Connect with us

Lifestyle

3 Cara Bijak Menghadapi Anak yang Diskors dari Sekolahnya

Bentuk hukuman yang diterapkan sekolah beragam. Mulai dari hukuman ringan seperti berdiri di depan kelas, menulis permintaan maaf beberapa halaman, hingga hukuman berat seperti skorsing. Nah, jika anak diskors dari sekolahnya, lantas bagaimana Anda sebagai orangtua menghadapi situasi seperti ini?

Cara bijak menghadapi anak yang kena skorsing

Semua orangtua tentu tidak ingin sang anak terlibat masalah di sekolah. Baik itu masalah dalam belajar maupun perilaku, seperti membolos, menyontek, atau berkelahi dengan teman.

Meski tidak ingin, Anda tetap harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan bila suatu hari anak dihukum skorsing dari sekolah. Skorsing atau dikenal juga dengan suspensi merupakan hukuman berupa pemberhentian sementara anak dari kegiatannya di sekolah.

Maksudnya, anak diharuskan belajar di rumah hingga waktu yang ditentukan oleh pihak sekolah. Dilansir dari laman North Ireland Departments biasanya hukuman skorsing diterapkan jika anak melanggar peraturan sekolah, seperti terlibat perkelahian, perusakan fasilitas di sekolah, atau masalah serius lainnya.

Advertisement

Jika buah hati Anda mendapatkan hukuman ini, perhatikan beberapa tipsnya menghadapi anak yang diskors dengan sikap yang bijak.

1. Jangan panik dan emosi

mendisiplinkan anak dengan cara menampar

Sebelum menjalani hukuman, pihak sekolah biasanya akan mengirimkan surat dan memanggil Anda untuk membahas masalah anak di sekolah. Setelah mendengar berita ini, jangan dulu panik atau marah. Langkah terbaik yang harus Anda lakukan adalah memenuhi panggilan dari sekolah.

Mendatangi sekolah anak membantu Anda memahami masalah ini. Harus diakui, tidak semua orangtua tahu dengan baik bagaimana anak bersikap di sekolah. Jadi, mendengar penjelasan pihak sekolah membantu Anda memahami masalah yang menimpa anak.

Advertisement

Menghadapi anak yang diskors dengan kepala dingin, membantu Anda melewati masalah ini lebih baik. Ketimbang Anda langsung menghukum dan memarahi anak habis-habisan atau malah menyalahkan pihak sekolah.

2. Cari tahu titik permasalahannya

Anak pindah sekolah baru

Anak pindah sekolah baru

Bila ingin menyelesaikan suatu masalah, Anda tentu perlu tahu akar permasalahannya. Ya, konsep inilah yang perlu Anda gunakan untuk menghadapi anak diskors dari sekolah. Anda perlu mendengar penuturan dari anak secara langsung, pihak sekolah, dan teman-temannya.

Tujuannya, agar Anda tahu apa kesalahan yang dilakukan anak hingga ia dihukum skorsing. Dengarkanlah dari setiap pihak yang mungkin terlibat dalam masalah ini.

Selain itu, cara ini juga dapat membantu Anda menentukan cara terbaik untuk mendisiplikan anak.

Advertisement

3. Jangan lengah, pastikan anak menjalani hukumannya dengan baik

bersih-bersih rumah

bersih-bersih rumah

“Diskors enak tau. Jadi, nggak sekolah, bisa main sepuasnya…” Pemikiran seperti ini bisa saja muncul dalam benak anak, jika hukuman skorsing tidak dilakukan dengan tepat.

Nah, menghadapi anak dengan hukuman diskors berarti Anda juga harus memastikan bahwa hukuman tersebut membuat anak jera sehingga ia enggan melakukan kesalahan yang sama di kemudian hari.

Hukuman suspensi semacam ini bukan berarti tidak memberi kebebasan pada anak. Ini justru merupakan upaya terakhir yang dilakukan sekolah untuk menangani pelanggaran serius yang dilakukan anak. Pihak sekolah mengharapkan orangtua dapat menemukan cara yang tepat untuk mendisiplinkan anak di rumah.

Supaya anak tidak menganggap masa skorsing sebagai waktu liburan, Anda perlu menghadapi anak yang tengah menjalani masa hukuman ini dengan melakukan beberapa hal berikut.

Advertisement

Sita mainan dan gadget

Membiarkan mainan dan gadget tergeletak di rumah, akan memancing anak untuk memainkannya. Supaya anak tidak merasa sedang berlibur di masa skorsing, Anda mungkin perlu menyita gadget dan mainan yang biasa ia gunakan.

Tidak ada jam main atau nonton TV

Cara menghadapi anak diskors selanjutnya adalah menegaskan pada anak tidak ada waktu untuk main ke luar rumah, nonton TV, atau main games selama masa skorsing.

Anda perlu memasang mata, agar anak tidak diam-diam menyalakan TV, video games, atau pergi dari rumah. Jika Anda tidak bisa, minta bantuan anggota keluarga lain yang Anda percayai untuk mengawasi anak.

Minta anak mengerjakan tugas sekolah

Meski diliburkan dari sekolah, bukan berarti anak dibebastugaskan dari belajar. Anak tetap harus belajar di rumah, seperti biasanya. Pastikan tugas sekolah selesai dengan baik dan mintalah anak memanfaatkan waktu luangnya selama skorsing ini dengan membaca buku pelajaran.

Advertisement

Selain belajar, beri anak pekerjaan rumah

Selain menyuruhnya belajar, cara lain untuk menghadapi anak yang dihukum skorsing agar jera adalah memberi tugas untuk melakukan bersih-bersih rumah. Anda bisa meminta anak melakukan tugas yang bisa ia kuasai, seperti mencuci piring, menyapu halaman, membersihkan kandang hewan peliharaan, atau mengepel lantai.

Tugas bersih-bersih ini tidak hanya membuat anak sibuk selama masa skorsing, tapi juga mengajari anak untuk menguasai keterampilan baru yang bermanfaat dan bertanggung jawab.

Sumber foto: Bubble Span.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport6 menit ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport11 menit ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport55 menit ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport1 jam ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport1 jam ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport7 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport7 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport7 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport7 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer