Lifestyle
6 Cara Membuat Bayi Tertawa untuk Mendukung Perkembangannya

Mendengar tawa bayi memang terasa menyenangkan. Tak hanya menyenangkan, tawa bayi rupanya juga merupakan tanda perkembangan emosional dan kecerdasan? Saat Anda melakukan berbagai cara untuk membuat bayi tertawa, sebenarnya Anda juga sedang mendukung perkembangannya.
Tawa bayi dan perkembangan emosionalnya
Tawa pertama bayi biasanya muncul begitu memasuki usia 3-4 bulan. Pada periode ini, pemicu tawa bayi berasal dari hal-hal sederhana yang ia lihat atau dengar. Misalnya wajah Anda, sentuhan, suara-suara aneh di sekitarnya, atau bahkan suaranya sendiri.
Gelak tawa bayi memang terdengar menyenangkan bagi orangtua, tapi Anda bukanlah satu-satunya yang mendapatkan manfaat dari fenomena ini. Ketika tertawa, bayi pun merasa nyaman dan tidak mudah mengalami stres.
Seiring bertambahnya usia, bayi akan tertawa ketika melihat dan mendengar berbagai hal yang menurutnya lucu. Saat Anda membuat bayi tertawa dengan cara mengajaknya bercanda, ia mulai belajar, mampu mengenal wajah, dan memiliki selera humor.

Kemampuan emosional bayi berkembang pesat begitu usianya mencapai 6 bulan. Ia mulai mengenali apa saja yang membuatnya tertawa. Ia pun merasa senang ketika diajak bercanda dan dibuat terkejut. Ini adalah cikal bakal dari perkembangan kecerdasannya.
Bayi pun semakin mampu memahami lelucon visual dan auditori yang Anda berikan. Ia juga kian mahir menggunakan tawa sebagai sarana berkomunikasi. Setiap kali Anda membuat bayi tertawa, semakin berkembang pula kecerdasan dan kemampuan emosionalnya.
Beragam cara membuat bayi tertawa
Memancing tawa si kecil sebenarnya tidaklah sulit. Berikut adalah beberapa cara mudah yang dapat Anda lakukan:
1. Meniup kulit
Tempelkan bibir Anda pada perut, tangan, atau bagian tubuh bayi lainnya. Kemudian, tiup permukaan kulitnya dengan lembut. Ini akan menggelitik permukaan kulitnya sehingga ia tertawa geli.
2. Menggigit lembut
Tempelkan kembali bibir Anda pada permukaan kulit si kecil. Namun, kali ini coba gigit (tentu saja berpura-pura) dengan lembut sambil mengajaknya bercanda. Rasa geli dan ekspresi gemas Anda akan membuatnya tertawa dengan mudah.
3. “Cilukba!”
Bayi merasa senang ketika Anda membuatnya terkejut. Hal ini bisa menjadi cara paling jitu dalam membuat bayi tertawa.
Buatlah ia terkejut dengan muncul dari balik bantal atau selimut sambil berkata, “Cilukba!”. Untuk menciptakan suasana yang makin menyenangkan, coba gunakan selimut berwarna-warni untuk bersembunyi.


4. Menggelitik
Cara yang satu ini sesuai untuk membuat tertawa bayi berusia 3-4 bulan. Pasalnya, tawa pertama bayi biasanya dipicu oleh stimulus yang Anda berikan. Cobalah menggelitik bagian tubuh yang cukup sensitif seperti telapak kaki atau perut.
5. Mengejar
Jika bayi sudah bisa merangkak, buatlah ia tertawa dengan cara mengejarnya. Cobalah menggodanya juga dengan berkata, “Mama tangkap, ya” saat bermain. Cara ini tidak hanya akan membuatnya tertawa, tapi juga melatih kemampuannya berkomunikasi.
6. Menunjukkan ekspresi dan suara aneh
Ekspresi dan suara aneh adalah hal yang baru bagi bayi. Ketika Anda menunjukkan ini, bayi melihatnya sebagian suatu hal yang lucu. Jadi, coba julurkan lidah Anda atau bernyanyilah dengan nada aneh, dan Anda akan melihat betapa menggemaskannya gelak tawa si kecil.
Suara tawa bayi ternyata lebih dari sekadar ekspresi terhadap suatu hal yang lucu. Dengan melakukan berbagai cara untuk membuat bayi Anda tertawa, Anda juga telah berperan aktif dalam mendukung perkembangan emosional dan kecerdasannya.
Meski demikian, setiap bayi memiliki karakter yang berbeda. Anda tidak perlu terlalu khawatir jika bayi Anda jarang tertawa. Asalkan indikator perkembangan lainnya telah tercapai, keinginan bayi untuk tertawa akan mengikuti dengan sendirinya.
Jika hal ini memang membuat Anda merasa khawatir, cobalah berkonsultasi dengan dokter anak untuk mencari kepastian.
Kabartangsel.com
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis1 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi








































