Connect with us

Lifestyle

Helm Jarang Dicuci Bisa Sebabkan Penyakit! Ini Cara Membersihkannya

Helm berperan penting untuk melindungi kepala dari cedera saat berkendara. Tapi, tahukah Anda? Helm yang jarang dicuci justru bisa menjadi sumber penyakit. Sayangnya, hal ini justru sering kali terlewatkan oleh para pengendara motor.

Helm yang jarang dicuci bisa jadi sumber penyakit

Setiap hari, kulit manusia mengalami kontak langsung dengan beragam jenis mikroba dari lingkungan sekitar. Kepala Anda pun tidak luput dari paparan mikroba berupa bakteri, jamur, bahkan virus.

Pada kondisi normal, kulit Anda dihuni oleh mikroba seperti S. diptheroides, S. aureus, Bacillus spp., Candida spp., streptococcus, dan Mycobacterium spp. Namun, semuanya trdapat dalam jumlah terbatas sehingga tidak sampai menimbulkan penyakit.

Advertisement

Penyakit baru akan timbul ketika bakteri dan jamur ini berkembang tanpa terkendali. Penyebabnya tak lain adalah kebersihan diri dan lingkungan yang tidak terjaga dengan baik.

Hal serupa juga berlaku jika helm yang Anda gunakan jarang dicuci. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 menunjukkan bahwa jumlah mikroba pada helm bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan mesin ATM atau toilet umum.

Helm juga menjadi tempat tinggal bagi beragam bakteri dan jamur. Di antaranya Salmonella, Klebsiella, E.coli, Enterobacter, Pseudomonas, dan beberapa spesies jamur Aspergillus.

Apa dampaknya jika Anda jarang mencuci helm?

mengobati dermatitis seboroik pada orang dewasa

mengobati dermatitis seboroik pada orang dewasa

Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat timbul jika Anda jarang mencuci helm:

Advertisement

1. Kurap

Kurap disebabkan oleh pertumbuhan jamur pada kulit badan, tangan, bahkan kepala. Pertumbuhan jamur juga dapat menyebar dari sisir, seprai, atau helm yang digunakan bersama dan jarang dibersihkan.

Gejala utamanya adalah rasa gatal, munculnya bercak-bercak, serta rasa nyeri pada kulit kepala.

Pada kasus yang parah, kulit kepala dapat mengalami bengkak hingga mengeluarkan nanah. Dampak jangka panjangnya adalah kebotakan permanen.

2. Infeksi kulit kepala

Bakteri Staphylococcus adalah salah satu jenis mikroba yang sering menimbulkan penyakit. Bakteri ini diketahui dapat menyebabkan bisul, infeksi pada folikel rambut (folikulitis), serta impetigo.

Advertisement

Menggunakan helm yang jarang dicuci dapat memicu rasa gatal di kepala. Kulit kepala yang terus digaruk kemudian akan mengalami luka.

Luka tersebut bahkan dapat bertambah parah akibat infeksi dan bisa menyebabkan abses atau penumpukan nanah.

3. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik merupakan iritasi pada kulit kepala yang diperparah oleh infeksi jamur Malassezia.

Pemicu utamanya sebenarnya berasal dari produksi minyak berlebih, tapi kebersihan kulit kepala yang tidak terjaga juga dapat meningkatkan risikonya.

Advertisement

Penyakit ini ditandai dengan adanya ketombe berwarna kekuningan. Walaupun tidak berbahaya, rasa gatal yang timbul akibat ketombe bisa sangat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.

Cara membersihkan helm yang tepat

Sumber: Cara Bersih

Helm yang jarang dicuci dapat menimbulkan bau dan memicu rasa gatal pada kulit kepala.

Anda bisa mencegahnya dengan rutin mencuci helm setiap dua minggu sekali atau setelah menggunakannya untuk perjalanan panjang.

Berikut adalah langkah yang perlu Anda lakukan untuk membersihkan helm:

  • Jika terdapat kotoran pada helm, bersihkan terlebih dulu dengan air.
  • Isilah ember besar dengan air hangat dan sampo lembut atau pembersih khusus helm. Kemudian, rendam helm selama beberapa menit.
  • Gosok permukaan dalam helm dengan jari Anda. Setelah itu, bilas helm di bawah kucuran air atau dengan merendamnya dalam ember berisi air bersih.
  • Gunakan lap bersih untuk mengeringkan bagian luar helm, lalu jemur helm hingga kering.

Membiarkan helm Anda tergeletak dan jarang dicuci, artinya Anda juga membiarkan mikroba penyebab penyakit tumbuh subur di dalam helm.

Padahal, mikroba ini dapat memicu rasa gatal pada kulit selama mengenakan helm.

Advertisement

Jadi, mulailah membersihkan helm Anda secara rutin untuk mencegah munculnya gangguan kesehatan. Dengan begitu, tak hanya melindungi kepala, helm Anda juga akan terasa nyaman ketika dipakai.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional7 jam ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport2 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport2 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer