Lifestyle
8 Tips Jitu untuk Mudik Lancar Meski Memiliki Sakit Rematik

Mudik sudah menjadi tradisi tahunan yang dilakukan menjelang Lebaran tiba. Meski begitu, perjalanan jauh yang dihabiskan hanya dengan duduk selama berjam-jam bisa membuat badan sakit dan pegal. Terlebih bagi Anda yang punya rematik, karena kondisi ini bisa membuat Anda lebih cepat capek daripada partner mudik Anda. Maka itu, yuk simak tips mudik saat rematik berikut ini!
Tips mudik saat rematik agar perjalanan bebas pegal
1. Buat rencana perjalanan

Khususnya jika Anda memiliki suatu penyakit tertentu, Anda tidak boleh membuat perjalanan mendadak. Dari jauh-jauh hari, perhitungkan kapan akan berangkat dan pulang, pulang-pergi menggunakan transportasi apa, lama perkiraan waktu perjalanan, hingga rute perjalanan dan poin-poin tempat istirahat.
Perencanaan mudik yang matang dapat meminimalisir terjadinya skenario terburuk yang bisa menyebabkan rematik Anda kambuh. Misalnya saja, terlalu lama duduk di mobil karena terjebak macet atau tersesat arah bisa membuat pinggang pegal dan gejala rematik Anda makin terasa parah.
2. Tentukan waktu berangkatnya


Pilihlah waktu yang tepat untuk mulai berangkat mudik jika Anda punya rematik. Perlu diperhatikan, gejala rematik rentan kambuh di pagi hari dan saat cuaca dingin. Maka, sesuaikanlah waktu keberangkatannya agar perjalanan Anda terasa nyaman dan rematik tidak kambuh saat sedang menyetir.
Mungkin ketimbang berangkat pagi, Anda bisa berangkat sore setelah berbuka puasa sehingga Anda bisa makan dan minum untuk mengisi energi selama mudik.
3. Persiapkan obat dan kebutuhan khusus


Selain mempersiapkan kebutuhan pribadi seperti baju ganti, alat mandi, dan lain sebagainya, jangan lupa juga untuk bawa kursi roda atau tongkat bila perlu agar Anda bisa bergerak bebas setibanya di tujuan.
Bawa serta juga obat-obatan rematik yang biasa Anda pakai. Bahkan bila perlu, Anda bisa bawa obat dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, Anda bisa simpan obat-obatan tersebut dalam tempat yang berbeda di setiap tas atau koper bawaan Anda, agar lebih mudah diambil saat dibutuhkan.
Konsultasikan dulu dengan dokter guna mengetahui pantangan apa saja yang sebaiknya dihindari selama melakukan perjalanan jauh. Dokter mungkin juga akan menyesuaikan obat-obatan yang harus dikonsumsi dengan kondisi dan jarak perjalanan Anda.
4. Jaga stamina sebelum mudik


Tidak hanya “perintilan” mudik yang harus Anda persiapkan dengan cermat, namun stamina dan kondisi tubuh juga tidak kalah penting untuk Anda jaga agar perjalanan Anda tetap lancar.
Jauh-jauh hari sebelum hari-H keberangkatan, Anda harus lebih perhatikan pola makan sehari-hari, perbanyak istirahat, dan rutin olahraga ringan untuk menjaga stamina tubuh untuk selama mudik nanti.
5. Cukupi kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh


Menjelang hari keberangkatan mudik, usahakan untuk mencukupi dengan baik kebutuhan nutrisi dari sumber makanan dan minuman sehat saat sahur dan berbuka.
Jangan sampai hanya karena menyepelekan asupan makanan dan minuman saat puasa, stamina tubuh jadi menurun yang akhirnya bisa menggangu perjalanan mudik Anda.
Tidak hanya berlaku sebelum hari keberangkatan, kebutuhan nutrisi dan cairan juga penting untuk Anda penuhi selama melakukan perjalanan.
6. Kelola stres


Jalanan yang macet, ramainya penumpang transportasi umum, maupun berbagai masalah lainnya bisa muncul selama perjalanan mudik Anda. Dr. Grace Wright, seorang ahli reumatologi, mengatakan bahwa stres selama di perjalanan bisa memicu gejala rematik kambuh makin memburuk. Jika suatu kondisi mulai memancing stres Anda, sebisa mungkin cari pengalihan lain, misalnya dengan mencoba untuk lebih menikmati perjalanan Anda.
Maka agar mudik saat rematik tidak bikin panik, bawa serta barang-barang yang bisa bantu Anda mengusir stres. Misalnya membaca buku, mendengarkan musik, atau main game. Sesekali, tengoklah ke luar jendela dan lihat pemandangan sekitar sambil menarik napas dalam-dalam dan mengosongkan pikiran sejenak.
7. Hindari terlalu lelah di perjalanan


Nyeri sendi akibat rematik bisa bikin badan cepat pegal dan terasa capek selama di perjalanan. Maka, luangkanlah waktu untuk melipir ke tempat-tempat istirahat setidaknya 2-3 jam sekali, dan keluar dari mobil untuk berjalan-jalan dan meregangkan tubuh.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27








































