Connect with us

Lifestyle

4 Penyebab Gangguan Makan (Eating Disorder) yang Perlu Anda Ketahui

Perilaku makan menyimpang atau disebut juga eating disorder merupakan gangguan makan yang bisa membuat Anda jadi terlalu kurus atau bahkan terlalu gemuk. Gangguan makan yang paling banyak terjadi seperti anoreksia nervosa, bulimia atau binge eating. Ini adalah beberapa jenis gangguan makan yang harus ditangani hingga tuntas agar tidak terjadi komplikasi yang semakin parah. Lantas, kenapa orang bisa mengalami gangguan ini? Apa penyebab gangguan makan sebenarnya? Yuk cari tahu di sini.

4 Penyebab gangguan makan yang umumnya terjadi

Penyebab gangguan makan sebenarnya tidak diketahui secara pasti. Pasalnya gangguan makan adalah masalah yang cukup rumit karena banyak faktor yang memengaruhi penyimpangan perilaku ini.

Para ahli meyakini bahwa faktor seperti genetik, biologis, lingkungan, psikologis, semuanya ini yang membuat perilaku makan seseorang terganggu.

1. Faktor genetik

Advertisement

Sampai sekarang hubungan kondisi genetik dan perilaku makan menyimpang masih terus diteliti. Namun, para ahli meyakini jika orang yang mengalami gangguan makan mungkin saja memiliki genetik yang sedikit berbeda dengan orang yang tak punya perilaku makan menyimpang ini.

Dalam beberapa penelitian, diketahui juga bahwa gangguan makan ini bisa diwariskan. Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan makan memiliki peluang 7-12 kali lebih mungkin untuk mengalami eating disorder juga.

2. Faktor biologi

hormon adalah

Kondisi dari dalam tubuh, seperti kondisi hormon, neurotransmitter (zat kimia otak), kurangnya energi atau zat gizi juga bisa memicu terjadinya gangguan makan.

Penelitian menemukan adanya perbedaan pada jumlah serotonin (zat kimia otak) pada orang yang mengalami anoreksia dengan yang tidak. Perbedaan ini yang diduga membuat orang yang anoreksia mampu menekan nafsu makannya secara ekstrem.

Advertisement

Keseimbangan hormon di dalam tubuh juga bisa memicu gangguan makan. Salah satunya pada perempuan, hormon ovarium (estrogen dan progesteron) diketahui meningkatkan risiko binge eating dan rasa emosional untuk makan. Maka itu kadar hormon ini harus terjaga keseimbangannya.

Orang yang kurang gizi juga berdampak pada kondisi keseimbangan hormon di dalamnya, ini yang bisa memicu terjadinya gangguan makan.

3. Faktor psikologis

Penyebab gangguan makan juga berasal dari dalam diri sendiri. Kondisi psikologis sangat menentukan kepuasan Anda terhadap tubuh sendiri.

Perfeksionis

Orang memiliki sifat terlalu perfeksionis terutama orang perfeksionis yang selalu berorientasi pada diri sendiri memiliki risiko lebih besar mengalami gangguan makan. Orang dengan kondisi seperti ini memiliki harapan yang selalu tinggi untuk dirinya sendiri termasuk keadaan bentuk tubuhnya.

Advertisement

Tidak puas dengan citra tubuh

Citra tubuh merupakan perasaan seseorang  terhadap bentuk tubuhnya sendiri. Orang yang mengalami gangguan perilaku makan biasanya memiliki tingkat ketidakpuasan citra tubuh yang sangat tinggi dibandingkan dengan orang pada umumnya.

Mengalami gangguan kecemasan

Dilansir dalam laman National Eating Disorder Association, sebagian besar orang dengan gangguan makan mengalami gangguan kecemasan. Tanda-tanda gangguan kecemasan yang biasa menyertai orang dengan gangguan makan seperti kecemasan sosial, kecemasan umum, gangguan obsessive compulsive.

4. Faktor lingkungan

Jangan pernah menyepelekan kondisi lingkungan atau sosial Anda. Faktor yang paling sederhana ini adalah penyebab gangguan makan yang bahkan muncul sebagai pemicu awal.

dampak stres

Stigma tentang berat badan

Pesan yang ada di media dan lingkungan selalu menekankan bahwa kurus atau langsing adalah tujuan. Paparan ini yang secara terus menerus lama kelamaan meningkatkan ketidakpuasan tubuh. Lama kelamaan rasa ketidakpuasan ini menyebabkan gangguan makan.

Advertisement

Stigma berat badan ini sudah terjadi dari dahulu sampai sekarang dan sudah masuk ke dalam pola pikir  masyarakat bahwa kurus atau langsing itu yang paling bagus. Padahal bentuk tubuh orang memiliki ciri khas nya sendiri, tidak selalu tubuh kurus dan tinggi yang paling sempurna.

Ejekan orang sekitar

Ejekan dari orang sekitar tentang berat badan ternyata juga bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan makan.

Dilansir dalam laman National Eating Disorder Association, 60 persen orang dengan eating disorder mengatakan bahwa bullying tentang berat badan sangat memengaruhi perkembangan gangguan makan mereka. Bahkan, dari ejekan atau bullying seputar berat badan ini bisa jadi pemicu awal seseorang mengalami gangguan makan.

Merasa kesepian

Kurangnya interaksi sosial atau teman untuk berinteraksi langsung juga memicu orang mengalami gangguan makan seperti anoreksia. Seseorang yang mengalami kondisi merasa kurang mendapatkan dukungan sosial di hidupnya. Lama kelamaan merasa terisolasi dari lingkungan sekitar dan cemas.

Advertisement

Tuntutan profesi atau karir

Profesi atau karir yang menuntut untuk kurus atau memiliki berat badan tertentu juga akan membuat orang berusaha sekeras mungkin melakukan diet ketat. Misalnya sebagai model, balerina, atau olahragawan yang membutuhkan butuh tubuh yang ramping, seperti rowing, menyelam, senam, pelari jarak jauh.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Jabodetabek44 menit ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan1 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan1 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan1 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan1 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional1 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Tips2 hari ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Banten2 hari ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan2 hari ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan3 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan3 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional5 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport5 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport5 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport6 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport6 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport6 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport6 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport6 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport3 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Pemerintahan3 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Nasional1 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Nasional2 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Populer