Connect with us

Lifestyle

7 Ciri Hipokondria, Orang yang Sering Merasa Sakit Padahal Sehat

Apakah Anda kenal dengan orang yang selalu merasa sakit padahal sebenarnya sehat-sehat saja? Atau mungkin Anda sendiri yang mengalaminya? Kecemasan dan ketakutan berlebih bahwa dirinya mengidap suatu penyakit berbahaya disebut dengan istilah hipokondria. Dalam istilah medis asing, kondisi ini disebut juga dengan illness anxiety disorder atau somatic symptom disorder. Biasanya, ciri-ciri hipokondria akan terlihat secara khusus dari sikap yang ditunjukkan sehari-hari.

Ciri khas orang yang merasa sakit tapi sebenarnya sehat

Anda baru bisa didiagnosis oleh dokter spesialis jiwa (psikiater) mengidap hipokondria jika mengalami berbagai gejalanya dalam waktu lebih dari enam bulan. Di antara sekian banyak gejala, berikut beberapa ciri hipokondria yang mungkin Anda miliki tanpa sadar.

1. Selalu mencari pembenaran atas dugaan tentang kesehatan dirinya

Orang dengan hipokondria memiliki kecemasan berlebih terhadap kesehatannya. Saat periksa ke dokter dan dikatakan bahwa dirinya sehat, dia justru akan menyangkal dan merasa ada yang salah dengan kesehatannya. Oleh karena itu, ia akan terus mendatangi dokter yang berbeda padahal semua dokter mengatakan hal yang sama: “Anda sehat-sehat saja.”

Advertisement

Jika hal ini terjadi, tandanya masalahnya bukan ada di fisik melainkan mental. Oleh karena itu, untuk menenangkan diri, tanyakan pada diri sendiri misalnya, ” Apa buktinya saya punya penyakit padahal dokter menyatakan sehat?”. Jika tidak ada buktinya, tanamkan dalam pikiran bahwa itu hanyalah ketakutan berlebihan yang tidak berdasar.

2. Suka periksa kesehatan secara tak wajar

termometer
Sumber: Reader’s Digest

Orang yang sering merasa sakit mungkin akan selalu membawa termometer kemana pun. Sedikit-sedikit ia akan langsung cek suhu tubuh dengan termometer karena merasa gelisah. Padahal, sebenarnya tidak ada yang salah dengan kesehatannya.

Ia juga mungkin “mengoleksi” berbagai alat kesehatan seperti tensimeter atau alat tes gula darah meski tidak ada tanda-tanda ia punya penyakit tertentu yang harus dipantau kondisinya setiap hari.

3. Gejala ringan dikaitkan dengan penyakit serius

tenggorokan gatal

Forrest Talley, Ph.D., seorang psikolog sekaligus terapi dari Invictus Psychological Services di California, Amerika Serikat menyatakan bahwa orang dengan hipokondria biasanya terkenal suka melebih-lebihkan. Gejala penyakit yang ringan bisa dihubung-hubungkan dengan penyakit berbahaya.

Misalnya Anda mengalami tenggorokan gatal, hal ini dikaitkan dengan kemungkinan pneumonia dan serangkaian penyakit pernapasan akut lainnya. Ketakutan ini pada akhirnya mengesampingkan logika Anda. Anda pun selalu menganggap gejala sepele sebagai musibah besar yang akan mengancam kesehatan atau bahkan nyawa.

Advertisement

4. Selalu merasa sakit

bangun tidur siang pusing sakit kepala

Orang dengan hipokondria pemikirannya dipenuhi oleh kekhawatiran akan kondisi kesehatan yang selalu buruk. Anda selalu pusing memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang muncul pada tubuh. Bahkan, pikiran Anda akan berpindah dari memikirkan satu penyakit ke penyakit lainnya.

Akibatnya, Anda selalu merasa bahwa Anda sakit parah dan harus periksa ke dokter. Tak heran kalau orang dengan hipokondria hampir selalu menghabiskan waktu dan uangnya untuk ke dokter.

Meski terkadang cek kondisi kesehatan secara berkala memang dapat mendeteksi penyakit secara dini, tetapi jika dilakukan berlebihan tanpa alasan yang jelas juga tidak baik bagi kesehatan mental Anda.

5. Melakukan tes kesehatan yang sama berkali-kali

pasien diabetes boleh donor darah

Gejala hipokondria lainnya ialah selalu melakukan tes kesehatan yang sama berulang kali. Anda biasanya sulit memercayai hasil pemeriksaan dokter dan hasil tesnya sehingga Anda akan terus meminta tes tambahan atau melakukan tes serupa di tempat lain. Padahal, hasil tes sebenarnya sama saja yaitu menyatakan bahwa Anda baik-baik saja.

Advertisement

Hal ini sangat melelahkan karena Anda terus-terusan mengejar vonis atau diagnosis dokter yang sebetulnya tidak ada.

6. Menghindari janji temu dengan dokter

jenis gangguan kecemasan

Meskipun terkesan bertentangan, sebagian orang hipokondria justru memilih untuk menghindari janji temu (appointment) dengan dokter. Biasanya hal ini dilakukan karena orang dengan hipokondria merasa sangat khawatir mendengar informasi buruk tentang kesehatannya.

Maka tak jarang ia justru mengabaikan janji untuk medical check-up rutin hanya karena rasa takutnya. Padahal, jika ia ternyata memiliki masalah kesehatan yang benar-benar serius, menghindari pemeriksaan justru akan memperburuk kondisi.

7. Terus membicarakan kondisi kesehatannya

mendukung teman setelah keguguran

Menurut Lauren Mulheim, seorang psikolog di Eating Disorder Therapy di Los Angeles, salah satu ciri orang hipokondria adalah selalu membicarakan tentang masalah kesehatan yang dimiliki. Pasalnya, orang dengan hipokondria pikirannya dipenuhi dengan berbagai hal tersebut sehingga tidak fokus pada hal-hal lain di luar kesehatannya.

Advertisement

Tak jarang orang dengan hipokondria selalu mendominasi percakapan dengan terus membicarakan masalah kesehatannya lengkap dengan kekhawatiran yang ia pikirkan seolah-olah kondisinya sangat memprihatinkan dan terpuruk.  

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport5 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport5 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport5 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport5 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional6 hari ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan6 hari ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport7 hari ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan1 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan1 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional1 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional1 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis3 minggu ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Populer