Connect with us

Lifestyle

Ingin Anak Berhenti Ngedot? Ikuti 4 Cara Mudah Menghadapinya

Anak bayi dan batita, mungkin sangat “nempel” dengan botol susunya. Namun, saat bertambah besar, buah hati Anda tentu harus beralih menggunakan gelas untuk minum susu. Sayangnya, menghentikan kebiasaan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Lantas, bagaimana cara agar anak berhenti ngedot? Simak cara agar anak berhenti pakai botol dot berikut ini.

Kenapa anak harus berhenti pakai botol susu?

Melatih anak berhenti ngedot, tidak mudah dan butuh cara khusus. Kenapa? Selain memberi kemudahan bagi anak balita untuk minum, botol susu juga memberikan kenyamanan.

Itulah sebabnya, anak akan sangat lengket dengan botol dot dan akan sangat sulit untuk memisahkan keduanya.

Tentu saja, Anda tidak bisa membiarkan hal ini begitu saja. Penggunaan botol susu dalam waktu lama dapat menyebabkan gigi berlubang.

Advertisement

Selain itu, kebiasaan ini juga bisa menyebabkan mereka minum susu lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Seiring bertambahnya usia, anak perlu beradaptasi dengan lingkungan, yaitu minum dengan memakai gelas.

Beralih dari botol susu ke gelas bayi bisa jadi tantangan tersendiri. Akan tetapi menerapkan cara yang tepat agar anak berhenti ngedot bisa membuat “perjuangan” ini menjadi lebih mudah.

Cara melatih anak supaya berhenti ngedot

Advertisement

beda karies rampan dan botol

Supaya Anda tidak kewalahan dan gagal menghentikan kebiasaan ngedot pada anak, ikuti beberapa caranya berikut ini:

1. Lihat kesiapan anak berdasarkan usianya

Anak-anak sudah bisa dikenalkan dengan gelas bayi ketika usianya 6 bulan. Setelah usianya mencapai 1 tahun, anak sudah bisa memegang gelas bayi sendiri dengan baik.

Pada usia inilah Anda bisa melatih anak untuk berhenti minum susu pakai botol dot.

American Academy of Pediatric menyarankan agar anak berhenti ngedot sebelum usianya 18 bulan.

Advertisement

Sementara, beberapa ahli lain berpendapat jika anak harus lepas dari botol dot sebelum usianya menginjak 2 tahun. Jadi, ini merupakan cara dasar jika ingin melatih anak berhenti ngedot.

Jangan mengajari anak terlalu cepat dan memaksanya karena bisa membuat anak frustrasi. Namun, ingat untuk jangan terlalu santai tidak mengenalkan gelas untuk minum susu karena akan membuat Anda sulit menghilangkan kebiasaannya untuk ngedot.

2. Ganti botol susu dengan gelas secara perlahan

anak tidak mau makan

anak tidak mau makan

Kemudian, cara yang selanjutnya Anda lakukan agar anak berhenti ngedot adalah melatihnya melepas botol dot dengan sabar. Lakukan hal ini secara perlahan, bukan tiba-tiba.

Misalnya, jika biasanya anak minum susu tiga kali sehari, ganti botol susu dengan gelas bayi saat minum susu di pagi hari.

Advertisement

Lakukan ini secara bergantian, yaitu di waktu siang atau malam di hari selanjutnya. Secara bertahap, ajari pula anak Anda untuk duduk di kursi bayi agar lebih mudah.

Mengganti botol susu dengan gelas di malam hari memang lebih sulit dibanding waktu lainnya. Pasalnya, ngedot di malam hari adalah rutinitas harian anak yang membuatnya tidur nyaman.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Anda bisa mengalihkan perhatian bayi dari rutinitas ngedot malam dengan aktivitas lain, seperti membacakan dongeng atau memberikan pijatan lembut yang bisa membuatnya mengantuk.

3. Beri contoh

minum susu setelah minum obat

minum susu setelah minum obat

Anak-anak belajar dengan cepat lewat melihat orang-orang di sekelilingnya. Saat waktunya minum susu, Anda bisa memperlihatkannya bahwa cara minum susu adalah dengan gelas.

Advertisement

Ini bisa jadi cara efektif agar anak berhenti ngedot. Anda bisa minum susu bersama dengannya. Siapkan segelas susu  untuk Anda dan susu dalam gelas bayi untuk si kecil.

Perlihatkan mudahnya minum susu dengan gelas. Jika si kecil berhasil menghabiskan susu dalam gelas bayi, jangan lupa memberinya pujian.

Pujian bisa memotivasi anak untuk melakukan yang terbaik. Bila latihan ini dilakukan dengan rutin, anak akan terbiasa dan melepas kebiasaan minum susu dengan botol dot.

4. Jauhkan botol dot dari jangkauan anak

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan agar anak berhenti pakai botol dot adalah jauhkan botol susu yang ada di rumah dari jangkauannya.

Advertisement

Misalnya, Anda bisa memasukkannya ke dalam wadah tertutup dan diletakkan di atas lemari.

Hilangnya botol susu dari pandangan anak, bisa membantu bayi melupakan botol dot lebih cepat. Sekaligus mencegah anak merengek meminta botol dotnya kembali.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport18 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport18 jam ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport19 jam ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport19 jam ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport19 jam ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer