Lifestyle
6 Cara Mengatasi Leher Kaku dan Tegang yang Jitu dan Ampuh

Leher kaku merupakan keluhan umum yang sering dijumpai banyak orang. Kondisi ini dapat muncul setelah seharian beraktivitas atau ketika bangun tidur. Akibatnya, rasa tegang dan kaku pada leher ini menyebabkan Anda tidak dapat menjalani aktivitas dengan bebas. Lantas, adakah cara untuk mengatasi leher kaku? Yuk, intip ulasannya berikut ini.
Cara mengatasi leher tegang dan kaku
Leher kaku terjadi akibat otot di sekitar leher yang lelah dan menegang. Kondisi ini menyebabkan rasa nyeri sehingga Anda sulit untuk menggerakan kepala seperti biasanya.
Umumnya, leher kaku mudah terjadi ketika Anda duduk terlalu lama menatap layar komputer dan posisi tidur yang buruk.
Andrew Bang, DC, seorang chiropractor dari Center of Integrative Medicine di Cleveland Clinic, menambahkan bahwa kondisi ini juga rentan terjadi pada orang dengan postur tubuh yang buruk.
Untungnya, leher kaku yang mengganggu ini bisa diatasi dengan berbagai cara, di antaranya:
1. Kompres air dingin atau air hangat

Cara mengatasi leher kaku yang paling mudah adalah meringankan rasa sakitnya dengan kompres. Cara ini sangat cocok dilakukan pada hari kedua atau ketiga setelah leher terasa kaku.
Untuk kompres, Anda boleh menggunakan air dingin maupun air hangat. Suhu dingin dan panas dari kompres ternyata dapat merelaksasi otot yang tegang. Ini bisa merelaksasi otot leher yang kaku.
Siapkan handuk kecil dan es batu di tengahnya. Kemudian bungkus es dan letakan di bagian leher yang terasa nyeri.
Sebaliknya, jika Anda menggunakan air hangat, rendam handuk pada baskom berisi air hangat. Lalu peras airnya dan letakkan pada leher yang terasa sakit.
Kompreslah selama 20 menit, baik menggunakan air panas maupun dingin. Tidak disarankan untuk mengompresnya lebih dari 20 menit atau seharian karena bisa menimbulkan masalah pada kulit.
Anda juga meredakan rasa kaku yang Anda rasakan dengan mandi atau berendam air hangat.
2. Pastikan Anda aktif bergerak


Tubuh yang kurang gerak bisa memberikan tekanan berlebihan pada otot tertentu. Termasuk pada otot di sekitar leher. Berusaha tetap aktif adalah cara lain untuk mengatasi leher tegang.
Bergerak aktif diartikan dengan melakukan peregangan di tengah Anda bekerja. Namun, Anda perlu berhati-hati dalam melakukan hal ini.
Hindari gerakan yang menyentak (tiba-tiba) dan memaksa, yang bisa menyebabkan rasa sakit bertambah parah.
Lakukan gerakan peregangan seperti menggerakkan kepala ke atas dan bawah, menengok ke kiri dan kanan, serta menelengkan kepala ke kiri dan kanan.
Bisa juga dengan melakukan memutar bahu maju dan mundur sebanyak 1o kali.
3. Hindari posisi tidur tertentu


Salah satu penyebab leher kram adalah posisi tidur yang tidak tepat. Untuk meringankan gejala sekaligus mengatasi leher kram, cara mudah yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah memperbaiki posisi tidur.
Hindari tidur dengan posisi tengkurap. Posisi ini mengharuskan kepala Anda untuk menghadap ke kiri atau kanan dalam waktu yang lama sehingga bisa menimbulkan ketegangan pada otot.
Sebagai gantinya, Anda bisa tidur dengan posisi telentang atau tidur menyamping.
Selama masa penyembuhan, Anda sebaiknya tidur di atas kasur tanpa bantal. Bisa juga menggunakan bantal yang didesain khusus untuk mengatasi leher tegang.
4. Pijat leher yang terasa nyeri


Selain menempelkan kompres, Anda bisa memijat sendiri area leher yang terasa sakit. Caranya, cari titik leher yang terasa sakit.
Kemudian, tekan atau urut secara perlahan untuk mengendurkan otot. Anda bisa meminta bantuan keluarga, pasangan, atau praktisi pijat untuk memberikan pijatan.
5. Kurangi stres dan perhatikan kembali aktivitas fisik
Stres dapat menimbulkan ketegangan pada otot Anda. Ini bisa menyebabkan leher Anda menjadi kaku.
Nah, cara untuk mengurangi stres dan mengatasi leher kaku yang bisa Anda pilih, antara lain:
- Melakukan meditasi dengan mengatur napas dan menenangkan pikiran Anda.
- Meluangkan diri untuk melakukan hobi, seperti mendengarkan musik, merajut, melukis, dan lain-lain.
- Mengambil cuti kerja untuk liburan
Seimbangkan semua itu dengan aktivitas fisik seperti olahraga. Aktivitas seperti yoga dan berenang bisa membantu mengurangi stres di otak selama dilakukan dengan benar.
6. Minum obat


Minum obat merupakan cara mengatasi leher tegang yang paling praktis. Akan tetapi, baiknya jadikan ini sebagai pilihan terakhir.
Pasalnya, penggunaan obat pereda nyeri, seperti acetaminophen, ibuprofen, dan naproxen dapat menimbulkan efek samping. Selain itu, tidak juga baik digunakan dalam jangka panjang.
Jika cara tersebut tidak berhasil, lakukan hal ini
Jika cara mengatasi leher kaku di atas sudah Anda lakukan tapi rasa sakit tetap menyerang, segera kunjungi dokter. Apalagi jika rasa sakit yang Anda rasakan sampai mengganggu aktivitas dan bertambah parah.
Dokter atau terapis akan membantu Anda menemukan pemicu munculnya otot leher tegang dan memberikan rekomendasi perawatan yang sesuai.
Kabartangsel.com
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis2 minggu agoBank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove





































