Connect with us

Lifestyle

Penularan Coronavirus Dapat Terjadi Melalui Feses Manusia, Benarkah?

Novel coronavirus atau 2019-nCoV disebut-sebut dapat ditularkan melalui feses manusia. Benarkah kabar ini?  Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Bisakah penularan coronavirus melalui feses manusia?

Novel coronavirus (2019-nCoV) kini sudah menginfeksi lebih dari 40.000 kasus dan menelan lebih dari 900 korban jiwa. Dengan meningkatnya angka kematian dan jumlah kasus infeksi membuat masyarakat semakin waspada, terutama mengenai proses penularannya. 

Menurut sejumlah laporan dari media, sel coronavirus ditemukan pada feses manusia. Temuan ini tentu mengejutkan masyarakat awam. Tidak banyak yang menyangka bahwa penularan coronavirus dapat terjadi melalui feses manusia. 

Advertisement

Pasalnya, para ahli mengira bahwa coronavirus hanya dapat menular melalui tetesan pernapasan, yaitu ketika penderitanya batuk dan bersin lalu orang lain menghirupnya. Kondisi ini dapat terjadi ketika Anda berada dekat dengan penderita sekitar 1-2 meter. Lalu, bagaimana dengan penularan melalui feses?

Menurut penelitian dari Journal of the American Medical Association (JAMA), terdapat 14 dari 138 pasien di rumah sakit Wuhan yang mengalami diare dan mual sebagai gejala awal. Umumnya, gejala coronavirus diawali dengan demam tinggi dan sulit bernapas. 

penyebab novel coronavirus

penyebab novel coronavirus

Selain itu, pasien pertama di Amerika Serikat yang positif 2019-nCoV pun mengalami diare selama dua hari berturut-turut sebelum akhirnya dikonfirmasi mengidap penyakit ini. Walaupun beberapa kasus diare sebagai gejala coronavirus, beberapa kasus ini juga ditemukan di Tiongkok. 

Menurut William Keevil, seorang profesor kesehatan lingkungan dari University of Southampton, kasus ini sebenarnya cukup mirip dengan penyakit SARS. 

Advertisement

Hal ini dikarenakan penularan SARS dari feses pun pernah terjadi tahun 2003 di Hong Kong. Penularan ini dapat terjadi karena adanya kepulan udara hangat yang berasal dari toilet. Akibatnya, udara tersebut mencemari beberapa apartemen dan gedung sekitar yang diangkut oleh angin. 

Oleh karena itu, para ahli tidak terlalu kaget dan mengatakan bahwa penularan novel coronavirus melalui feses manusia sangat mungkin terjadi. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan pernyataan tersebut. 

Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian berapa lama virus mereka masih belum mengetahui dengan pasti berapa lama virus baru ini dapat bertahan di luar tubuh manusia. 

Ketahanan novel coronavirus di luar tubuh manusia

novel coronavirus menyebabkan pneumonia

novel coronavirus menyebabkan pneumonia

Penularan coronavirus melalui feses manusia dapat menjadi tantangan baru bagi para ahli. Apabila temuan ini benar-benar terbukti, salah satu tempat yang sangat berisiko mengalami penyebaran tertinggi adalah rumah sakit. 

Advertisement

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sebagai salah satu upaya mengurangi risiko penyebaran coronavirus. 

Dengan adanya temuan sel virus pada feses manusia membuat kebanyakan orang bertanya tentang ketahanan novel coronavirus di luar tubuh manusia. 

Menurut dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.P(K), dokter spesialis paru di MRCCC Siloam Semanggi, virus perlu berada di benda hidup agar bertahan. 

Apabila tidak ada sel hidup dan virus sudah keluar dari tubuh makhluk hidup, selnya akan mati. Maka itu, coronavirus membutuhkan inang makhluk hidup agar dapat bertahan. 

Advertisement

novel coronavirus 2019 adalah virus corona

novel coronavirus 2019 adalah virus corona

Bahkan, ketika berada di udara bebas dan menempel pada permukaan benda mati, kemungkinan sel virus dapat bertahan sekitar 15 menit. Akan tetapi, ketika berada di udara bebas, terkena sinar matahari, dan kebetulan saat itu suhu udaranya tinggi, kemungkinan virus mati dengan cepat sangat besar.

Penularan novel coronavirus disinyalir dapat terjadi ketika berada dalam jarak 1 meter atau 6 kaki. Pada jarak tersebut kemungkinan tetesan pernapasan dapat langsung menyembur ke orang lain. Maka itu, di rumah sakit diberikan jarak aman dari satu tempat tidur ke tempat tidur lainnya sepanjang 2 meter. 

Apabila dibandingkan dengan penularan coronavirus melalui feses manusia, feses masih memiliki sel hidup di dalamnya. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah penularan coronavirus melalui feses manusia berisiko atau tidak. 

Jenis coronavirus lainnya juga pernah ditemukan di feses manusia

coronavirus tanpa gejala

coronavirus tanpa gejala

Temuan bahwa penularan coronavirus dapat terjadi melalui feses manusia sebenarnya bukan pertama kali terjadi, sehingga para ahli tidak terlalu terkejut mengenai hal ini. 

Advertisement

Menurut penelitian dari Journal of clinical virology, coronavirus yang menjangkiti tubuh manusia jarang terjadi pada pasien dengan gangguan sistem pencernaan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan kasus ini dapat terjadi pada siapapun. 

Coronavirus merupakan bibit penyakit manusia yang umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Pada pasien dengan riwayat penyakit pernapasan, virus ini dapat diidentifikasi 13% dari sampel pernapasan. 

Di sisi lain hampir 25% human coronavirus jenis NI6312 dan hampir 50% pasien dengan HCoV-HKU1 mempunyai riwayat gangguan sistem pencernaan. Maka itu, temuan ini menunjukkan bahwa coronavirus dapat berkembang pada saluran pencernaan. 

wni terinfeksi coronavirus singapura

wni terinfeksi coronavirus singapura

Di dalam penelitian tersebut terlihat bahwa coronavirus cukup jarang ditemukan pada sampel feses pasien yang menderita gangguan sistem pencernaan. Namun, HCoV-HKU1 ditemui pada sampel feses anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan pencernaan dan sebagian besar menderita gangguan pernapasan juga. 

Advertisement

Selain itu, tidak ditemukan jenis coronavirus lainnya pada sampel feses pasien yang sudah dikumpulkan, seperti HCoV-NL63, HCoV-229E, dan HCoV-OC43. 

Penularan coronavirus, baik 2019-nCoV maupun jenis lainnya memang jarang terjadi ditemukan pada feses manusia. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk tetap menjaga kebersihan, kesehatan, dan daya tahan tubuh untuk mengurangi risiko penyebaran wabah ini.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Jabodetabek17 menit ago

Bobotoh Meninggal Dunia Usai Nonton Persib vs Garudayaksa FC di Pakansari Bogor

Sport3 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Selasa 27 Oktober: PSS Sleman vs Borneo FC Samarinda

Sport3 jam ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport3 jam ago

Persija vs Persik Kediri, Shin Tae-yong Bidik Tiga Poin di JIS

Sport3 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Senin 26 Oktober: Persebaya vs Madura United, Bhayangkara FC vs PSM Makassar, dan Persija vs Persik

Sport19 jam ago

Hasil Garudayaksa FC vs Persib Bandung 1-2

Sport22 jam ago

Arema FC Hajar Dewa United 4-0, Kekalahan Perdana Banten Warriors di BRI Super League 2026/27

Sport22 jam ago

Hasil Arema vs Dewa United 4-0 di BRI Super League 2026/27 Pekan ke-7

Sport23 jam ago

Hasil Pertandingan Persita Tangerang Vs Bali United Berakhir 1-1

Nasional2 hari ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangerang Selatan3 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional3 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek3 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek3 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan4 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan4 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan4 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan4 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional4 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Tips5 hari ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Nasional1 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Nasional3 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Jabodetabek3 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Populer