Lifestyle
Sarapan Pagi Atau Tidak Sarapan?

Anda tim yang mana: harus selalu sarapan pagi atau tidak terbiasa makan sarapan? Setiap orang memang punya kebiasaannya masing-masing di pagi hari. Uniknya, dua kebiasaan yang berbeda, yaitu sarapan dan tidak sarapan, bisa saja menghasilkan efek yang sama, yaitu mengantuk. Baca terus penjelasan berikut ini untuk mengetahui apa sebabnya.
Kenapa saya ngantuk kalau tidak sarapan?
Bangun tidur, Anda mungkin sudah terbiasa untuk langsung beraktivitas tanpa mengisi bahan bakar dengan makanan dan minuman bernutrisi. Kalau memaksakan diri sarapan, Anda mungkin malah merasa tidak enak.
Nah, masalahnya banyak orang yang tidak biasa sarapan mengeluh sudah merasa mengantuk di pagi hari menjelang siang. Padahal, di pagi hari seharusnya Anda merasa segar dan produktif. Seorang ahli gizi sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, menjawab persoalan ini.
“Kalau kita tidak makan pagi, kita tidak mendapatkan glukosa yang cukup untuk (diantarkan ke) otak. Sedangkan otak itu makanannya glukosa,” papar Prof. Ali Khomsan ketika ditemui di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (3/10). Lebih jauh, beliau juga menjelaskan bahwa tanpa glukosa, otak jadi kurang energi sehingga Anda akan merasa mengantuk.
Glukosa (gula) sendiri bisa didapatkan dari makanan dan minuman yang disantap ketika Anda sarapan pagi. Di dalam tubuh, glukosa akan diolah dan diubah menjadi sumber energi bagi organ-organ manusia, termasuk otak. Itulah kenapa Anda mudah mengantuk di pagi hari bila melewatkan sarapan.
Sarapan pagi juga bisa bikin ngantuk

Kalau tidak sarapan bisa bikin ngantuk, berarti sarapan pagi merupakan jaminan Anda bebas dari kantuk? Belum tentu. Sebagian orang malah mengeluh cepat mengantuk kalau pagi-pagi dimulai dengan sarapan.
Namun, menurut Prof. Ali Khomsan, sebetulnya bukan makan paginya yang membuat Anda lesu, melainkan porsi makannya. “Kalau Anda kelebihan makan pagi, maka oksigennya lari ke perut semua. Padahal, otak makanannya oksigen juga. Jadi kalau oksigen lari ke perut dan otak kekurangan oksigen, Anda pun mengantuk,” ungkap Prof. Ali Khomsan.
Oksigen memang dibutuhkan tubuh guna menjalankan fungsi organ-organ manusia. Di antaranya yaitu fungsi pencernaan. Jadi ketika Anda makan terlalu banyak, sistem pencernaan harus bekerja ekstra keras untuk memproses makanan tersebut. Dalam prosesnya, oksigen akan lebih banyak dipakai oleh perut sehingga otak tidak mendapatkan oksigen yang cukup.
Jadi sebaiknya sarapan apa tidak?

Menurut hemat Prof. Ali Khomsan, Anda tetap harus sarapan pagi untuk menunjang aktivitas dan fungsi tubuh yang optimal sepanjang hari.
Kuncinya supaya tidak mengantuk adalah memperkirakan porsinya supaya tidak berlebihan. Selain itu, Anda harus sarapan dengan asupan gizi yang tepat serta seimbang, dalam hal ini yaitu karbohidrat dan protein. Jangan sampai karbohidratnya terlalu banyak atau sarapan pagi Anda hanya mengandung lemak jenuh yang tinggi. Kesalahan tersebut juga akan membuat Anda jadi mengantuk.
Kabartangsel.com
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Nasional2 minggu agoProfil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo
Nasional2 minggu agoSusunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif
Nasional2 minggu agoProfil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri
Nasional2 minggu agoPernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional2 minggu agoSuyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo





































