Connect with us

Lifestyle

Ciri-Ciri Bayi Autis (Autisme) yang Perlu Diwaspadai Ortu Sejak Dini

Autisme (autis) adalah gangguan perkembangan kompleks yang memengaruhi fungsi otak dan saraf anak. Gangguan perkembangan ini umumnya didiagnosis pada usia di atas 1-3 tahun, meski gejala awalnya mungkin saja sudah muncul sejak bayi. Keterlambatan diagnosis pada anak bayi dapat dipengaruhi oleh ciri-ciri autis (sebutan lama untuk autisme, -red) yang awalnya nampak samar.

Memang, apa saja gejala autis pada bayi? Yuk, simak ulasannya berikut ini supaya si kecil mendapatkan perawatan lebih cepat.

Ciri-ciri dan gejala autis pada bayi

Autisme mencakup segala gangguan dalam cara anak berinteraksi, bersosialiasi, berbahasa, berpikir, berekspresi, dan berkomunikasi baik secara verbal maupun nonverbal. Autisme juga dapat membuat seorang anak mengalami gangguan dalam berperilaku.

Pada bayi, kelainan ini cukup sulit didiagnosis karena gejalanya yang samar dan rentan disalahpahami sebagai masalah kesehatan lain. Namun melansir Help Guide, pakar kesehatan anak dari berbagai belahan dunia sepakat bahwa ada beberapa ciri-ciri dan gejala autis yang dapat terlihat pada bayi sejak dini. Beragam gejala tersebut adalah:

Advertisement

1. Bermasalah dengan kontak mata

perkembangan bayi 26 minggu perkembangan bayi 6 bulan 2 minggu

Jarak pandang bayi yang baru lahir umumnya masih pendek dan terbatas (tidak lebih dari 25 cm) sehingga pandangan matanya belum jelas. Selain itu, koordinasi matanya juga belum optimal sehingga ia belum mampu mengikuti gerak suatu benda.

Selama dua bulan pertama, mata bayi akan sering terlihat tidak fokus dalam dua bulan pertama kehidupannya. Anda mungkin akan sering memergokinya seperti bengong menatap langit-langit rumah.

Namun menginjak sekitar usia 4 bulan, bayi dapat mulai melihat dengan lebih jelas dan luas, serta bisa memfokuskan pandangannya. Mulai usia ini, mata bayi juga sudah bisa mengikuti gerak suatu objek.

Advertisement

Namun, waspadai ciri-ciri bayi autis jika lewat dari usia tersebut matanya kerap kali tidak mengikuti gerak benda di hadapannya. Tatapan mata kosong dan tidak fokus seperti sedang melamun merupakan gejala autisme pada bayi yang paling umum dan bisa Anda amati setiap hari.

Ciri bayi autis juga dapat dilihat dari matanya yang tidak pernah menatap mata Anda saat disuapi makanan atau tersenyum balik saat Anda tersenyum.

2. Tidak merespons saat namanya dipanggil

perkembangan bayi 28 minggu perkembangan bayi 7 bulan

perkembangan bayi 28 minggu perkembangan bayi 7 bulan

Bayi yang baru lahir memang belum bisa mengenali berbagai suara di sekitarnya, termasuk suara orangtuanya. Oleh karena itu, si kecil mungkin saja tidak akan merespon panggilan sayang Anda pada awalnya.

Minimnya respon bayi pada beberapa bulan pertamanya masih terhitung wajar. Ini karena baik indera penglihatan dan indera pendengarannya belum terkoordinasi dengan baik. Otot di sekitar lehernya juga belum berkembang dengan sempurna.

Advertisement

Namun menginjak usia 7 bulan, si kecil sudah akan bisa mengenali suara Anda dan merespon suara lain. Ia juga sudah bisa menengok ke kanan, kiri, atas, dan bawah ketika mendengar suara yang menarik baginya.

Semakin Anda sering mengajaknya berbicara, semakin besar peluang si kecil untuk menguasai kemampuan ini lebih cepat. Namun, beberapa bayi mungkin tidak menunjukkan respons ketika Anda memanggil namanya. Ini bisa menjadi gejala dan ciri-ciri awal autis pada bayi yang perlu Anda waspadai.

Akan tetapi, Anda perlu memahami bahwa tidak semua bayi mengalami perkembangan di usia yang sama, ia bisa jadi lebih cepat atau lebih lambat dari rata-rata usia.

3. Tidak mengoceh seperti bayi lainnya

perkembangan bayi 30 minggu perkembangan bayi 7 bulan 2 minggu

perkembangan bayi 30 minggu perkembangan bayi 7 bulan 2 minggu

Bayi yang baru lahir memang belum bisa berbicara layaknya orang dewasa. Satu-satunya cara bayi untuk berkomunikasi yaitu dengan menangis. Ia sangat mungkin menangis ketika lapar, merasa sakit, buang air kecil, dan berbagai kondisi lainnya.

Advertisement

Dilansir dari laman Kids Health, ketika memasuki usia 2 bulan, bayi sudah mulai mengoceh. Ia mengeluarkan suara-suara yang tidak memiliki arti. Suara ini mereka buat karena refleks otot di sekitar mulut bayi atau dilakukan untuk mendapatkan perhatian orang di sekitarnya.

Akan tetapi, bayi yang mengalami autis kemungkinan besar tidak menunjukkan ciri-ciri ini pada perkembangan mereka. Si kecil cenderung tidak berceloteh atau mengikuti bunyi-bunyian yang Anda buat.

Bila bayi mengalami hal ini disertai gejala lain yang disebutkan, Anda boleh mencurigai terjadinya autis pada bayi.

4. Koordinasi mata dengan anggota gerak buruk

bayi memahami kata

bayi memahami kata

Kemampuan tubuh yang dikuasai bayi adalah koordinasi antara mata dengan anggota gerak, baik itu tangan maupun kaki.

Advertisement

Kemampuan ini membuat si bayi bisa menanggapi pelukan, mengulurkan tangan untuk dipeluk, atau menyentuh benda yang ada di depannya.

Namun pada bayi yang mengidap autis, mereka menjadi kurang responsif. Mereka mungkin tidak akan melambaikan tangan ketika orang lain mengucapkan selamat tinggal.

5. Gejala lainnya

perkembangan bayi 47 minggu perkembangan bayi 11 bulan 3 minggu

perkembangan bayi 47 minggu perkembangan bayi 11 bulan 3 minggu

Ciri-ciri autis pada bayi ini tidak hanya itu saja. Semakin bertambah umur, gejalanya akan semakin jelas dan bisa Anda bedakan dengan bayi lainnya. Beberapa gejala autis pada bayi yang lebih tua usianya, antara lain:

  • Menghindari kontak mata saat orang lain menatap atau mengajak bicara
  • Sering melakukan perilaku berulang, seperti menepuk tangan, mengayunkan tangan, atau memainkan jari tidak mengenal situasi.
  • Tidak menjawab pertanyaan dengan benar, cenderung mengulang pertanyaan
  • Bayi lebih suka bermain sendiri dan tidak suka dengan kontak fisik, seperti dipeluk atau disentuh

Mendapatkan perawatan lebih awal akan membantu mengurangi keparahan gejala autis pada bayi di kemudian hari. Oleh karena itu, sangat penting untuk memerhatikan perkembangan dan perilaku yang ditunjukkan bayi.

Kapan harus ke dokter jika curiga bayi menunjukkan gejala autis?

dokter anak

dokter anak

Bila bayi menunjukkan ciri-ciri autis yang sudah disebutkan di atas, segera periksa ke dokter. Terutama jika bayi hingga usia 9 bulan tidak memberikan respons ketika namanya disebut atau tidak berceloteh ketika usianya lebih dari 3 atau 4 bulan.

Advertisement

Untuk menegakkan diagnosis, si kecil mungkin perlu melakukan beberapa tes kesehatan. Ini dilakukan untuk menyingkirkan beberapa kemungkinan kondisi lain yang menimbulkan gejala serupa. Setelahnya, dokter akan menetapkan diagnosis autis pada bayi sekaligus perawatan yang sesuai dengan tingkat keparahan gejala.

Sumber foto: Desi Comments

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport12 jam ago

Hasil Garudayaksa FC vs Persib Bandung 1-2

Sport15 jam ago

Arema FC Hajar Dewa United 4-0, Kekalahan Perdana Banten Warriors di BRI Super League 2026/27

Sport15 jam ago

Hasil Arema vs Dewa United 4-0 di BRI Super League 2026/27 Pekan ke-7

Sport15 jam ago

Hasil Pertandingan Persita Tangerang Vs Bali United Berakhir 1-1

Nasional2 hari ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangerang Selatan2 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional2 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek3 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek3 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan4 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan4 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan4 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan4 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional4 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Tips4 hari ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Banten5 hari ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan5 hari ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan6 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan6 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional1 minggu ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Nasional1 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Nasional3 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport1 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Jabodetabek3 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Populer