Connect with us

Lifestyle

8 Ciri-ciri Anda Memiliki Pencernaan Sehat dan Berfungsi dengan Baik

Setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari akan dicerna untuk diambil nutrisinya dan kemudian dimanfaatkan tubuh. Itu kenapa organ pencernaan menjadi salah satu fondasi yang paling penting untuk memelihara kesehatan tubuh. Lalu, seperti apa ciri-ciri sistem pencernaan yang sehat? Bagaimana caranya menjaga kesehatan organ dan fungsi pencernaan tubuh?

Memahami proses pencernaan dalam tubuh

Banyak yang menganggap proses pencernaan makanan baru akan terjadi di perut. Padahal, proses itu sebenarnya sudah dimulai sejak pertama kali makanan masuk ke dalam mulut.

Makanan yang masuk ke dalam mulut akan dihancurkan oleh gigi setiap kali Anda mengunyah, kemudian dilumatkan dengan bantuan air liur. Air liur mengandung enzim yang bekerja menghaluskan tekstur makanan untuk mempermudah kerja organ pencernaan di perut.

Advertisement

Setelah dari mulut, makanan akan ditelan dan mengalir lewat kerongkongan sampai ke lambung. Di lambung, pecahan makanan itu akan dihaluskan lagi dengan bantuan asam lambung dan enzim lainnya sampai menjadi materi sangat kecil untuk kemudian dikirimkan ke usus kecil. 

Di usus kecil, makanan masih akan terus dicerna dengan bantuan enzim cerna yang diproduksi oleh pankreas dan hati. Tujuan dari proses ini adalah untuk mengambil dan menyerap nutrisinya, yang selanjutnya akan disalurkan ke seluruh tubuh.

Begitu sebagian besar nutrisi telah diserap, sisanya akan diserap oleh hati. Di dalam hati, cairan empedu akan menyaring zat-zat sisa yang ternyata tidak diperlukan. Zat sisa ini kemudian akan dialirkan balik ke usus besar. Di usus besar, zat limbah tersebut akan diolah bersama sisa makanan untuk dipadatkan menjadi feses. 

Feses akan disimpan dalam usus besar sampai otot pencernaan Anda berkontraksi dan akhirnya dikeluarkan melalui anus. 

Advertisement

Tanda-tanda sistem pencernaan Anda sehat dan normal

Kita umumnya langsung bisa tahu pencernaan sedang bermasalah jika tiba-tiba sakit perut, mengalami diare, atau sembelit (susah buang air besar). Nah, kadang berbagai masalah ini juga bisa muncul tanpa gejala yang jelas terasa sehingga kita merasa baik-baik saja.

Lantas, bagaimana caranya mengetahui kerja sistem pencernaan kita benar-benar sehat? Kesehatan kerja organ cerna biasanya ditujukkan dalam delapan tanda umum seperti di bawah ini:

1. Buang air besar teratur 

Frekuensi buang air besar yang normal untuk setiap orang bisa berbeda-beda. Namun umumnya, rutinitas BAB yang bisa dikatakan sehat adalah sekitar 3-4 kali dalam seminggu. Ada pula beberapa orang yang memang terbiasa BAB setiap hari. Ini tergolong normal karena setiap orang punya metabolisme yang berbeda di tubuhnya. 

Pola buang air besar yang teratur dan tidak terasa sakit menandakan kerja pencernaan Anda bekerja dengan baik. Pola yang teratur di sini maksudnya tidak tiba-tiba berubah, dalam artian tidak semakin jarang atau malah semakin sering dari biasanya.

Advertisement

Jika Anda tiba-tiba merasa kesusahan BAB atau frekuensinya kurang dari 3 kali dalam seminggu, ini cenderung dikatakan sebagai sembelit. Sementara jika pola BAB Anda tiba-tiba makin sering bisa dianggap sebagai diare. 

2. Feses berwarna cokelat dan tidak keras

Buang air besar rutin saja tidak cukup menggambarkan sistem pencernaan Anda betul-betul sehat. Untuk memastikan lebih lanjut, lihatlah bentuk dan warna feses yang keluar saat BAB. Kondisi feses dapat mewakili seberapa sehatnya Anda.

Feses terbuat dari 75% air dan 25% kombinasi materi padat yang terdiri dari sisa makanan, bakteri mati, racun dan limbah sisa hasil metabolisme tubuh, dan lain sebagainya. Proses pembuatan feses dalam usus biasanya berlangsung selama 3 hari. Seberapa cepat atau lamanya proses ini berlangsung dapat menentukan bentuk, ukuran, warna dan tekstur feses Anda.

Feses hasil dari sistem pencernaan yang sehat umumnya bertekstur lembut dan lunak, dengan bentuk lonjong panjang mirip sosis, dan berwarna coklat. Feses yang sehat seharusnya tidak mengandung potongan makanan yang tidak tercerna dan baunya tidak menyengat.

Advertisement

Feses yang sehat juga mudah dikeluarkan dan umumnya akan tetap utuh saat disiram. 

3. Kentut dan sendawa beberapa kali dalam sehari

Kentut sering dianggap sebagai hal yang memalukan, sementara sendawa dianggap tidak sopan. Padahal, dua reaksi tubuh ini termasuk normal dan bahkan menandakan pencernaan Anda sehat, lho!

Sendawa dan kentut adalah cara tubuh mengeluarkan gas yang diproduksi selama proses pencernaan makanan. Gas ini dihasilkan ketika bakteri yang hidup di usus besar bekerja memecah sisa makanan yang datang dari usus kecil.

Selain itu, makanan tertentu seperti gandum, brokoli, kecambah (toge), kembang kol, dan kacang polong, dapat menyebabkan bakteri di pencernaan sulit mencerna dan akhirnya memproduksi gas di dalam perut. Gas kemungkinan juga bisa menumpuk dalam perut karena Anda ikut menelan udara saat makan atau minum.

Advertisement

Dikutip dari Everyday Health, dr. Svetang Desai, ahli gastroenterologi dari Duke University Medical Center di Durham, manusia bisa buang gas (dari kentut atau sendawa) sampai 14 kali dalam sehari. Hal ini termasuk normal. 

4. Berat badan Anda stabil

Salah satu ciri pencernaan sehat adalah angka berat badan yang stabil. Maksudnya, berat badan Anda tidak tiba-tiba melonjak naik atau turun drastis dalam waktu singkat, tanpa dimulai dengan diet atau olahraga.

Perubahan berat badan secara mendadak dapat menandakan kerja usus tidak maksimal dalam menyerap nutrisi, entah karena mengalami kerusakan (akibat penyakit atau cedera) atau populasi bakteri di dalamnya terganggu dan tidak seimbang.

Penurunan berat badan secara tiba-tiba dapat disebabkan oleh pertumbuhan bakteri di usus kecil secara berlebihan. Kondisi ini disebut SIBO, tapi bukan menandakan penyakit infeksi. Bakteri yang tumbuh berlebih justru akan memakan nutrisi dari makanan Anda untuk dirinya sendiri, sehingga Anda jadi kekurangan.

Advertisement

Sementara berat badan yang bertambah drastis mungkin dipicu oleh keinginan untuk makan berlebihan karena usus tidak berfungsi maksimal saat menyerap nutrisi.

Ketidakseimbangan bakteri usus juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah dan menyimpan lemak, sehingga memengaruhi kestabilan berat badan.

5. Mood atau suasana hati stabil

Pencernaan yang sehat dan berfungsi optimal bisa diwakili oleh seberapa baik suasana hati Anda saat ini. Para peneliti menyadari bahwa perubahan emosi drastis dapat menandakan seseorang sedang terkena irritable bowel syndrome, diare, kembung, atau sakit perut tanpa sebab. Mereka pun juga setuju bahwa gangguan pencernaan dapat mengubah emosi atau suasana hati.

Pasalnya, kerja otak dan organ cerna saling terhubung satu sama lain. Di otak ada kumpulan serabut saraf yang peran utamanya mengendalikan pencernaan. Sistem saraf di otak juga mengendalikan aliran darah yang membantu menyerap nutrisi makanan hingga nantinya menjadi feses. 

Advertisement

Nah, peneliti menemukan bahwa iritasi pada sistem pencernaan dapat mengirim sinyal ke sistem saraf pusat di otak bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh. Hal ini kemudian jadi memicu perubahan suasana hati. Temuan ini juga sekaligus menjelaskan mengapa orang yang punya IBS atau penyakit usus kronis lebih rentan mengalami depresi dan kecemasan. 

Apabila Anda sering mengalami mood swing atau bahkan gejala depresi, coba periksakan ke dokter spesialis penyakit dalam untuk memastikan pencernaan Anda baik-baik saja. 

6. Kulit Anda sehat

Kulit yang sehat dan lembut pada dasarnya dipengaruhi oleh sistem pencernaan yang sehat. Jika organ cerna Anda bermasalah, sebetlunya tidak mengherankan jika kulit jadi mudah iritasi.

Jaringan kulit dan usus sama-sama bersifat sensitif dan mudah menyerap sesuatu. Maka, keduanya sama-sama bisa langsung bereaksi negatif ketika terjadi peradangan dalam tubuh. 

Advertisement

Peradangan di usus sering disebabkan karena pola makan yang buruk atau alergi makanan. Hal ini dapat menyebabkan protein tertentu “bocor” ke dalam jaringan kulit, yang seharusnya tidak terjadi.

Akibatnya jaringan kulit menganggap protein tersebut sebagai zat asing yang harus dilawan dan memunculkan reaksi iritasi seperti kondisi eksim.

7. Rambut kuat dan lebat, tidak rontok

Sistem pencernaan yang sehat juga ditandai dengan menghasilkan rambut yang sehat. Menurut jurnal Inflammatory Bowel Disease tahun 2013, orang yang mengalami radang usus rambutnya rentan mengalami kerontokan. 

Meski belum diketahui apa penyebab pastinya, ada dugaan bahwa radang usus dapat menghambat proses penyerapan nutrisi dari makanan. Pertumbuhan rambut itu sendiri memerlukan asupan nutrisi yang disalurkan lewat aliran darah. Jika Anda kekurangan nutrisi, rambut akan mudah rontok.

Advertisement

8. Kuku tidak mudah patah

Menurut dr. Sara Noris dari Healthline, dokter naturopati dari Los Angeles, kesehatan kuku juga mencerminkan seberapa baik kerja pencernaan Anda. Sistem cerna yang bermasalah dapat menyebabkan penyerapan nutrisi tubuh jadi terhambat sehingga kuku bertumbuh mudah rapuh, lemah, dan gampang mengelupas.

Tips menjaga kesehatan sistem pencernaan 

Jika setelah membaca ciri-ciri di atas Anda curiga kerja pencernaan kurang baik, tenang dulu. Berbagai cara di bawah ini dapat membantu Anda mengoptimalkannya agar senantiasa terhindar dari masalah perut.

1. Banyak makan serat

Makanan yang mengandung serat sudah terbukti dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda. 

Asupan serat dapat membantu melancarkan gerak makanan di dalam usus dan memadatkan berat feses tapi tidak mengeraskannya. Hal ini dapat menghindari Anda dari risiko sembelit dan berbagai gangguan lainnya, seperti radang usus, wasir, dan sindrom iritasi usus besar (IBS). Selain itu, rutin makan serat dapat membantu Anda mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.

Advertisement

Anda bisa mengonsumsi serat sehat dari kacang-kacangan, sayuran hijau, biji-bijian, dan buah. 

2. Kurangi makan lemak

Untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat, Anda harus membatasi makanan berlemak seperti daging. Makanan berlemak memperlambat proses cerna sehingga membuat Anda rentan mengalami sembelit. 

Namun, ini bukan berarti Anda harus menghindari lemak sama sekali. Dapatkanlah asupan lemak dari sumber yang sehat, misalnya dari ikan atau buah alpukat yang mengandung asam lemak omega 3. jika ingin makan daging hewani, pilihlah potongan tanpa lemak.

3. Mengonsumsi probiotik

Probiotik adalah jenis bakteri baik yang banyak terdapat dalam makanan fermentasi, seperti yogurt, kefir, atau bahkan tempe. Bakteri baik dari probiotik dapat menetralkan jumlah bakteri jahat dan melancarkan kerja sistem pencernaan. 

Advertisement

Selain itu, probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, membantu memecah laktosa, memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda, dan mungkin bahkan membantu mengobati IBS. 

4. Makan sesuai jadwal

Selain asupan makanan yang diatur, Anda juga harus mengatur jadwal makan yang baik untuk mewujudkan sistem pencernaan yang sehat.

Makan makanan 3 kali sehari dalam porsi normal sembari makan camilan sehat seperti salad dan buah secara teratur dapat membantu menjaga sistem cerna tubuh Anda tetap prima. 

5. Jangan lupa minum air

Memperbanyak konsumsi serat harus diimbangi dengan minum air mineral yang cukup untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda. Serat berfungsi untuk menarik air ke dalam usus besar dan membuat feses jadi yang lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan. Anda pun terhindar dari sembelit dan wasir.

Advertisement

6. Berolahraga teratur

Olahraga teratur membantu menjaga makanan tetap bergerak lancar melalui sistem pencernaan Anda. Selain itu, oahraga juga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang ideal.

7. Jangan stres terlalu lama

Terlalu lama stres atau cemas dapat menyebabkan sistem pencernaan Anda bekerja lebih berat. Untuk menghindari stres, Anda peru membiasakan tidur cukup minimal 7 jam setiap malam dan mungkin juga melakukan meditasi.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional6 jam ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional9 jam ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan13 jam ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan13 jam ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan14 jam ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan14 jam ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan16 jam ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan16 jam ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport16 jam ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport17 jam ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport17 jam ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport17 jam ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif18 jam ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini1 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional2 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif2 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Interior Nyaman, Fitur Lengkap, dan Desain Gagah
Otomotif2 hari ago

Suzuki XL7, Mobil SUV Keluarga dengan Desain Gagah dan Fitur Lengkap

Nasional2 hari ago

Listyo Sigit Prabowo Bakal Dilantik jadi KSP?

Nasional2 hari ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Nasional2 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer