Connect with us

Lifestyle

6 Penyebab Kedutan di Alis dari Hal Sepele Hingga Penyakit

Banyak yang beranggapan jika alis mata kedutan adalah pertanda akan ada rezeki yang datang. Faktanya, tidak demikian. Alis kedutan erat kaitannya dengan kondisi tubuh dan kebiasaan sehari-hari yang Anda lakukan. Jadi, apa saja sih penyebab kedutan di alis? Yuk, cari tahu jawabannya supaya Anda tidak lagi keliru.

Berbagai penyebab kedutan di alis

Kedutan menandakan bahwa otot di sekitar jaringan menegang. Gerakan yang tidak diinginkan ini bisa terjadi pada seluruh bagian tubuh Anda, termasuk kelopak mata.

Nah, otot kelopak mata yang menegang ini bisa menggerakan kulit di sekitar alis sehingga Anda akan merasakan kedutan di alis. Pada kebanyakan kasus, alis kedutan akan terjadi dalam beberapa detik, menit, atau jam dan akan hilang dengan sendirinya.

Advertisement

Meski tidak menimbulkan rasa nyeri, alis yang terus berkedut pasti menimbulkan rasa tidak nyaman. Supaya dapat diatasi, Anda perlu tahu apa penyebab kedutan di alis. Ada berbagai hal yang kelihatannya sepele namun dapat menjadi penyebab alis kedutan. Bisa juga terjadi karena tanda penyakit yang serius.

Berbagai hal sepele dan kondisi tertentu yang menyebabkan alis Anda berkedut, antara lain:

1. Terlalu banyak kafein

Anda penggemar kopi? Ya, kopi mengandung kafein. Begitu juga dengan teh, soda, dan minuman energi lainnya. Kafein pada minuman tersebut memang membuat Anda lebih waspada. Namun, jika diminum terlalu banyak, otot tubuh akan mengejang. Jadi, perhatikan kembali asupan kopi dan minuman berkafein lainnya yang Anda minum.

2. Minum alkohol dan merokok

Sama seperti efek kafein, minuman beralkohol dan rokok juga merangsang otot tubuh jadi tegang dan berkedut. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, alis kedutan pun akan sering terjadi.

Advertisement

Penggunaan alkohol dan menghirup asap rokok dalam jangka panjang berdampak buruk pada kesehatan tubuh Anda. Untuk itu, mengurangi asupan alkohol dan berhenti merokok bukan hanya mencegah alis kedutan tapi menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

3. Pakai obat-obatan tertentu

Penyebab kedutan di alis lainnya adalah obat-obatan. Obat antipsikotik dan obat antiepileptik sering kali menyebabkan otot menegang dan tremor (tubuh gemetaran). Penggunaan obat diuretik juga bisa menyebabkan tubuh kekurangan magnesium. Akibatnya, otot tubuh akan rentan mengejang.

Jika Anda mencurigai obat-obatan tersebut yang menyebabkan alis berkedut, jangan hentikan pengobatan tanpa izin dokter. Jadi, selalu dahulukan konsultasi dokter. Dokter mungkin akan meresepkan Anda obat jenis lain atau menurunkan dosisnya.

4. Mata lelah

Menghabiskan banyak waktu menatap layar ponsel atau komputer pasti membuat Anda lelah. Pada saat itu, mata harus bekerja sangat keras sehingga akan menegang dan berkedut. Supaya mata tidak lelah, pastikan mata beristirahat di sela-sela kerja dan pastikan jarak mata ketika melihat benda juga sesuai.

Advertisement

Selain terlalu lama melihat layar, kelelahan mata juga bisa disebabkan oleh orang dengan masalah refraksi seperti, rabun dekat, rabun jauh, atau silinder berusaha melihat tanpa bantuan kacamata.

5. Stres dan kurang tidur

Stres sering kali membuat tidur Anda terganggu. Anda akan bangun kesiangan dan mata juga terasa lelah. Mata yang lelah ini jika dipaksakan untuk bekerja bisa menegang. Pada akhirnya, akan menyebabkan kedutan di alis. Jika penyebab kedutan di alis memang hal ini, coba perbaiki lagi waktu tidur dan kurangi stres yang Anda hadapi.

6. Punya masalah medis tertentu

Penyebab kedutan di alis ini bisa muncul karena adanya masalah pada tubuh. Beberapa masalah kesehatan yang membuat alis kedutan, antara lain:

  • Tubuh kekurangan magnesium dan kalium. Mineral ini berperan penting pada kesehatan otot dan saraf. Jika Anda kurang mengonsumsi pisang, alpukat, dark chocolate, dan kacang-kacangan, kedutan di mata bisa terjadi.
  • Alergi. Orang yang alergi sangat rentan dengan kedutan di alis. Peneliti percaya bahwa histamin yang dilepaskan akan membuat area sekitar mata akan gatal. Gerakan menggosok mata terus-menerus dapat memicu mata dan alis berkedut.
  • Bell’s pallsy. Kondisi ini menyebabkan kelumpuhan sementara pada otot-otot di wajah. Nah, salah satu gejalanya adalah adanya kedutan di wajah, baik itu alis, mata, atau bibir.
  • Dystonia. Kondisi yang mengacu pada kejang otot tidak terkendali menyebabkan otot bergerak melambat. Biasanya kondisi ini terjadi pada orang yang memiliki penyakit Parkinson, radang otak, aneurisma otak, atau ensefalopati.
  • Multiple sclerosis. Penyakit ini memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang. Selain gangguan bicara, kelelahan tubuh ekstrem, kesulitan untuk mengingat, penyakit ini juga menjadi penyebab kedutan di alis sering terjadi.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan1 menit ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan4 menit ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan8 menit ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional1 jam ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Tips13 jam ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Banten1 hari ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan1 hari ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan2 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan2 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional4 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport4 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport4 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport4 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport5 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport5 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport5 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport5 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional6 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Pemerintahan3 minggu ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Nasional3 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Nasional3 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Pemerintahan3 minggu ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Tangerang Selatan3 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Pemerintahan3 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Nasional3 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Nasional3 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Pemerintahan2 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Populer