Politik
Airin-Benyamin Lebih Memilih Kerja Nyata Untuk Masyarakat

Beragam strategi dilakukan masing-masing pasangan calon yang maju pada Pilkada Tangerang Selatan pada 9 Desember 2015 mendatang. Salah satunya melakukan kontrak politik dengan kelompok masyarakat.
Pasangan calon Ikhsan Modjo-Li Claudia misalnya, menggelar kontrak politik secara terbuka dengan elemen masyarakat. Sementara pasangan Arsid-Elvier lebih memilih melakukan kontrak politiknya secara tertutup. Namun pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie memilih melakukan kerja nyata untuk masyarakat.
Juru bicara Airin Rachmi Diany, Ahmad Fauzi mengaku lebih memilih menjelaskan langsung baik oleh paslon sendiri atau tim kampanye kepada masyarakat, dibandingkan hanya melakukan kontrak politik. Menurut Fauzi, paslon nomor urut tiga ini akan menggunakan strategi yang bermartabat dan membanggakan untuk mendapatkan kemenangan.
“Kita tidak ingin memperoleh kemenangan dengan pencitraan dan janji-janji yang tidak rasional,” jelas Fauzi kepada wartawan, Senin (2/11) kemarin.
Guna mencapai target ini, paslon, partai pengusung akan turun langsung ke warga untuk menjelaskan karya-karya nyata selam empat tahun masa pemerintahan, serta apa-apa yang bakal dibangun lima tahun ke depan. Dengan langkah tersebut, masyarakat akan rasisonal dan realistis memilih paslon urut tiga.
Airin-Ben selama empat tahun telah bekerja dan hal tersebut perlu dijelaskan kepada masyarakat. Antara lain, Pendapatan Asli Daserah Tangsel pada 2011 hanya Rp 400 miliar namun pada 2015 sudah mencapai Rp 900 miliar. APBD Tangsel pada 2011 kisaran Rp 1,5 triliun lalu pada 2016 meningkat dua kali lipat mencapai Rp 3 triliun.
Di bidang infrastruktur, Airin-Ben telah dibangun dan ditingkatkan mutu jalan lingkungan seebsar 70 persen, jalan Kota Tangsel telah selesai di Jalan Ciater Maruga dan akan tersambung ke Jalan Serua hingga Sasak Tinggi. Sementara Jalan Muncul hingga Parakan telah selesai. Dan sekarang sedang proses Parakan hingga Cimanggis.
Pada 2016, Airin-Ben menyatakan akan membangun flyover Gaplek dan underpass Jombang dan jalan-jalan lain yang menimbulkan kemacetan. Tahun depan juga akan dimulai pembangunan terminan Pondok Cabe yang telah selesai dilelang.
Sementara untuk pelayanan kesehatan, di bawah kepemimpinan Airin telah dibangun 30 Puskesmas yang memadai dan sebagian besar bisa untuk rawat inap. RSUD telah dibangun untuk menambah kapasitas rawat inap sebanyak 400 tempat tidur. Yang ada sebanyak 150 tempat tidur. Sehingga pada 2015 ini telah siap 550 tempat tidur.
“Dengan fakta tersebut, masyarakat bisa secara cerdas memilih. Dan Ibu Airin telah komitmen untuk melanjutkan pembangunan ke depan,” kata Fauzi. (ris/kts)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia























