Pemerintahan
Jelang Idul Adha, Tangsel Sebar Petugas Monitoring Hewan Kurban

Sebanyak 14 dokter hewan dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II dan Fakultas Kedokteran Hewan IPB dikerahkan memeriksa hewan kurban yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
“Kami akan menyebar dokter tersebut ke sejumlah lokasi penjualan hewan kurban yang ada di tujuh kecamatan sebagai antisipasi virus penyakit yang dibawa hewan tersebut sebelum dipotong,” kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Kota Tangsel, SS Nugrahaeni.
Keberadaan lapak atau tempat menjual hewan kurban yang ada di Tangsel perlu diwaspadai adanya virus penyakit yang membuat hewan kurban tak layak dikonsumsi atau dipotong saat lebaran haji mendatang. “Apalagi jumlahnya mencapai ratusan tempat atau lapak jualan,” tuturnya.
Dari pemantauan tahun 2012 lalu, imbuhnya, ada sekitar 151 tipe kandang yang ada dan hanya delapan tempat yang dialasi dengan bamboo sisanya 143 tempat sama sekali tak menggunakan alas yang tentunya mempermudah hewan tersebut terserang virus penyakit. Ada sekitar 135 titik pedagang kambing, 33 titik pedagang domba dan 98 titik pedagang ssapi di tujuh kecamatan. (PK/KT)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional4 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport5 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”




































