Connect with us

Lifestyle

5 Kemungkinan Penyebab Mengi Pada Bayi yang Ortu Harus Pahami

Jika Anda pernah mendengar atau belakangan ini si kecil sering mengeluarkan bunyi ‘ngik’ ketika bernapas, mungkin ia mengalami mengi. Mengi adalah bunyi khas yang timbul karena saluran pernapasan menyempit. Karena penyempitan ini, akan muncul bunyi seperti ‘ngik-ngik’ saat pengidapnya mengambil napas. Sebagian besar kasus mengi lebih sering terjadi pada orang dewasa, tapi tidak sedikit yang menyerang saat masih usia bayi. Kok, bisa? Memang, apa sebab mengi pada bayi?

Bayi mengi, kenapa bisa terjadi?

Meski tidak selalu terjadi, tapi sekitar 25-30 persen bayi bisa mengalami mengi setidaknya satu kali. Seiring bertambahnya usia, sekitar 40 persen mengalami mengi di usia tiga tahun dan hampir 50 persen saat memasuki usia enam tahun.

Alasan paling umumnya adalah karena ukuran paru bayi lebih kecil sehingga saluran pernapasan tempat mengalirnya oksigen dan karbondioksida terbilang sempit. Selain itu, kemampuan paru untuk kembali ke bentuk semula usai mengambil napas, belum berkembang dengan optimal pada bayi. Akibatnya, muncul suara khas seperti siulan yang lirih saat bayi bernapas.

Ketika napas bayi terus mengeluarkan bunyi seperti ini, coba perhatikan lebih seksama apakah ada sesuatu yang mengganggu proses pernapasannya.

Advertisement

Apa penyebab mengi pada bayi?

Beberapa kondisi berikut ini bisa mengakibatkan terjadinya mengi pada bayi:

1. Alergi

Jika bayi mengalami alergi terhadap suatu hal, seperti debu, serbuk sari, atau tungau, tubuh akan menangkap zat tersebut sebagai benda asing. Kondisi ini akan memicu respon imun untuk memproduksi dahak.

Bayi belum mampu membersihkan hidung dan tenggorokannya sendiri, sehingga dahak ini tetap berada di dalam saluran hidung yang sempit dan membuatnya tersumbat. Semua hal ini mengakibatkan saluran udara menyempit dan menyebabkan mengi pada bayi.

Advertisement

2. Bronkiolitis

Bronkiolitis adalah infeksi saluran pernapasan bawah (paru) yang disebabkan oleh serangan virus. Kondisi ini umum terjadi terutama saat cuaca dingin. Gejala awal ditandai dengan pilek, batuk, kesulitan bernapas, hingga akhirnya bayi mengalami mengi.

Umumnya, gejala bronkiolitis akan berlangsung dalam hitungan hari atau minggu. Namun dalam beberapa kasus, penyakit ini bisa terjadi selama sebulan dan butuh waktu lebih lama untuk menyembuhkannya. Bayi bisa dirawat di rumah maupun di rumah sakit tergantung dari keparahan penyakitnya.

3. Asma

Asma pada bayi masih agak sulit untuk dideteksi karena gejala yang dialami sangat mirip dengan tanda penyakit lain. Namun beberapa bayi mungkin memiliki saluran udara yang sensitif, sehingga lebih berisiko terkena asma saat terkena pemicunya, seperti seperti debu, polusi udara, atau asap rokok. Jika sudah begitu, akan timbul batuk, sesak napas, serta napas mengi.

Sebenarnya, mengi pada bayi tidak selalu berarti bahwa ia memiliki asma. Hanya saja, bila mengi terjadi terus-menerus tanpa henti, maka dokter bisa melakukan serangkaian pemeriksaan guna mendeteksi penyebab awalnya.

Advertisement

4. GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke arah esofagus sehingga menimbulkan rasa seperti terbakar di dada.

Cairan asam lambung bisa masuk ke paru dan menyebabkan iritasi bahkan pembengkakan pada saluran napas bayi. Hal ini yang kemudian menyebabkan mengi terjadi pada si kecil.

Sebaiknya biarkan bayi duduk selama kurang lebih 30 menit setelah makan atau menyusui guna mengurangi risiko naiknya asam lambung.

5. Penyebab lain

Dalam kasus yang jarang, mengi pada bayi dapat menandakan adanya penyakit kronis. Misalnya penyakit imunodefisiensi, kelainan vaskular bawaan, cystic fibrosis, pneumonia, dan lain sebagainya. Perhatikan bila si kecil mengalami demam lebih dari 38 derajat Celcius, sebagai pertanda kesehatan tubuhnya sedang menurun.

Advertisement

Bagaimana cara mengobati mengi pada bayi?

Perawatan yang tepat untuk mengi pada bayi disesuaikan dengan penyebabnya. Bila kasus mengi ini baru terjadi pertama kali dan tidak terlalu parah, Anda bisa mengobatinya sendiri di rumah sesuai dengan anjuran dokter.

Misalnya dengan menggunakan humidifier yang akan memberikan kelembapan optimal untuk lingkungan sehingga membantu melonggarkan saluran pernapasan bayi yang tersumbat akibat mengi. Atau menggunakan bulb syringe guna mengisap lendir yang menyumbat lubang hidung bayi.

Anda juga bisa pakai nebulizer yang merupakan mesin uap untuk membantu meredakan gejala asma. Namun, perawatan ini biasanya hanya direkomendasikan dokter bila masalah yang dialami bayi terkait dengan asma.

Tak lupa, penting untuk memastikan bayi mendapat asupan cairan yang cukup. Hidrasi yang optimal akan membantu mempermudah jalan napas bayi.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional7 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport9 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport10 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport16 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport1 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional3 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer