Pemerintahan
Disperindag Tangsel Berikan Pelatihan Industri Kreatif Kepada 60 Ibu Rumah Tangga
Puluhan kaum perempuan ibu rumah tangga di Kota Tangerang Selatan mendapatkan pelatihan industri kreatif. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) yang pada tahun 2012 ini digulirkan.
“Ada 60 orang peserta pelatihan industri kreatif ini,” ungkap Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Tangerang Selatan -Nofyar Rani kepada Web Tangsel disela kegiatan pelatihan di Serai Wangi, Serpong, Rabu, 12 Desember 2012.
Rani menjelaskan, ketiga wilayah asal peserta pelatihan yaitu Kelurahan Lengkong Gudang Timur dan Kelurahan Ciater di Kecamatan Serpong serta Kelurahan Parigi di kecamatan Pondok Aren. Program ini sangat efektif memberikan motivasi bagi kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga untuk mampu meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga. Setelah pemberian pelatihan bagi para kaum ibu ini, diharapkan agar mereka mampu mandiri dan bisa membuat kerajinan tangan untuk dijual ke pasaran. (BPTI-TS/Kabartangsel.com)
“Mereka diberikan pelatihan membuat topi, kipas dan tas dari pandan dan kain perca. Hasil dari kerajinan industri kreatif ini tentunya bisa dijual yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarganya,” jelas Rani.
Kedepannya, kata Rani, Pemerintah Daerah secara berkesinambungan akan menfasilitasi ibu rumah tangga yang telah menjadi warga binaan industri kreatif. Setiap kelurahan akan dibagi menjadi dua kelompok dan fasilitas yang diberikan tentunya berupa bantuan modal, pembekalan kualitas produk hingga pemasaran.
“Setelah pelatihan ini kita juga akan berikan 12 mesin jahit elektrik. Pembinaan tentunya akan terus berkelanjutan, termasuk membantu mempromosikan hasil produk-produk industri kreatif yang telah ada,” kata Rani.
Kepala Bidang Industri Disperindag Kota Tangerang Selatan – Nurhayati, menjelaskan, alasan sasaran kaum ibu rumah tangga sebagai peserta pelatihan industri kreatif agar mampu meningkatkan pendapatan ekonomi secara individu mau pun kelompok.
“Bagaimana bisa mengentaskan kemiskinan melalui kegiatan pelatihan industri rumahan ini bisa membantu ekonomi keluarga,” jelas Nurhayati.
Sementara itu, Deti Marlina (22), salah satu peserta pelatihan mengaku baru pertama kali ikut serta. Menurut warga RT 02/03 Kelurahan Lengkong Gudang Timur Kecamatan Serpong, dirinya memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman. Mulai dari cara memotong dan membentuk bahan dasar sebagai pola topi, kipas dan tas hingga produk siap pakai.
“Dari belajar bisa tambah pengetahuan dan pengalaman. Pastinya mau juga bikin usaha seperti ini kalau memang ada kesempatan. Hitung-hitung bisa bantu penghasilan suami nantinya,” ujar ibu dengan satu anak ini. (bpti-ts/kabartangsel.com)
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

































