Connect with us

Lifestyle

Ikan Tongkol Ternyata Bermanfaat Tingkatkan Ketajaman Fungsi Otak

Lidah orang Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan rasa ikan tongkol. Ikan dengan daging berwarna putih kehitaman ini kerap juga disebut sebagai ikan tuna kecil. Apa saja manfaat ikan tongkol untuk kesehatan?

Manfaat ikan tongkol untuk kesehatan

Ikan tongkol punya nama latin Euthynnus affinis. Ikan ini banyak ditemukan di perairan samudera Pasifik, tak terkecuali di Indonesia dan negara ASEAN lainnya. Selain tongkol, ikan ini juga punya julukan lain berupa kawakawa di Fiji dan mackerel tuna di Amerika.

1. Kaya vitamin dan mineral

Tongkol masih berasal dari galur yang sama dengan ikan tuna dan ikan makarel, yaitu famili Scombridae. Maka gizi yang terkandung di dalamnya pun kurang lebih sama.

Advertisement

Per 1 porsi ikan tongkol sebanyak 150 gram, ada beberapa nutrisi yang terkandung. Antara lain:

  • 179 kalori
  • 1 gram lemak
  • 46  mg kolesterol
  • 521 mg natrium
  • 39 gram protein
  • Vitamin A 2%
  • Vitamin C 2%
  • Kalsium 2%
  • Zat besi 13%

2. Berprotein tinggi

Tongkol dapat Anda jadikan alternatif sumber protein hewani yang murah meriah untuk makanan sehari-hari. Kandungan protein dalam 150 gram ikan tongkol mencapai 39 gram yang bisa membantu mencukupi kebutuhan protein harian Anda.

Protein penting untuk membangun sel serta jaringan baru dalam tubuh guna menggantikan yang sudah rusak. Selain itu, protein dapat membantu memperbaiki sel yang rusak, meningkatkan sistem imun, dan menguatkan tulang serta otot. Protein juga berfungsi menjaga kesehatan rambut, kulit, kuku, dan otot tubuh.

Kekurangan protein merupakan kondisi yang cukup jarang terjadi. Namun, defisiensi dari zat gizi ini dapat membuat Anda lebih gampang sakit, tubuh terus terasa lemas, dan lebih lambat sembuh dari luka.

Apabila tubuh kekurangan protein Anda dapat berisiko mengalami kekebalan tubuh yang rendah, luka di tubuh sembuhnya lambat, dan tubuh terasa lelah terus.

Advertisement

3. Membantu menurunkan berat badan

Ikan tongkol termasuk rendah kalori, hanya mengandung 179 kalori per 150 gram porsi. Disandingkan dengan kandungan protein tingginya, ikan yang masih satu saudara dengan cakalang dan tuna ini dapat Anda jadikan menu diet sehari-hari.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa makan makanan tinggi protein dapat menurunkan kadar ghrelin. Ghrelin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk merangsang rasa lapar sehingga bikin Anda ngidam makan makanan berkarbohidrat.

Penurunan kadar ghrelin artinya dapat membantu mengurangi nafsu makan dan mencegah ngidam makanan berlebih. Protein juga dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama.

4. Menjaga kadar elektrolit tubuh

Asupan natrium tambahan dari tongkol dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Natrium juga berperan penting dalam menjaga fungsi saraf dan otot normal.

Advertisement

Tubuh memperoleh natrium melalui makanan dan minuman sehari-hari. Sebagian besar natrium dalam tubuh tersimpan dalam darah dan cairan getah bening. Ginjal kemudian akan menjaga kadar natrium tetap konsisten dengan rutin membilas kelebihannya urin dan keringat.

Namun ketika jumlah yang masuk dan yang dikeluarkan tidak seimbang, persediaan total natrium dalam tubuh jadi ikut terpengaruh.

Makan ikan tongkol yang mengandung natrium dapat membantu Anda terhindar dari masalah hiponatremia alias kadar natrium rendah. Saat natrium dalam tubuh rendah, Anda rentan terkena dehidrasi, muntah, dan diare.

5. Meningkatkan kesehatan kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid berada di leher. Kelenjar tiroid berfungsi mengatur metabolisme, menghasilkan hormon, dan mempertahankan tingkat energi tubuh. Apabila kelenjar tiroid terganggu, ini dapat menyebabkan gejala serius seperti perubahan berat badan drastis, perubahan buang air besar, dan bahkan bisa mengganggu kemampuan seksual Anda.

Advertisement

Daging ikan tongkol mengandung selenium yang dapat membantu menjaga kesehatan kelenjar tiroid.

6. Membantu meningkatkan fungsi otak

Ikan tongkol mengandung banyak nutrisi yang penting untuk otak, seperti asam omega-3 dan niacin.

Niacin adalah mineral yang dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan demensia akibat bertambahnya usia. Sementara itu, asam lemak omega-3 dapat meningkatkan fungsi otak dan dapat melindungi dari masalah kesehatan mental seperti depresi.

7. Kaya akan antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang dapat menetralkan radikal bebas berbahaya bagi tubuh. Penumpukan radikal bebas dalam tubuh dapat merusak sel dan menimbulkan banyak risiko penyakit, seperti kanker.

Advertisement

Mengonsumsi makanan mengandung antioksidan tinggi sangat baik untuk mencegah perkembangan kondisi seperti penyakit jantung, diabetes, kanker dan gangguan autoimun tertentu.  

Nah, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam World Journal of Biological Chemistry, ikan tongkol mengandung selenoneine tinggi yang juga merupakan salah satu zat antioksidan.

6. Mengurangi peradangan

Peradangan sebetulnya adalah respons tubuh normal yang muncul ketika sistem imun bekerja melawan virus, bakteri, infeksi dan penyakit. Biasanya peradangan akan hilang sendirinya seiring dengan kesembuhan penyakit tersebut.

Namun apabila peradangan terjadi dalam waktu cukup lama, kemungkinan disebabkan karena peningkatan risiko penyakit tertentu, seperti penyakit jantung dan kanker.

Advertisement

Makan ikan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti tuna dan tongkol dapat mempercepat proses penyembuhan peradangan atau menguranginya sama sekali, yang kemudian juga mengurangi risiko penyakit.

Pasalnya, asam lemak omega-3 juga sekaligus merupakan antiradang yang kuat. Telah banyak penelitian yang mengamati manfaat minyak ikan tinggi omega-3 terhadap penekanan risiko perkembangan penyakit autoimun seperti penyakit Crohn, lupus, rheumatoid arthritis (rematik), dan psoriasis.

Tongkol mungkin mengandung merkuri

Tongkol adalah salah satu jenis ikan yang paling rentan terkontaminasi merkuri. Merkuri atau air raksa (Hg) adalah zat kimia berbahaya yang dihasilkan dari limba aktivitas manusia, seperti pembakaran, pertanian, dan limbah dari pabrik-pabrik yang menggunakan merkuri.

Limbah bekas rumah tangga ataupun limbah dari pabrik biasanya dibuang ke sungai dan berujung mengendap di laut. Di dalam air, merkuri berubah menjadi zat yang disebut dengan metilmerkuri. Metilmerkuri kemudian terserap ke dalam daging ikan dan masuk ke dalam otot-ototnya. 

Advertisement

Paparan berlebihan terhadap merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, saluran pencernaan, sistem saraf, ginjal, hingga otak dan jantung.

Untuk menekan risiko konsumsi merkuri berlebihan dari makanan, sebaiknya konsumsi ikan (apa pun jenisnya) dan ragam seafood lainnya cukup 2 kali seminggu. Batasi juga jumlah porsinya hanya sekitar 150-340 untuk sekali makan (12 ons per minggu).

Jangan makan tongkol kalengan

Disarankan juga untuk menghindari makan ikan tongkol yang telah dikemas dalam kalengan. Ikan kalengan umumnya mengandung banyak natrium. Asupan berlebihan dari natrium dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Untuk mengakalinya, Anda bisa membilas ikan kalengan dengan air beberapa kali dulu sebelum diolah. Cara ini bisa menghilangkan kadar natrium sampai 80 persen dalam ikan kalengan.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Nasional5 menit ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport2 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport3 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport20 jam ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport24 jam ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport1 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional3 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer