup, bahan kacamata pelindung saat menggunakan produk tersebut guna mencegah iritasi dan keracunan.
  • Buka jendela dan pintu untuk memastikan sirkulasi udara lancar saat membersihkan perabot atau rumah.
  • Hindari mencampur amonia dengan pemutih klorin karena dapat menghasilkan gas beracun yang disebut kloramin.
  • Letakkan produk pembersih rumah di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Kabartangsel.com

Source

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional1 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional2 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional2 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer