Connect with us

Lifestyle

5 Bahaya Junk Food untuk Hidangan Berbuka Puasa

Banyak orang mengandalkan makanan cepat saji untuk berbuka puasa karena praktis. Sayangnya, sebagian besar makanan cepat saji sebenarnya merupakan junk food yang memiliki bahaya bagi kesehatan, apalagi jika untuk berbuka puasa.

Junk food adalah sebutan untuk makanan tinggi kalori, gula, dan lemak tanpa disertai nutrisi bermanfaat seperti vitamin, mineral, dan serat.

Alih-alih memberikan nutrisi bagi tubuh setelah seharian berpuasa, konsumsi junk food justru merugikan tubuh Anda.

Bahaya makan junk food saat buka puasa

Advertisement

Mengonsumsi junk food untuk berbuka puasa dapat menimbulkan dampak sebagai berikut:

1. Menambah berat badan

Junk food merupakan makanan yang telah melewati banyak proses pengolahan sehingga nutrisinya hilang.

Makanan ini pun tidak mengandung cukup serat sehingga Anda tetap tidak merasa kenyang walaupun telah mengonsumsi porsi besar.

Restoran yang menjual junk food biasanya menggunakan lemak trans untuk mengolah sehingga memberikan rasa lezat pada makanan.

Advertisement

Rasa lezat pada yang bisa membuat Anda makan dalam jumlah banyak tanpa menyadarinya.

Kini bayangkan jika Anda sering mengonsumsi junk food untuk berbuka puasa. Kalorinya yang tinggi akan tertimbun dalam tubuh Anda, apalagi jika Anda tidak aktif berolahraga.

Akibatnya, Anda mengalami pertambahan berat badan setelah berpuasa.

2. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Prolaps Katup Mitral

Salah satu bahaya junk food ketika dijadikan andalan saat buka puasa adalah risiko penyakit jantung.

Advertisement

Selain lemak trans, junk food juga mengandung lemak jenuh. Kedua jenis lemak ini dapat meningkatkan kolesterol jahat yang disebut LDL (low-density lipoprotein).

Peningkatan kolesterol LDL akan memicu timbunan lemak pada pembuluh darah arteri. Di saat yang sama, lemak trans turut menurunkan kolesterol baik yang disebut HDL (high-density lipoprotein). Padahal, kolesterol baik ini dapat mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah.

Plak kolesterol kemudian menghambat aliran darah kaya oksigen menuju jantung dan menyebabkan penyakit jantung koroner. 

3. Memperlambat laju metabolisme

bahaya obesitas

Junk food juga membawa bahaya jika sering dikonsumsi saat puasa buka puasa karena bisa memperlambat laju metabolisme.

Advertisement

Tubuh membutuhkan energi untuk mencerna, menyerap, dan melakukan metabolisme. Metabolisme adalah proses pemecahan nutrisi menjadi komponen lebih kecil yang dibutuhkan tubuh.

Dengan kata lain, tubuh Anda membakar kalori selama mencerna makanan.

Saat Anda makan junk food, energi yang dikeluarkan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat menjadi lebih sedikit, dibandingkan jika Anda makan makanan berigizi seimbang. Akibatnya, metabolisme tubuh Anda menjadi lebih lambat.

Padahal, puasa saja sudah membuat metabolisme Anda melambat. Dengan makan junk food, proses metabolisme dalam tubuh Anda tidak akan meningkat. Akibatnya, berat badan pun bisa bertambah.

Advertisement

4. Meningkatkan risiko resistensi insulin

Konsumsi junk food, ternyata berhubungan dengan meningkatnya risiko resistensi insulin. Insulin adalah hormon yang berfungsi menjaga kadar gula darah tetap normal.

Jika terjadi resistensi insulin, tubuh Anda tidak akan lagi merespons hormon ini. Akibatnya, gula darah menjadi tidak terkendali. Bahaya diabetes tipe 2 pun akan mengintai jika Anda makan junk food saat buka puasa.

5. Menyebabkan kecanduan

Junk food dapat menimbulkan bahaya berupa kecanduan. Menurut dr. Vijaya Surampudi, asisten dosen kedokteran di University of California, Los Angeles, junk food menyatakan bahwa penyebabnya berasal dari 4 bahan adiktif. Bahan tersebut adalah lemak, garam, gula, dan kafein.

Bahan adiktif pada junk food memicu pelepasan dopamin. Dopamin merupakan salah satu hormon yang memberikan rasa senang dan bahagia.

Advertisement

Sensasi tersebut membuat Anda semakin kesulitan untuk berhenti makan junk food. Malah, Anda mungkin semakin ingin mengonsumsinya dalam jumlah lebih banyak.

Melihat berbagai bahaya junk food, tentu Anda perlu berhati-hati jika memilih makanan yang satu ini untuk buka puasa.

Makanan yang diolah sendiri dari bahan-bahan segar bernutrisi adalah makanan terbaik untuk berbuka puasa. Jadi, ketimbang memilih junk food sebagai menu buka puasa, pilihlah makanan bernutrisi seimbang yang akan mengembalikan kebugaran tubuh Anda.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport1 jam ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 jam ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional1 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional2 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional2 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer