Nasional
Kemenag RI Dorong LKSPWU Ciptakan Ekosistem Wakaf Produktif

Kementerian Agama (Kemenag) mendorong Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) untuk menciptakan ekosistem wakaf yang produktif. Hal tersebut sejalan dengan visi Kemenag untuk menjadikan wakaf sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan.
Dirjen Bimas Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, ekosistem wakaf yang baik akan mengembangkan produktivitas dan memberi dampak yang signifikan. “Kami meminta LKSPWU untuk dapat berinovasi dan menciptakan program-program wakaf yang produktif. Dunia perbankan yang kita ketahui cukup produktif dan inovatif,” ujarnya dalam acara Pelaporan Wakaf Uang Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang di Jakarta, Kamis (2/7/2024),
Kamaruddin menekankan, LKSPWU memainkan peran kunci dalam pengelolaan wakaf uang. Dengan berbagai produk dan layanan yang dimiliki, LKSPWU dapat menjadi penggerak dalam menciptakan ekosistem wakaf yang produktif.
Karenanya, LKSPWU diharapkan dapat mengembangkan inovasi dan program yang dapat mengoptimalkan penggunaan dana wakaf, termasuk investasi pada sektor-sektor produktif seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Inovasi menjadi kunci untuk mengembangkan ekosistem wakaf yang produktif. Kami berharap LKSPWU dapat menciptakan produk-produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Kamaruddin.
Kamaruddin juga menegaskan, pengawasan dan akuntabilitas menjadi faktor penting dalam pengelolaan wakaf uang. “Kepercayaan adalah hal yang sangat penting dalam wakaf. Kami akan memastikan bahwa semua proses pengelolaan wakaf dilakukan dengan transparan dan akuntabel,” tegasnya.
(Fn/Mr)
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis2 minggu agoBank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove
































