Connect with us

Lifestyle

5 Tips Memantau Asupan Natrium Pada Makanan Anak Tetap Seimbang

Hampir semua anak kecil suka camilan kemasan yang memiliki rasa yang gurih dan sedap. Namun, tahukah Anda berapa banyak kandungan natrium yang terdapat di dalam satu kemasan camilan itu? Kandungan natrium pada makanan kemasan ringan bisa jadi melebihi kebutuhan harian si kecil.

Jika dibiarkan, si kecil bisa mengalami berbagai masalah kesehatan tertentu, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke ketika memasuki usia dewasa. Tak hanya dari camilan saja, ada banyak makanan sumber natrium yang tak Anda sadari berbahaya bagi si kecil.

Lalu, bagaimana ya memantau asupan natrium pada anak supaya tidak berlebihan?

Tips memantau kandungan natrium pada makanan anak

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika, diketahui bahwa ada lebih dari 2.100 anak usia 6 sampai 18 tahun mengonsumsi makanan yang mengandung natrium berlebihan. Faktanya, mereka rata-rata mengonsumsi 3.256 mg natrium setiap hari. Padahal takaran yang dianjurkan hanya 1.200 sampai 1.500 mg natrium per hari.

Advertisement

Untuk memantau kembali asupan natrium anak, perlu peran dari orangtua, yaitu memperhatikan kembali kandungan natrium pada makanan anak. Caranya mudah, ikuti beberapa langkahnya berikut ini.

1. Pilih makanan buatan sendiri

Makanan kemasan atau olahan, cenderung mengandung natrium lebih tinggi. Untuk itu, membatasi makanan ini perlu Anda lakukan. Sosis, daging asap, nugget, abon, atau makanan lainnya yang sering Anda sajikan sebagai bekal atau menu makanan, bisa Anda ganti dengan daging buatan sendiri. Selain bisa mengurangi takaran garam, makanan buatan sendiri bebas dari pengawet.

Kemudian, jangan terlalu sering membeli makanan cepat saji (junk food) atau makan di luar rumah. Meski praktis, makanan gurih yang Anda pesan cenderung pasti mengandung banyak natrium. Jadi, atur kembali jadwal makan di luar rumah.

Advertisement

2. Baca label kemasan

makanan ringan

Makanan camilan kesukaan anak, seperti keripik kentang, keripik jagung, atau snack asin lainnya boleh dikonsumsi anak. Namun, sebelum membeli baca selalu label nutrisi pada kemasan. Cari tahu dan pilih mana yang lebih sedikit kandungan natriumnya.

Ingat membelinya jangan terlalu banyak. Apalagi sampai menyimpan persediaan camilan asin di kulkas. Anak tentu bisa makan camilan tersebut diam-diam. Jadi, jangan turuti kemauan anak untuk beli banyak camilan asin. Cukup beli satu atau dua bungkus saja, namun kombinasikan dengan camilan sehat lain, seperti yogurt, susu, puding, atau biskuit gandum.

3. Kurangi garam, tambahkan rempah-rempah

menjaga kesehatan otak

Keuntungan membuat makanan sendiri adalah racikan bumbu dan oenyedap bisa Anda takar sesuai keinginan. Untuk mengurangi asupan natrium pada makanan yang berlebihan, Anda tentu perlu mengurangi penggunaan garama pada masakan.

Jangan khawatir, meski garam dikurangi rasanya akan tetap sedap jika Anda menggunakan lebih banyak rempah, seperti bawang putih, bawang merah, lada, serai, daun jeruk, dan rempah lainnya.

Advertisement

4. Biasakan makan makanan rendah garam

agar anak mau makan

Menjalani diet rendah garam untuk memang perlu dibiasakan. Semakin cepat Anda menerapkan diet sehat ini, akan semakin baik hasilnya pada kesehatan tubuh anak. Terbiasa makan makanan rendah garam bisa menekan keinginan anak untuk makanan camilan asin atau makanan asin lainnya.

5. Konsultasi ahli gizi

Konsultasikan pada dokter lebih dulu sebelum Anda menerapkan diet rendah garam untuk si kecil. Kemudian, rutin cek kesehatan dan kecukupan gizi anak pada ahli gizi. Anda bisa tanyakan lebih jauh mengenai asupan nutrisi lainnya yang baik untuk anak.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional5 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport7 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport8 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport13 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport1 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional3 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional3 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer